berubahnya self menjadi ego

mengapa diri ini fitrah ketika lahir kedunia karena jasad belum optimal, otak belum optimal sehingga pikiran belum mampu berfikir, syahwat belum ada karena organ reproduksi belum tumbuh secara maksimal. pada keadaan diri seperti ini menjadi diri yang fitrah yang masih di dominasi oleh Ruh Ilahi. pada saat ini diri belum menjadi ego (aku), jadi saya adalah diri bukan saya adalah aku.
setelah tubuh tumbuh besar otak dan organ reproduksi dan lainnya berkembang maka saya yang berupa diri ini mulai bisa mengerti berfikir, mengingat dan memahami. pada saat itu lah saya mulai berubah menjadi aku, yang memiliki, yang mengerti nama saya, mengerti mengenali bapak saya dan mengenali siapa saya. pada saat ini diri berubah menjadi aku (self berubah menjadi ego) sekarang saya yang dulu luas sekarang menjadi aku yang sempit yang dibatasi oleh keadaan jasad saya. aku sekarang mudah diliputi hawa nafsu dari pada kefitrahan dari sang Ruh.
sampai pada akhirnya aku mengalami mimpi basah pertama nah itu tanda bahwa ikatan jasad sudah sangat kuat maka saya wajib melakukan pemisahan diri ini dari jasad sehingga diri menjadi asli bukan aku tapi diri yang diliputi unsur ruh. setiap sholat setiap puasa dan ritual laiinya memaksa saya untuk meninggalkan keinginan jasad yang berupa hawa nafsu. kuhilangkan diri dari kepemilikan aku. aku harus hilang dari diri ini. sebab Ruh tidak mau tercampur oleh tuhan lain termasuk aku. Ruh hanya mau kkembali ke asal dengan diri yang tidak tercampur oleh aku.
semoga tidak membingungkan (uraian singkat ini merupakan materi psikologi islam: bab mengenal diri)