Cara memohon sesuatu yang mustahil bagi kita (surat Maryam 1-11)

Pada ayat yang pertama merupakan isyarat bahwa Allah akan menyampaikan hal yang tidak bisa dijelaskan dengan akal dan itu kekuasaan Allah yang mutlak. Ayat ayat awal di surat maryam ini menunjukkan kepada kita kisah Nabi Zakariya yang ingin punya anak dan itu tidak mungkin. Allah menunjukkan di ayat itu bagaimana cara nya . caranya ada di ayat ke 3, nah ini perlu ruangan jiwa khusus untuk dapat melakukannya. Ruangan jiwa kita harus tenang sehingga kita bisa meminta dengan lembut dan disitu Allah juga menunjukkan di ayat 4-11, Zakariya dapat berkomunikasi langsung dengan Allah. Allah menjawab apa yang di mohonkan dari Nabi Zakariya. Ini memberikan contoh kepada kita bagaimana kita pun dapat melakukan nya karena al quran adalah tuntunan hidup. Jika al quran menyebutkan cerita bagaimana nabi Zakaria dapat berkomunikasi dengan Allah maka kitapun dapat berkomunikasi dengan Nya.

Ada yang menarik di surat maryam 1 – 11 ini

  1. permohonan yang tidak mungkin (ayat 4 dan 8) sesuatu yang tidak mungkin tapi Nabi zakaria tetap memohon kepada Allah
  2. memohon dengan lembut (ayat 3), biasanya kita memohon asal mohon saja, dengan nada yang keras, bukan dengan nada yang lemah lembut.
  3. memohon dengan menunjukkan amanah di dalamnya (ayat 5dan 6) ini menarik sekali yang jarang kita tiru . ternyata ini sangat efektif. kadanng kita minta sesuatu tapi tidak tahu dimana letak amanahnya.
  4. Nabi Zakaria faham doanya terkabul, dan menariknya beliau minta tanda dari doa yang dikabulkan Allah. dan Allah memberikan tanda selama 3 hari Beliau tidak dapat berbicara. (ayat 10). ini sangat menarik, karena jarang sekali kita berdoa kemudian kita minta tanda bahwa doa kita dikabulkan atau tidak. Tanda ini tentunya akan memperjelas tentang keinginan yang kita mintakan kepada Allah. ingat juga teori (ATP, amanah tanda perintah)
  5. di ayat terakhir Nabi Zakariya pun bicara dengan bahasa isyarat, tidak dengan bicara verbal. dan menyampaikan rasa syukurnya dengan mengajak umatnya untuk bertasbih , tentu saja dengan bahasa isyarat.

pelajaran yang sangat berharga dari surat maryam 1-11 adalah kita bisa saja minta sesuatu yang tidak mungkin, namun harus faham “amanah”nya apa dari permintaan tersebut. Misalnya sudah berkeluarga tapi belum punya rumah coba pakai caranya Nabi Zakaria ini. Amanahnya tentu saja adalah keluarga yang memerlukan tempat yang nyaman untuk beribadah dan mendidik anak-anak.

 

Author: Setiyo Purwanto

Trainer dan Peneliti psikologi islam Dosen Fakultas Psikologi UMS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.