bertasbih dengan cara memisahkan diri dan jasad

diri ini yang kita sebut dengan nafs, berbeda dengan jasad. Makna bertasbih adalah membiarkan tubuh kita bersatu dengan alam dan kesadaran kita meluas. Kesadaran kita meluas kemudian kesadaran di tundukkan seperti tundukknya alam semesta ini. mungkin ini membingungkan sebagian dari anda, ya terima saja dulu karena ini adalah wilayah pengalaman. saya menuliskan ini bukan teori tapi saya sudah praktek dan mengalami keadaan di wilayah bersatunya jasad dengan alam.

tasbih dalam keadaan ini kita akan dibawa pada keadaan menerima  secara luas, menerima bukan sekedar menerima nasib menerima keadan diri tapi luas dari itu adalah menerima semua yang ada di alam semesta. jadi penerimaan saya adalah  menerima lautan menerima gunung gunung menerima bulan matahari dan semua yang Allah ciptakan.

kalau saya mengantuk maka mengantuk saya adalah irama alam yang harus saya ikuti sebagai bakti dan tunduk atau bertasbih saya kepada Allah SWT.

baik dengan cara ini maka nantinya alam ini akan mencapai titik keseimbangannya dan akan menyebabkan kita selalu dalam keadaan baik. Perintah di alquran berkaitan dengan tasbih adalah membentuk keseimbangan alam dimana keseimbangan ini akan dapat memposisikan kita pada keadaan selalu beruntung.

maka sebenarnya kunci beruntung atau bejo ini adalah bagaimana kita dapat memposisikan diri seperti apa yang telah diperintahkan Allah dalam al quran maupun dalam hadis. ingat bahwa orang bejo adalah orang yang “out of the box” secara tidak di sengaja. Tiba tiba saja dia mendapatkan hal yang menguntungkan bagi dirinya yang mana itu bukan lazim di dapat seperti logika yang berlaku.

baik mari kita praktekan tasbih kita dengan memisahkan diri kita dengan jasad kita. saya ingatkan ini bukan manunggaling kawula gusti, yang manunggal adalah jasad kita dengan alam semesta yang biasa kita sebut dengan alam mikrokosmos melebur menjadi alam makrokosmos. sedangkan diri atau nafs dalam wilayah ini adalah tunduk kepada Allah yaitu dengan bertasbih kepada Allah , jadi juga tidak sekedar baca subhaballah subhanallah….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *