agenda pelatihan

Fana itu berproses Bro, tidak mandeg

Fana itu berproses bahkan sudah fanapun tetap masih berproses. Quran saja menyebut dengan Wa man ahsanu minallahi sibghah, celupan itu berarti kita semakin masuk ke dalam untuk menyerap dan di celup kedalam alam ke Tuhanan. Pembukaan Fana mungkin kita memandang wooow.. tapi itu baru opening Bro… jangan berhenti terus menikmati keadaan itu terlalu lama…. nanti bisa berhenti shalat …. dalam keadaan itu kita harus selalu sadar Allah sehingga masih bisa berlanjut ke keadaan berikutnya. Rasulullah masih membaca tahlil? apa Beliau kurang fana ? pasti ke fanaan beliau melebihi siapapun. Beliau tetap membaca tahlil artinya beliau tetap nafi dan isbat, tetap menghilangkan dan mewujudkan , menghilangkan dan mewujudkan, demikian seterusnya. Dan Rasulullah menjajikan jika ada yang di akhir hayatnya masih berproses dengan kalimat tahlil maka masuk surga…..

Kalau ada pertanyaan kalau sudah fana kenapa masih shalat…. kalau sudah fana kenapa masih berdoa… kalau sudah  fana kenapa masih bersyukur kepada Allah, sekarang  mas Bro tahu jawabannya kan. Kalau sudah begini ilmu makrifat mana yang lebih tinggi antara satu dengan yang lain diantara kita… yah tidak ada yang tahu. Inilah asyiknya belajar ke Allah bersama kita di padepokan patrap. Kita tidak akan berhenti sampai nyawa ini dijemput malaikat izroil.

bagi yang belum bisa memasuki fana jangan berhenti belajar untuk fana. Pakai dzikir nafas metode yang paling mudah atau menggunakan patrap rumi . insya Allah nanti di pertemuan 4 nop 2018 akan saya kupas bagaimana agar mudah mencapai fana dengan dzikir nafas. Ndak usah wooow biasa saja, karena ini ilmu dasar yang harus kita kuasai. jangan anggap ilmu ini ilmu rahasia , ilmu tinggi, ilmu nya para wali…. ini adalah ilmu yang bisa di dapat bagi siapapun yang berminat dan ingin leih baik ibadahnya serta hidupnya. OK ya segara daftar sebelum quota terpenuhi. sampai jumpa di padepokan patrap

Padepokan Patrap Surakarta

Cerita panjang tentang padepokan berawal di tahun 2000 ketika saya mulai kenal Patrap di media on line. Sejak kenal internet dan akses gratis di tempat kerja, saya seperti kehausan. Saya mendaftar ke berbagai mailing list spiritual termasuk salah satunya dzikrullah, yang dikenal dengan milis dzikrullah. Saya ikut banyak namun yang paling rasional dan orisinil adalah milis dzikrullah (itu penilain pribadi saya saja), kemudian milis lain mulai unsubscribe. dan hanya satu yang saya ikuti. Kemudian keanggotaan saya meningkat dengan mengikuti beberapa even kopi darat, bahkan kopi darat bersama guru besar nya Beliau adalah Bapak Haji Slamet Utomo kalau boleh saya sebut beliaulah sang Maestro Patrap. Dari sinilah saya mulai mengenal apa itu lurus ke Allah, meski waktu itu hanya samar samar saja , alhamdulillahnya meski dalam setiap even daya serp saya rendah paling 20% saja yang saya pahami namun anehnya saya tetap enjoy dan happy bahkan ketagihan. Saya sendiri kadang tertawa kalau mengingat, meski tak paham materi tapi tetap enjoy.

bersamaan dengan bergulirnya waktu tepatnya 2002 saya di gembleng selama 1 minggu full waktu itu di asrama haji pondok gedhe dan berlanjut ke puncak Mas, di kebun teh bogor. Wah ini gemblengan yang memantabkan untuk terus belajar. Sejak gemblengan itu saya mulai intens belajar dan mengajarkan metode patrap ke beberapa kawan. Karena tempat belum punya, saya menggunakan emperan rumah untuk belajar patrap baik dari teori maupun praktek. Praktek ini kadang di rumah cukup dengan duduk kadang di lapangan.

dari kegiatan patrap di rumah alhamdulllah Allah memberikan tempat di lantai dua rumah, meski tempat menjemur pakaian tapi tempat di atas rumah ini cocok sekali untuk patrap. berjalan waktu rumah sampai sekarang sudah berdinding, ketika tempat ini sudah jadi sekitar tahun 2008 rumah tersebut yang lantai dua saya namakan dengan padepokan patrap. Kawan kawan dari luar kita bisa belajar dengan lebih baik disitu.

Kegiatan berjalan terus tiap malam jumat kita adakan pertemuan , jamaah yang mau belajar pun semakin bertambah dan Allah pun memberikan tanah depan rumah seluas 420 meter.  Kemudian saya buatlah mushalla disitu kemudian pendopo dan terakhir ini kamar untuk laki-laki dan perempuan. dan sudah sejak berdirinya pertama saya tetap menggunakan nama padepokan patrap.

Padepokan artinya adalah tempat belajar yang tidak formal, sedangkan patrap adalah sikap atau kesadaran, sikap berTuhan atau berkesadaran akan Tuhan. Saya memilih nama patrap ini karena memang yang saya ajarkan sebenarnya patrap bahkan sejak awal memang patrap. Patrap ini luar pengertiannya bisa sadar Allah, bisa ihsan , bisa lurus ke Allah. Nama Patrap ini sebenarnya juga untuk melestarikan ajaran guru saya Bapak Haji Slamet Utomo yang saat itu pelajaran Patrap sedang mendapat hantaman sana sini, bahkan oleh orang terdekat beliau patrap sempat di persepsikan ajaran yang kurang benar. Bagi saya, perduli amat dengan orang lain berpendapat nama Patrap tetap saya kibarkan melalui nama padepokan patrap.

Padepokan Patrap sekarang ini terus berinovasi untuk pelayanan yang terbaik bagi jamaah yang berkeinginan untuk sama sama belajar kembali kepada Allah. Tidak ada syarat apapun dalam belajar di padepokan patrap. Kita juga tidak ada ikatan apapun jadi bebas saja. Visi padepokan patrap adalah membantu siapapun yang ingin belajar kembali kepada Allah. Kita tidak membedakan kaya miskin, pandai atau tidak pandai, orang baik atau bekas orang yang tidak baik, semuanya adalah sama, kita layani sama. Prinsipnya seklai lagi melayani yang berkeinginan untuk belajar bersama kami. Namanya Padepokan ya demikian sama sama belajar dan bebas. Kita hanya mengikatkan diri satu iman satu tauhid yaitu Allah SWT. Persaudaraan kita diikat oleh keimanan, maka ketika sama keimananya dan pernah belajar di padepokan maka padepokan itu laksana rumah sendiri, rumah kampung sendiri banyak yang kangen dengan suasana santainya, guyon guyon nya (bercanda) kemudian menangis bersama, ke Allah bersama, ibadah bersama, makan bersama dan segudang pengalaman yang tidak akan bisa dilupakan . yah itulah Padepokan Patrap kita membangun suasana yang menyenangkan.

kalau anda mau tahu detil tentang padepokan patrap anda bisa googling disitu anda akan ketemu beberapa kegiatan kami.

baik bagi jamaah yang berkeinginan belajar bersama untuk kembali kepada Allah silahkan saja untuk mencicipi hidangan kami di padepokan patrap. inilah yang kita bisa khidmat kan kepada hamba hamba Allah yang rindu dengan Tuhannya.

Ijazah amanah Qubro 1 : berlatih di wilayah Allahu Akbar

kadang ini yang sulit bagi saya untuk bisa mengajak anda berada di wlayah ini, makanya saya harapkan anda bisa hadir di tanggal 30 juni 2018 untuk bersama saya ajak anda secara praktek untuk berada di wilayah ini. Wilayah ini menjadi basic atau dasar dari menjalankan amanah qubro. Dengan wilayah ini anda akan saya jelaskan lebih detil dan jelas tentang bagaimana secara mudah berada di wilayah ini, kemudian tentu saja masuk ke wlayah ini. Ini bukan pembukaan atau bukan semacam tuning, tapi secara logika pikiran anda bisa menerima dan secara perbuatan anda dapat melakukannya. Saya buat dengan cara yang paling mudah bahkan kalau anda baru belajar pertama kali sekalipun anda akan dapat memasuki wilayah ini.

wilayah ini sebenarnya kalau anda sering gunakan ketika shalat, tapi kebanyakan hanya sebatas syariat membaca Allahu akbar tanpa masuk kedalam wilayah Allah yang lebih besar dari apapun yaitu yang menguasai dan merajai alam semesta. jadi kalau anda belajar ijazah qubro yang pertama ini nanti akan anda bisa gunakan ketika dalam shalat. Ini tidak melanggar syariat justru sebaliknya dengan cara  ini shalat anda akan lebih khusyu.

insya Allah penjelasan saya ini akan saya paparkan 30 juni 2018 di sesi pertama sekitar jam 8-10 plus teori dan latihannya. Sengaja sesi ini tidak saya broadcast melalui Fb atau youtube, sebab ini pengajaran wilayah atau maqom atau hal, sehingga anda harus datang dan mengikuti dari awal. Saya mengharapkan anda tidak terlambat datang jadi sebaiknya anda datang hari jumat agar malamnya bisa istirahat.

istilah ijazah jangan di asosiasikan dengan amalan amalan wiridan seperti banyak dilakukan oleh para kyai, ijazah ini saya gunakan bahwa anda harus datang ke padepokan patrap untuk mengikuti penjelasan saya dan mempraktekannya selama pelatihan berlangsung. Ijazah ini juga tidak ada kaitannya dengan mahar, baiat atau sejenisnya, sebab cara ini saya ambil dari cara Rasulullah yaitu Takbir.

Demikian untuk pendaftaran silahkan mendaftar ke Pak Widarto +62 813-1698-5070.