cara bisnis untung dan islami

Bisnis dalam islam harus saling terkait satu sama lain, dai mulai niat, modal dan memulai usaha sampai bagaimana menggunakan keuntungan. Bisnis dalam islam tidak terlepas dari yang namanya pelayanan sesama manusia (rahmatan lil alamin). ranah niat ini sangat penting. maka yang paling penting untuk mengawali bisnis adalah sejauh mana kebutuhan akan pelayanan kita kepada orang lain. semakin diperlukan maka bisnis kita akan semakin baik, artinya semakin jasa atau barang kita diperlukan oleh orang lain maka semakin bisnis kita akan berjalan dengan baik. nah tahap awal ini carilah dengan sangat cermat bisnis apa yang diperlukan orang banyak.

setelah jenis jasa atau barang yang diperlukan sudah ok, selanjutnya sajikan dengan baik dan profesional, hargailah pembeli dengan memberikan yang terbaik kepada siapapun yang membutuhkan. carilah barang yang baik, sajikan dengan baik, berikan pelayanan yang baik, dan gunakan cara pembayaran yang baik pula…. intinya adalah puaskan pembeli sehingga mereka merasa dihormati. BUkan masalah apakah nantinya calon pembeli tersebut membeli atau tidak, yang jelas adalah pelayanan kita sebagai sarana silaturahmi yaitu menyambungkan rasa kasih sayang kita kepada siapapu  yang memerlukan barang dan jasa kita. Ingat bahwa silaturahmi akan mendatangkan rejeki kita.

harus kemana keuntungan dipakai ?

keuntungan yang kita peroleh jangan kita gunakan untuk diri kita, tapi gunakanlah untuk meningkatkan pelayanan dan untuk orang lain. Meskipun ada sebagian dari keuntungan kita untuk beli makan, kendaraan, rumah dll niatkanlah bahwa keuntungan yang kita makan adalah agar kita bisa lebih baik dalam melayani, sebab tidak mungkin kita melayani dengan perut lapar… so… carilah keuntungan semaksimal mungkin … asal tidak memberatkan pembeli dan memiliki harga yang standar. yang penting itu tadi bahwa keuntungan itu bukan untuk pribadi kita.

Inti dari bisnis islami ini adalah kita menghilangkan egois me kita, bahwa keuntungan untuk saya dan keluarga, keuntungan untuk kesenangan saya, keuntunganan untuk menumpuk harta sehingga saya menjadi sangat kaya….. TIDAK DEMIKIAN. kita berbisnis bukan untuk ego kita tapi rahmatan lil alamin

oh ya masalah tempat usaha, carilah yang orang dapat menjangkau dengan mudah, sehingga memudahkan orang untuk memanfaatkan jasa atau membeli barang yang kita jual.

JANGAN HUTANG BANK

sebisa mungkin memanfaatkan bank dengan baik, kalau keuntungan masih gambling (kira kira) maka saya sarankan jangan menggunakan uang pinjaman untuk modal, kecuali jika keuntungan itu 90 % nah berani lah untuk hutang. Hutang untuk meningkatkan modal usaha sedangkan keuntungan tidak pasti maka itu akan beresiko. Ketika berbisnis jangan menggunakan nafsu, jangan nyengko (bhs jawa) dalam berbisnis kembalikan ke niat semula yaitu melayani, kalau memang tidak mampu melayani dengan jumlah yang besar maka lakukan pelayanan tersebut dilakukan dengan semampunya.

jangan berpikir ” gagal”

virus bahaya ketika kita mulai atau sedang berbisnis adalah berpikir tentang gagal. berpikir tentang gagal ini ada berbagai bentuk :

  • gagal adalah keberhasilan (masih ada kata “gagal”)
  • gagal dulu 20 kali baru berhasil (ini lebih parah karena harus gagal dulu 20 kali)
  • gagal adalah pintu gerbang keberhasilan (parah juga)
  • gagal, gagal, gagal, berhasil…..
  • dll

ketika mulai usaha atau bisnis berpikir lah berhasil, kita berhasil melayani dengan baik.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

6 thoughts on “cara bisnis untung dan islami

  1. Alhamdulillah pak pur…woooww…tulisan bpk insya Allah bs jd induksi energi bagi yg sdh sering memulai usaha tapi gagal…gagal dan sering gagal…smoga bagi yg sempat mmbacanya bs mjd pencerahan bagi yg ingin kmbali memulai bisnisnya…yach…muslim yg sejati mmg sdh ssmestinya bs mjd rahmatan lil alamin…ksh syg bg semesta..bg semua makhlukNya..krn kalo bner2 disadari tnpa dicampuri nafsu.. Sbnrnya”kebutuhan” pribadi kita ini hanya “secukupnya” saja…misal; sekaya apapun bila selera makan yg disukai sambal+ikan asin,kendaraaan,rumahnya adalah hal2 yg sederhana…lalu buat apa hartanya yg berlebih agr bs mmbw manfaat…?dan biasanya org2 yg sukses adalah org2 yg brjiwa sosial sangat tinggi,tp lifestyle-nya sangt sederhana…otomatis Tuhan akn lebih mempercayakan amanahNya,akn menambah..dan menambah rejekinya…krn memng bs mjg amanahNya utk ksejahteraan bnyk org..kira2 apa bener begitu analisa sy pak pur…

  2. Assalamualaikum wbt,
    Terima kasih sharingnya Ustaz berkaitan business secara Islamic. Setuju sekali tujuan
    business selain keuntungan ialah silaturahim sesama manusia . Silaturahim akan mendatangkan rezeki dengan izin Allah.Saya yakin Business secara Islamic seperti inilah yang diberkati Allah sepanjang zaman. Terima kasih Ustaz ilmu yang disampaikan sangat bermanfaat buat kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *