cara belajar ilmu makrifat

Belajar Ilmu makrifat sementara ini atau bahkan sudah berlangsung lama, tentang kesalahan belajar ilmu makrifat. sebenarnya pelajaran makrifat datangnya dari Allah, bukan dari hasil kita belajar… jika kita belajar makrifat maka yang terjadi adalah “kesulitan, kesesatan, dan paling parah adalah kegagalan” makrifat adalah ilmu mengenal Allah, nah… untuk apa mempelajari Allah… karena pikiran, otak dan persepsi kita tidak bisa menjangkau ALlah. berarti kan kita mustahil mempelajari sesuatu yang tidak bisa kita pelajari. maka di masyarakat sedikit orang yang mau bermakrifat, bahkan banyak yang melarang untuk belajar makrifat, ada juga yang pesimis tentang keberhasilan dalam bermakrifat. saya kira ini wajar saja karena memang salah metodenya. kalau di analogikan kesalahan belajar makrifat ini seperti kalau kita mau mengukur panjang dengan timbangan, jadi yang tidak mungkin bisa.
cara yang paling baik adalah dengan menjalani makrifat, karena ilmu makrifat adalah ilmu dari allah bukan rekayasa pikiran. jadi begini makrifat adalah mengenal allah, dan Allah sendirilah yang akan memperkenalkan dirinya kepada kita. allah sendirilah yang akan menunjukkan dirinya kepada kita.. dan inilah ilmu sejati yaitu ilmu sebenar benar ilmu.
untuk mendapatkan itu tidak lain dengan mengikuti sunah rasulullah dan selalu ingat kepada Allah dalam segala hal.
semoga kita dimudahkan mendapatkan ilmu ini.
terimakasih pertanyaan zizie zerin dari malaysia yang telah menanyakan masalah ini melalui email sehingga bertambahlah kepahamahan saya terhadap ilmu makrifat ini.

18 thoughts on “cara belajar ilmu makrifat

  1. Assalamualaikum Mas Setyo, saya sangat tertarik dengan pembahasan ilmu ma’rifat. Saya sendiri jg masih sangat awam dgn ilmu ma’rifat. Nah yg mau saya tanyakan apakah orang awam seperti saya bisa mempelajarinya ? Atau apakah saya harus paham ilmu syariat dan hakekat dulu sebelum mempelajari ilmu ma’rifat ?

    • waalaikum salam, pak Budi, makrifat adalah ilmu dasar pak, yaitu ilmu mengenal Allah, makrifat ini menjadi dasar kita sholat , dzikir, sedekah dll. caranya sangat mudah pak, cukup Allah kita panggil nanti Bapak akan paham siapa Allah.

  2. Ilmu makrifat itu adalah ilmu mengenal Allah.
    untuk mengenal Allah, jalannya adalah kita harus mengenal DIRI kita…
    “Dan mengapakah mereka tidak memikirkan tentang Diri mereka ?”(arrum-8)
    Karena untuk kembali kepada Allah “Engkau kembali kepadaku Sebagaimana Aku ciptakan engkau pertama kalinya”(Hadits Qudsi), bagaimana kita bisa sempurna kembali kepada Allah sementara mula jadi Diri kita sendiri kita tidak tahu.. karena kita tidak tau siapa Diri kita sesungguhnya. “Kamu datang ke dunia laksana berniaga, melalui suatu jalan”(SR.MuhammadWAS), Kalau memang kita datang dari Allah, bagaimana Prosesnya, baru kita kembali melalui jalan tersebut, dijamin tidak akan tersesat… jadi Ilmu Makrifat itu bisa dipelajari melalui mengenal Diri kita ” Kenal dengan diri kenal dengan Allah ” “demikian Al-quran tiada keraguan, yang datang dari sisi Allah, …” Semoga memberi pencerahan

  3. untuk mempelajari ilmu makrifat, kita tidak harus ahli syariat dan hakekat …
    namun kalau memungkinkan alangkah baiknya.
    tetapi karena untuk mempelajari Ilmu syariat dan Ilmu Hakekat secara detai, tentu memerlukan waktu yang panjang. Bagaimana kalau kita mulai belajarnya umur 50 an… mempelajari materi yang banyak tentu sudah tidak sanggup lagi. tidakkah ada jalan ?. ada… carilah seorang guru yang betul-betul menguasai Ilmu Makrifat ini (Ilmu mengenal Diri). “kenal dengan diri berarti kenal dengan yang punya Diri (Allah)”

  4. marifat=mengenal, mengenal bukan sebatas nama-Nya, karena Allah hanya sebuah nama, yng lebih penting siapa yng empu nama itu? memang sih diciptakan nama supaya kita bisa mengenal.. bisa memanggil..

  5. Ass. Kalau yg pernah saya pelajari dari guru makrifat, guru itu tugasnya hanya membibing mengenalkan yg dituju agar tidak tersalah jalan dan tujuannya yakni allah yg tidak ada seumpama baginya.
    Soal sampai dan tidaknya terserah si murid mau menjalani dengan benar seperti yg diajarkan guru, serta terserah allah mau membuka hijab dan mengenalkan dirinya kepada siapa yg dikehendaki.
    Jadi dalam bertafakur kalau ketemu yg bersinar-sinar, berbisik-bisik, berbau-bau, berbentuk-bentuk, terlintas-lintas ( kalau masih bisa dilihat, didengar, dicium bau, dirasa-rasa ), semua itu bukan allah. Karena allah tetap laaisa kamislihi syaiun.

    mohon pencerahan.
    wassalam.

  6. Allah telah memperkenalkan diri-Nya. Bagaimana kita dapat mencintai kalo tidak mengenal dan melihat-Nya? Hijab tidak ada, manusia sendiri yang membuat hijab.Logikanya.. bagaimana mungkin Allah terhijab oleh ciptaan-Nya?

  7. katanya tuhan ada dalam diri kita ? jadi buat apa kita panggil tuhan lagi kalau tuhan sudah dekat . apa itu hanya buang buang waktu percuma

  8. Blog yang menarik, menurut saya, Berpegang pada Al-Qur’an dan sunnah Rosul itulah dasar yang benar, dengan mengkaji Al Qur’an dan menjalankan Sunnah Rosul dengan benar, Itulah Ma’rifat (Tidak usah muluk-muluk, manusia yang Hafal Al Qur’an saja Jasadnya Utuh di jaga Allah SWT, bila didunia saja di jaga, apalagi ketika di Akhirat nanti)

    SYAMSURIYADI: Anda masih percaya Tuhan ada dalam diri kita? sama saja anda masih percaya tuhan donk? kalau saya… Tidak Percaya Tuhan… Sama sekali tidak, karena saya Ummat Muslim, sebagai muslim saya tidak percaya TUHAN, Lihat dua kalimah syahadat :”Aku bersaksi TIADA Tuhan selain ALLAH dan aku bersaksi Muhammad Utusan Allah”….

    Salam Damai semuanya….

  9. wasalam muallaikum.
    dalam ilmu ma`rifat telah di tulisa kan,kenal diri maka kenal lah allah.
    saya ingin bertanya siapa yang sebenar benar nya sholat dan siapa itu allah yang sebenar benar nya?

  10. saya ingin sekali belajar ilmu ma’rifah ….

    Semoga Allah memberikan taufiq dan hidayahNya kepada saya …. Amiin

  11. memang kalua kita memasuki pelajaran ilmu ma’rifat…………………..pastikan dulu agamamu, bukan yang kebanyakan orang agama itu statusnya hanya turun-temurun, harusnya mencari tahu bukan taklid / ikut2an yang pastinya kita awaluddin ma’rifattullah dan tidak lepas dari apa yang kitakan pendahulu kita/guru-guru kita yg mengatakan
    man aropah nabsyah-fakot aropah robbah (kenali dirimu dahulu baru kita mengenal allahnya) insya allah kita satu jua………………..salam, semoga lebih berkembang, jalankan terus.thank’s

  12. Bismillah, Ass wr wb..
    Saya sangat ingin belajar Ilmu Ma’rifatullah, mohon bimbingan dan pencerahan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>