Demikian pertanyaan yang di sampaikan lewat SMS dari sahabat saya dari Malang menanyakan perihal patrap tidur (versi Sunan Gunung Jati) yang saya sms kan ke beliau, isi SMS patrap tidur versi Sunan Gunung Jati tersebut

Anjuran sunan gunung jati dlm bhs jawa cirebon sblm tidur sbb:

Turu-turu ojo lali

Badan turu ati tangi

Roh madep maring Allah

Lailla ha ilallah…….

(

Assalamualaikum WBT
Tuan Ustaz Setiyo,saya translate ke dalam Bahasa Melayu untuk rakan-rakan di Malaysia ya..
turu turu ojo lali (tidur-tidur jangan lalai/lupa)
badan turu ati tangi(badan tidur hati jaga/bangun)
Roh madep maring Allah(Roh menghadap berserah kepada Allah)

Lailla ha ilallah

Semoga bermanfaat.Terima kasih)

jawaban saya terhadap pertanyaan sahabat saya, orang yang menghadap Allah itu seperti kalau kita mau tidur, sampai hilang kesadaran kita namun kesadaran tinggi kita tetap terhjaga menghadap Allah. ada dua kesadaran dalam diri kita yaitu kesadaran rendah yaitu kesadaran jasad (ketika tidur kesadaran hilang) dan ada kesadaran tinggi . kesadaran tinggi dalam tidur kita bisa masuk ke alam tidur bisa masuk ke alam KeTuhanan. Nah usaha yang paling berat adalah ketika mempertahankan kesadaran tinggi ini untuk masuk alam keTuhanan ketika kita tidur. karena di dalam tidur inilah kita akan lebih mudah menerima hal hal “ghoib” , kalau kita tidurnya bisa mempertahankan dzikir kita maka hal hal ghoib tersebut sangat positif bagi kita, tapi jika kita tidurnya tidak berdzikir maka hal hal ghoib tersebut bisa menyesatkan kita.

bak kembali pada bahasan , bagaimana ruh kita bisa menghadap Allah. Kegagalan atau kesulitan yang banyak dialami oleh kawan kawan yang belajar patrap adalah masih adanya nafsu ketika menghadap Allah. hal ini ditandai dengan ketidakpasrahan dirinya  ketika menghadap Allah, atau dirinya tidak membiarkan dirinya untuk diambil ALlah, masih ada sikap “ngoyo” atau usaha yang berlebihan sehingga menyebabkan terhentinya perjalanan menuju ke Allah. Seharusnya ketika kita sudah berniat menghadap Allah maka yang kita lakukan hanyalah kembali pulang dan kembali pulang terus itu saja .. dan biarkan sensasi itu datang dan pergi karena itulah kehendak ALlah, kita hanya berusaha untuk pasrah dan pasrah.

sebenarnya ketika kita pasrah , kita sudah menghadap Allah, Ruh kita sudah menghadap Allah.. karena logikanya begini,  kalau kita pasrah sudah pasti kita menghadap Allah, tapi kalau  menghadap belum tentu kita pasrah.

materi materi saya tentang patrap tidur

  1. Patrap Tidur cara Cepat Belajar Fana
  2. cara praktis memasuki alam ghoib
  3. mendatangkan rejeki sambil tidur
  4. testimoni menjalankan patrap tidur
  5. Memasuki alam supra sadar menjelang tidur (3)
  6. Patrap Tidur
  7. Silaturahmi SC Nganjuk ke Padepokan Patrap