Cahaya Terang dan Cahaya Gelap

Isi dalam hati kita menentukan apakah dalam diri kita bercahaya atau tidak. Contoh seseorang yang sedang diliputi kesedihan maka dia akan mengeluarkan cahaya gelap, (bercahaya tapi gelap) bandingkan dengan orang yang bahagia dia akan mengeluarkan cahaya juga yaitu cahaya terang.

nah ada cahaya yang aslinya cahaya yaitu cahaya ilahiah. cahaya ilahiah itu adalah cahaya yang dalam hati orang tersebut di dominasi oleh Allah. Kalau cahaya terang yang tidak asli (sewaktu waktu mudah redup) adalah cahaya yang dalam hatinya tidak selain Allah.

maka syarat utama untuk dapat bercahaya adalah ingat kepada Allah , ingat Allah berarti kita mengisi hati kita dengan Allah sehingga yang keluar adalah cahaya yang sangat terang. dimana cahaya ini bisa menggetarkan seluruh alam semesta.

ada satu kisah seorang Wali, beliau adalah Raden Mas said, atau yang dikenal dengan Sunan Kali Jogo, pernah di usir dari rumah beliau dan oleh kedua orang tuanya, bahwa beliau tidak boleh pulang sebelum bacaan alfatihah nya menggetarkan alam semesta. Kemudian beliau keluar dan bertauhid hanya Allah yang menjadi pegangan beliau. setelah beberapa waktu beliau belajar bertauhid dengan sungguh kepada Sunan Bonang dan ketika bacaan al fatihah nya dalam cerita tersebut digambarkan menggetarkan sampai rumah kedua orang tua beliau. Bacaan Quran beliau bisa menggetarkan alam semesta dikarenakan beliau sudah mencapai keadaan Fana sehingga apa yang belisu ucapkan merupakan Nur Ilahi .. bagaimana mungkin Nur Ilahi tidak dapat menggetarkan alam semesta…..

Cerita Sunan Kali Jogo ini dapat kita jadikan panutan bahwa sikap ke fanaan beliau dapat menerangi alam semesta. dan cahaya itu benderang hingga sekarang. Nah kita sebagai pewaris dari pada Cahaya Ketuhanan ini seharusnya belajar seperti para ulama jaman dahulu termasuk Sunan Kalijogo ini. dan Alhamdulillah program ini menjadi fokus dari pada Ustad Abu Sangkan untuk membentuk sahabat little madinah yang memiliki cahaya terang yang bisa menerangi sahabat yang lain.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

8 thoughts on “Cahaya Terang dan Cahaya Gelap

  1. Assalamualaikum WBT,
    Tuan Ustaz Setiyo,
    Kami dari malaysia ini boleh turut serta dalam little madinah?
    Terima kasih.

  2. Semoga Allah merestui usaha Pak Ustaz Abu Sangkan agar cahaya ini dapat dinikmati seluruh umat di Nusantara dan seluruh Dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *