agenda pelatihan

Menggagas Spiritual Ekhibisi

Ragam spiritual berbasis islam di Indonesia sangat beraneka rasa dan variasinya cukup banyak, dan semuanya mendasarkan pada “islam” artinya bukan islam abu abu, bukan aliran kepercayaan yang namanya islam tapi penerapannya jauh dari Tauhid. Spiritual Islam indonesia yang benar benar mendasarkan pada hukum dan syariat islam sangat banyak cukup menonjol dan tidak ada negara yang “sekreatif” islam di indonesia. Kita lihat saja di arab saudi kita lihat “islamnya ya begitu begitu saja” kemudian di negara tetangga kita malaysia … karena “syaifi’i” minded maka islamnya ya tidak berkembang dalam spiritualitasnya karena yang saya lihat terlalu di kekang oleh “penguasa
islam di sana, yang mana jika menyimpang dari atau berbeda dari paham islam “penguasa agama” disana pasti di cap sesat dan diberi hukuman… terlebih singapura negara yang proteksi nya sangat kuat…

Kita hidup di indoensia patut bersyukur kepada Allah karena kehidupan spiritualitas kita di bebaska sebebas bebasnya asal masih menjalankan syariat dan tauhid. Kita bisa kreatif membuat model Dzikir Nafas, membuat model ESQ, membuat model Quantum Ihlas, Membuat model manajemen qolbu, membuat model shalat khusyu, model patrap dan masih banyak lagi. Saya berpikir ini adalah aset tak ternilai yang dimiliki indonesia yang tidak bisa di bandingkan dengan model kekayaan apapun. Kekayaan ini menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara paling kreatif dalam hal spiritual islam.

nah saya menggagas sebuah pameran islamic spiritual yang nantinya akan memberikan sebuah kontribusi nyata bagi umat islam khsuusnya untuk membangun negara ini dengan basis spiritual. bukti nyata dari model model spiritual islam yang tadi saya sebutkan sudah sangat nyata. Model model tadi dengan ciri khasnya masing masing memiliki keunggulan yang dapat merevolusi mental masyarakat indonesia untuk siap besaing di wilayah internasional.

ekhibisi ini dalam gagasan saya akan menghadirkan tokoh tokoh penemunya atau yang mewakili,  namun kita utamakan penemu utamanya. Dari masing masing penemu akan kita beri ruang dan kesempatan untuk memberikan presentasinya baik keunggulan atau model cara yang di gunakan. Dalam ekshibisi ini yang penting adalah bukan siapa nanti peserta yang akan datang tapi bagaimana hal ini kita publish di media sosial agar yang tidak dapat datang dapat menyaksikan di media online.

selain ekhibisi saya gagas juga seminar spiritual islam. bukan untuk debat debatan atau unggu unggulan tapi untuk saling melengkapi.

baik ini sekedar gagasan kalau misalnya ada yang tertarik dengan tulisan saya ini dan ingin mewujudkannya saya akan sangat senang dan saya tunggu di 081567722299 (Whatsapp). rencana sementara ini , acara ini akan saya  akan mengundang berbagai aliran spiritual islam yang memenuhi kriteria syariat islam. Saya akan undang Bp Yusdeka, dengan konsep membuka ruang spiritualnya, saya akan undang Ust Abu Sangkan atau yang mewakilinya dengan shalat khusyunya, saya akan undang Bapak Haji slamet Utomo atau yang mwakilinya dengan konsep Patrapnya, saya akan undang AA gym dengan Konsep manajemen qolbu nya, saya akan undang Ustad Arifin Ilham dengan dzikir jamaahnya saya akan undang Habib Syech assegaf dengan shalawatnya… saya akan undang Bapak Ary Ginanjar dengan Model ESQ nya…. dan mungkin masih banyak lagi yang dapat kita undang dalam acara ekhibisi ini…

baiklah ini adalah suatu gagasan untuk menyatukan energi spiritual yang dimiliki oleh masing masing guru spiritual, dengan bersatunya guru guru spiritual ini nanti pasti murid muridnya akan bersatu juga dan nanti para simpatisan dari masing masing model tersebut akan bersatu juga… sungguh  hal ini akan menjadi energi spiritual yang sangat luar biasa yang dapat membentuk masyarakat indonesia yang spiritualis yang memiliki keunggulan di bandingkan dengan umat islam di negara lain dan memiliki kekuatan untuk maju dan membangun islam dan negara indonesia tercinta.

harapan saya semoga Allah meridhoi, amin

Seminar LGBT : Terapi Psikospiritual sebagai model penyembuhan LGBT

Terapi Psikospiritual ala Nabi Yusuf untuk Pengelolaan Dorongan Seksual. Oleh: Setiyo Purwanto, S.Psi .Msi

12828541_10205761853341710_2555822578359247413_o

disampaikan dalam seminar : LGBT pencegahan dan penanganannya .  di Faukultas Psikologi UGM 12 maret 2016

Psikologi transpersonal merupakan model dari spektrum perkembangan kesadaran yang menjadi jembatan antara aliran psikologi dan aliran spiritual, sehingga menjadi sesuatu yang menarik terutama bagi orang-orang yang ingin menumbuhkan spiritualitasnya dan mengembangkan kesehatan psikologisnya dengan kualitas yang lebih tinggi. Salah satu teknik yang dikembangkan dari pendekatan transpersonal adalah terapi psikospiritual

Terapi psikospiritual adalah terapi yang berlandaskan prinsip prinsip spiritual yaitu dengan mengandalkan kekuatan di luar diri manusia. Terapi psikospiritual ala nabi Yusuf ini mengambil hikmah dari kisah Nabi Yusuf yang mampu mengendalikan syahwatnya dengan cara yang sederhana dan berdampak sangat cepat. Caranya yang sederhana dan mudah ini lah yang mungkin bisa menjadi pelajaran untuk menangani kasus kasus yang terkait dengan dorongan seksual.  Kasus LGBT (lesbian gay biseks dan transgender) yang sekarang marak dibiarakan  tentunya memerlukan bentuk atau alternatif terapi yang bisa menjadi rujukan penyelesaian.

Hikmah dari Kisah Nabi Yusuf yang dapat kita ambil pelajaran adalah sewaktu Nabi Yusuf berada di kamar bersama Siti Zulaekha. Kisah singkat dari peristiwa itu dapat memberikan gambaran bagaimana mengendalikan dorongan syahwat pada diri Nabi Yusuf. Ketika Nabi Yusuf berada satu kamar dengan Siti Zulaekha, yang sebenarnya Nabi Yusufpun sangat tertarik dengan kecantikan Siti zulaekha dan secara syahwat juga ingin berbuat seperti yang Siti Zulaekha inginkan (QS Yusuf 24). Namun Nabi Yusuf sangat sadar tentang dirinya yang berbuat salah, dan dia bertekad untuk tidak memperturutkan hawa nafsunya bersama Siti Zulaekha (QS Yusuf 53). Kesadaran inilah yang akhirnya membawa Nabi Yusuf bisa selamat dari bujukan Siti zulaikha dan ajakan nafs nya selalu mengarah pada keinginan untuk memperturutkan syahwat.

Jika kita telaah lebih dalam dari kisah Nabi Yusuf dan Siti Zulaikha ada hikmah menarik terkait dengan pengendalian dorongan seksual. Ada suatu keinginan dari Nabi Yusuf untuk berhubungan seks dengan Siti zulaikha dan kesempatanpun ada, namun Nabi Yusuf mampu terhindar dari dorongan seks yang kuat tersebut. Ternyata dorongan seks yang besar dapat terkalahkan dengan suatu kesadaran yang kuat bahwa ini adalah “salah” dan Nabi Yusuf mengakui bahwa dia tidak berdaya dengan nafsu yang selalu mengajak kepada kemaksiatan, hanya dengan rahmat Allah lah diri Nabi Yusuf dapat terhindar syahwat tersebut.  Solusi menarik yang dicontohkan Nabi Yusuf ini hendaknya menjadi pelajaran berharga sebagai model bagaimana bisa mengatasi dorongan seksual yang bergejolak.

3 Tahapan Psikoterapi ala Nabi Yusuf

Model terapi ini mendasarkan pada surat Yusuf ayat 53 yang isinya :

Dan Aku tidak membebaskan nafsku, Karena Sesungguhnya nafs itu selalu membawa kepada kejahatan, kecuali nafs yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha penyanyang.”

Dari ayat tersebut di atas mengandung 3 tahapan yang dapat membebaskan seseorang dari dorongan seks yang tidak pada tempatnya. Ketiga tahapan sebagai berikut:

  1. Kesadaran (Spiritual Conscious Therapy)

Dan Aku tidak membebaskan nafsku, Karena Sesungguhnya nafs itu selalu membawa kepada kejahatan…” pada potongan ayat ini Nabi Yusuf benar-benar sadar akan nafs yang mendorong dia untuk mengikuti hawa nafsu yang berupa syahwat yaitu untuk berhubungan seks dengan Siti Zulaikha. Kesadaran ini menunjukkan bahwa memang Nabi Yusuf pun tidak kuasa dengan nafs nya yang begitu kuat condongnya ke syahwat. Kesadaran Nabi Yusuf merupakan hikmah pertama yang dapat kita gunakan untuk menjadi dasar menyadarkan seseorang bahwa yang mendorong untuk berbuat tidak baik itu adalah nafs amarah yang ada kecenderungan kuat untuk ke syahwat. Diri yang sadar bukanlah nafs. Maka pemahaman mengenai yang  sadar ini penting di berikan kepada penderita LGBT. Dengan keterpisahan ini yaitu antara yang sadar dan yang menodorong ke arah syahwat ini akan menjadi langkah awal untuk terbebas dari dorongan seks yang tidak wajar. Pada tahap awal ini merupakan terapi kesadaran.

Terapi kesadaran ini fokus pada dorongannya bukan pada perilakunya. Kesadaran akan dorongan seks yang sangat besar ini akan membantu pelaku penyimpangan seksual untuk melepaskan dari dorongan menyimpang yang muncul. Pelepasan dan pembebasan dorongan menyimpang dilakukan secara internal sehingga individu lebih terjaga dan lebih efektif. Akar permasalahan yang menjadi filosofi terapi ini adalah bahwa penyimpangan seks bukan lah pelarian dari ketidakmampuan berhubungan seks yang sewajarnya, tapi lebih disebabkan oleh ketidakmampuan individu untuk mengelola dan mengendalikan dorongan seks menyimpang yang muncul.

Terapi kesadaran ini juga dapat menetralkan emosi negatif yang disebabkan oleh pengalaman masa lalu yang tersimpan di bawah sadar. Teknik kesadaran memberikan kesempatan kepada gejolak pikiran yang merupakan penyebab terjadinya penyimpangan seksual yaitu dengan menerima bahwa ini peristiwa masa lalu sebagai sebuah takdir Allah SWT. Pemunculan memori  bawah sadar akan memberikan suatu netralisasi agar pengaruhnya tidak sampai menjadikan perilaku menyimpang.

 

  1. Pasrah kepada Allah (Surrender Relaxation)

“…..kecuali nafs yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha penyanyang.” Uniknya dari kisah Nabi Yusuf ini adalah bahwa Nabi Yusuf tidak menahan dorongan seks, dan Beliau juga tidak mengikuti dorongan tersebut. Yang dilakukan Nabi Yusuf adalah memasrahkan Nafs yang amarah ini agar nafs diberi rahmat Allah sehingga bisa menjadi nafs yang lebih tenang yaitu nafs muthaminah (Al-Fajr 27-30). Maka Nabi Yusuf pun ketika berhadapan Siti zulaikha di dalam satu kamar, Beliau tetap pasrah dan berdoa kepada Allah agar nafs mendapatkan rahmat dari Allah, harapannya adalah agar nafs yang amarah (mengikuti syahwat) berubah menjadi nafs yang muthmainah (tenang, tidak ada dorongan seks)

Terapi ke dua ini bisa dilakukan teknik relaksasi religius dimana penderita LGBT diberikan ketrampilan relaksasi yang di modifikasi dengan kepasrahan kepada Allah SWT. Hasil latihan ini selain dapat mengurangi gejolak dorongan seks yang menyimpang juga dapat membantu penderita untuk menggunakannya ketika gejolak muncul. Nafsu syahwat yang sedang bergejolak dapat di counter dengan teknik relaksasi.

Proses relakasi meditatif ini dapat mengurangi kecemasan (kabat-Zinn et al, 1992), Penyimpangan seksual merupakan simtom kecemasan yang dihasilkan dari pengalaman masa lalu yang tersimpan di pikiran bawah sadar. Hal ini ditunjukkan dengan perilaku obsesi kompulsif yang ada pada penderita penyimpangan seksual. Maka dengan pengurangan kecemasan ini diharapkan dapat mengurangi dorongan seksual yang muncul, dan dengan berkurangnya dorongan seksual ini akan mengurangi pula frekwensi terjadi perilaku seks yang menyimpang.

Penyimpangan seksual dapat pula di diskripsikan sebagai cara mengatasi masalah dengan mood yang rendah, mengatasi rasa kesepian, membenci diri sendiri dan kehampaan akan makna hidup(Chandiramani, 1995). Dengan memasrahkan diri kepada Allah dengan penuh kesadaran maka keadaan keadaan psikis yang demikian dapat dikurangi bahkan dapat diatasi.  Salah satu cara untuk melakukan relaksasi-pasrah ini adalah dengan dzikir nafas, dengan metode dzikir nafas selain memberikan kesadaran spiritual juga bisa mengurangai perasaan cemas (Purwanto, 2013)

  1. Spiritual Self Hypnosis

Hipnoterapi merupakan teknik yang umum digunakan untuk mengurangi kecanduan seperti merokok, narkoba dan Seks. Spiritual Self hypnosis digunakan dalam model terapi ini yaitu ketika kepasrahan dimunculkan dan proses relaks sudah terjadi maka kalimat kalimat sugesti dapat dimasukkan. Unsur spiritual dalam self hypnosis ini dapat dilakukan dengan menyerahkan kesembuhan kepada Allah SWT. Pada kisah Nabi Yusuf terdapat teknik Spiritual Self hypnosis yaitu ketika Beliau memanjatkan doa kepada Allah saat berduaan dengan Siti Zulaikha. “Dan Aku tidak membebaskan nafsku, Karena Sesungguhnya nafs itu selalu membawa kepada kejahatan, kecuali nafs yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha penyanyang.”

Kalimat hypnosis yang pertama adalah  “dan aku tidak akan membebaskan Nafs…” kalimat ini menegaskan bahwa Nabi Yusuf tidak akan mengikuti dorongan seks nya yang tertarik dengan Siti zulaekha. Penegasan ini penting agar pikiran perasaan dan tubuh bersatu untuk tidak berbuat seperti yang diinginkan Siti zulaekha. Penanaman sugesti ini penting bagi penderita LGBT yang ingin membebaskan diri penyimpangan ini. Selama dirinya tidak bersedia untuk sembuh, selama dia menganggap bahwa perilaku seks menyimpangnya adalah suatu kewajaran maka dengan terapi apapun tidak akan bisa sembuh.

Kemudian sugesti berikutnya adalah pengakuan bahwa hanya dengan rahmat Allah nafs amarah berubah menjadi nafs muthmainah, serta pengakuan bahwa Allah maha pengampun dan penyayang. Jika kalimat ini menjadi materi self sugestion maka akan dapat merubah content bawah sadar terutama hal hal yang dapat memicu munculnya perilaku LGBT.

Terapi terhadap LGBT dengan metode Psikospiritual ini dapat dilakukan melalui 2 hal yaitu konseling untuk menumbuhkan kesadarannya dan terapi untuk memberikan training relaksasi dan self sugestion. Sebaiknya model bukan konseling yang hanya 1 atau 2 kali saja tapi dalam bentuk pendampingan karena masalah LGBT bukan masalah individual tapi kelompok. Sikap empatik tentu saja memberikan peranan penting dalam proses penyembuhan. Sikap judgment dan pemaksaan akan menjadikan terapi yang dilakukan sia sia sebab pada dasarnya kesembuhan bukan dari terapis tetapi dari kesadaran klien untuk sembuh.

Daftar Pustaka

Chandiramani K , 2008, A Role for Mindfulness Meditation in the Management of Sexual Addictions,  The Royal College of Psychiatrists

Chandiramani K, Verma, SK, Agarwal N, and Yadav D (1995) Treating Anxiety and Depressive Disorders through Vipassana in Prison set-up: A Preliminary Report, Indian Journal of Psychiatry, 37 (2) Supp, Page 34

Purwanto, Setiyo., 2013. Dzikir Nafas. Daromes aisy

Kabat-Zinn J, Massion AO, Kristeller J, Peterson LG, Fletcher K, Pbert L, Linderking W and Santorelli SF (1992) Effectiveness of a meditation based stress reduction programme in the treatment of anxiety disorders, American Journal of Psychiatry, 149, 936-943.

 

Training ZTH Zero to Hero

Training ini kami peruntukkan untuk yang sudah istiqomah menjalnakan dzikir nafas dan belajar terus menerus untuk selalu sadar Allah. Banyak sekali permasalahan hidup yang selalu mengiringi kita. permasalahan hidup itu harus kita pilah pilah mana yang masalah dan mana yang amanah. Kadang amanah kita anggap masalah kadang juga bukan amanah tapi kita sendiri yang bikin masalah. Sadar Allah tidak sekedar sadar Allah tapi bagaimana bisa kita menerapkannya dalam memecahkan masalah dan menjalankan amanah yang diberikan Allah. Pelaithan ini kami adakan tanggal 13 -14 februari 2016 dengan jadwal acara sebagai berikut:

Jadwal silaturahmi jamaah DN ke 5 tema “Zero to Hero” 13-14 februari tempat di padepokan patrap surakarta

15.00-18.00 ramah tamah /sharing
18.00-19.30 shalat dan makan malam
19.30-22.00 konsep zero dan latihan
22.00-24.00 latihan individual
24.00-04.00 istirahat (aktivitas individual)
04.00-05.00 shalat subuh dan latihan zero bersama
05.00-06.00 senam / jalan sehat dengan sikap zero
06.00-08.00 istirahat makan MCK
08.00-12.00 to be Hero (aplikasi zero untuk menyelesaikan masalah)
12.00-13.00 shalat makan siang
13.00-13.30 clossing

training ini akan diikuti 66 peserta dari berbagai daerah

Daftar Peserta 13-14 Februari 2016
From Zero To Hero
Up date : 19 Januari 2016
__________________________
1. Pak Setiyo Purwanto – Solo
2. Pak Tony – Jakarta
3. Ibu Tony Subarkah – Jakarta
4. Mbah Bagus I – Bekasi
5. Ibu Bagus Irianto – Bekasi
6. Pak Gatot – Blitar
7. Pak Hery – Cikarang
8. Pak Jefrie – Jakarta
9. Bu Mia – Jakarta
10. Pak Heru Pandoyo – Surabaya
11. Mas Dian – Probolinggo
12. Kang Opit – Tangerang
13 Kang Didin – Bogor
14. Pak Tenno – Karawang
15. Pak Joko – Condet
16. Pak Dirman – Jakarta
17. Pak Suko Harjadi – Banyuwangi
18. Pak Erwan Rooswandy – Solo
19. Kang Dede – Cirebon
20. Pak Abas – Jakarta
21. Pak Tri Martio
22. Mas Dani – Sidoarjo
23. Pak Mochtar Sanjaya
24. Pak Agung – Solo
25. Mbak Mahendra – Solo
26. Mas Budi Lutfi – Salatiga
27. Mas Donie – Jombang
28. Mas Ahmad Jati – Solo
29. Mas Christony – Jogja
30. Pak Ali Was
31. Mas Ony – Gresik
32.Pak Khairunnas – Lombok
33.Ibu Diana Susyanti – Jakarta
34. Pak Rudianto – Mojokerto
35. Ibu Elly – Bandung
36. Bp Oon – Bandung
37. Bp Fuad – Semarang
38. Bp. Joko – Boyolali
39. Bp. Sunoko – Klaten
40. Bp. Agus Sulis – Jakarta
41. Ibu Yani Sulis – Jakarta
42. Ibu Saptandari – Yogya
43. Ibu Zaenab – Magelang
44. Pak Sarwono Puguh – Magelang
45. Ibu Retno Tawang – Pwt
46. Pak Sarijo – Sragen
47. Pak Ratno Dewo – Semarang
48. Pak Imam Syafi’i – Sidoarjo
49 Pak Imam Kuncoro – Probolinggo
50.Bu Ada – Madiun
51. Bu Endah – Yogya
52. Bu Abbas – Jakarta
53. Pak Karyono – Surabaya
54. Bu Hurriyah – Aceh
55. Pak H. M Yono –
56. Ibu Saimah lombok
57.bpk agus budi satria-sidoarjo
58. Bpk. Khairullah Kaltim
59. Abah Mas’ud sidoarjo
60. Bu Novi Syahril-Bekasi
61. Pak Syahril-Bekasi
62. Bu. Joko-Boyolali
63. Pak Sutikan-Gresik
64. Bu Kastiyani-Gresik

Mohon doanya dari pembaca setia solospiritislam.com agar acara dapat berjalan lancar.

 

tips belajar ke Allah bersama saya

pertama saya ucapkan selamat kepada anda karena sudah bersedia belajar bersama saya ke Allah. yang kedua saya doakan semoga kebersamaan kita selalu terjaga dengan terus sadar Allah. Siapapun yang belajar dengan saya harus memiliki tujuan yang sama  dengan saya yaitu ke Allah, karena ya saya saat ini sedang belajar ke Allah. Kalau tidak ke Allah biasanya terus istirahat, dan akan memilih jalan lain…. ya mungkin ada cara lain yang lebih cepat…. sebab ke Allah yang saya gunakan adalah sadar Allah dan caranya melalui Dzikir Nafas.

saya akan uraikan tips belajar bersama saya, pertama saya perkenalkan saya adalah seorang buruh di suatu perusahaan swasta… ini perlu diketahui sebab saya memang orang biasa bukan ulama bukan kyai apalagi syeh yang tidak perlu bekerja uang datang mengalir. Perjalanan hidup saya adalah pelajaran bagi saya dan pelajaran bagi semua siapa saja yang belajar bersama saya, harap ini tidak diperdebatkan … sebab setiap debat tidak akan saya tanggapi karena saya anggap masalah pengalaman pribadi adalah masalah subjektivitas. Yang namanya belajar bersama dengan orang yang sedang belajar tentunya harus saling memahami bahwa jika ada kesalahan .. itupun juga merupakan pelajaran.

kemudian, cara belajar saya ke Allah agak berbeda mungkin sangat berbeda dengan yang ada sekarang dimana semua menggunakan baiat kalau dengan saya tidak, kalau diwajibkan dengan berbagai amalan ditempat saya tidak, cukup sadar Allah dan jalankan semua perintah Allah sudah cukup, Tidak ada makelar atau broker antara manusia dengan Allah, jadi kalau ditempat saya kita akan belajar langsung kepada Allah tidak melalui wasilah apapun. perbedaan cara belajar ini tentunya harus anda sikapi dengan sikap menerima kalau anda belum siap dengan hal ini sebaiknya anda pikir lagi sebelum anda belajar dengan saya, dari pada kecewa di tengah jalan.

apa yang saya sampaikan adalah hasil ke Allah, dalam belajar saya meninggalkan hati nurani, budi pekerti atau budi luhur, tapi saya beralih ke ilham taqwa yang parameternya jelas yaitu quran dan sunah. jadi nanti anda jangan kaget kalau saya menulis sesuatu yang tidak sesuai dengan budi halus anda … budi luhur anda  atau hati nurani anda sebab memang saya tidak mengguankan hal tersebut.

belajar dengan saya intinya harus sefrekwensi dan satu tujuan yang sama …

jika memang di tengah jalan anda terpaksa keluar dari majelis saya ini sebisa mungkin anda pamitan persis ketika anda minta ijin saya untuk masuk dalam majelis ini… ya ini untuk menjaga silaturahnmi saja…. sehingga meski beda frekwensi dan tujuan masih tetap bersilaturahmi.

jika anda sudah benar benar mantab kemudian berlatih rutin dan siap naik kelevel atasnya yaitu level da’i maka anda akan saya latih sebagai dai yaitu orang yang turut serta mengajarkan sadar Allah dengan DN dan patrap. ini merupakan level kedua setelah anda menjadi pembelajar. ya belajar dengan saya hanya ada dua level yaitu level pembelajar dan kedua adalah level Dai.

ok saya kira demikian …… maaf jika kurang berkenan.

Rekaman Pelatihan Sadar Allah (1) 19-20 des 2015 silahkan download

rekaman pelatihan sadar Allah 19-20 des 2015 silahkan unduh http://mfi.re/listen/7be49254v8jfmpb/Konsep_Sadar_Allah.mp3

materi utama training 19-20 desember 2015

pada training kali ini kita nanti akan berlatih bersama tentang bagaimana kita bisa hidup bahagia tanpa beban, sukses dunia akhirat dengan sadar Allah. Tentunya ini sangat menarik kita latih bersama. Dan ini menjadi paradigma baru bagi kita sebab materi yang saya sampaikan di luar kebiasaan seperti motivator lain dalam mencari sukses hidup. Kalau motivator yang lain hidup dengan usaha dan perjuangan justru kita nanti akan belajar dengan metode yang lain untuk mencapai sukses yaitu dengan tanpa usaha hanya mengikuti apa yang Allah ilhamkan dalam diri kita. maka urutan materi yang insya Allah akan kita pelajari adalah :

1. belajar sadar Allah (learning)

2. Belajar menangkap ilham Allah (catching) dan membedakan jenis ilham fujur dan taqwa

3. belajar mengikuti ilham Allah (doing and action)

dengan action melalui cara mengikuti ilham allah ini kita yakin akan sukses tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat.

setelah anda mengikuti training ini anda akan paham ternyata Allah tidak menghendaki kita sengsara, kita miskin tapi Allah menghendaki kita bahagia dan kaya berlimpah rizki. Buktikan jika anda tidak percaya dan jalankan apa apa yang nantinya anda ilhamkan ketika anda sudah mempelajari bagaimana menangkap ilham tadi

kami tunggu di padepokan patrap 19-20 desember 2015. info silahkan call Pak Agung Winotohadi di no +62 812-2550-2077

padeokan patrap4 padepokan patrap3

Training sadar Allah19-20 Desember 2015

Insya Allah Kita akan mengadakan pelatihan sadar Allah. Sadar Allah atau yang dalam islam kita sebut dengan IHSAN, memang jarang sekali dibahas apalagi dilatihkan padahal sadar Allah ini sangat penting bagi kita umat islam. bagaimana ibadah kita bisa benar benar menghadap Allah, shalat benar benar menghadap Allah jika kita sudah benar benar ihsan maka ibadah kita akan lebih ihlas. Sikap sadar Allah atau ihsan dalam keseharian juga sangat penting, Perilaku kita akan berubah dan kita akan banyak mendapatkan keuntungan dari sikap ihsan  ini. Ketika kita mampu ihsan maka Allah akan memberikan pencerahannya sesuai dengan yang kita butuhkan atau perlukan. Sehingga hidup jadi semakin bahagia dan semakin mudah.

Training ini akan saya selenggarakan pada tanggal 19-20 Desember dengan tema sebagai berikut:

  1. 15.30 – 17.00 ;  Perkenalan dan ramah tamah
  2. ishoma
  3. 19.30 – 22.00  ;  Sadar Allah (ihsan) dalam ibadah dan keseharian
  4. 22.00 – selesai ; praktek patrap (option)
  5. 03.00-04.00 ; tahajud dan shalat subuh
  6. 04.00 – 06.00 : praktek sadar Allah (praktek jalan, olah raga, gerak rasa)
  7. ishoma
  8. 08.00-10.00 Sadar Allah dalam shalat
  9. rehat
  10. 10.15-11.30 Sadar Allah dalam dzikir
  11. ishoma
  12. 13.00 penutup

fasilitas peserta :

1. Buku Dzikir Nafas

2. Kaos Dzikir Nafas

3. Makan dan Snack

4. Seminar Kit

5. Free member WA dzikir nafas

tempat : Padepokan Patrap Surakarta, Gumpang rt 2 rw 1 dusun prayan Kartasura , Solo Jawa tengah DSC_0324

untuk kelancaran acara Panitia memohon Infaq kepada peserta sebesar, Rp. 150.000,00. Dikirim ke no rekening Bank BNI 037 491 13016 atas nama Agung Prabowo sebelum H -7.

untuk Pendaftaran online silahkan mengisi formulir berikut: http://goo.gl/forms/rPVL2PcuKw

kontak person :

Bapak Agung : 081 2255 02077

Baik kami tunggu kehadirannya di Padepokan Patrap.

Belajar bersama untuk mendekat ke Allah

 

tonton sinopsis training Sadar Allah berikut :

https://youtu.be/MRgS0KpKWIU

DSC_0739

Pembangunan pendopo padepokan akan segera kita mulai

Insya Allah Tempat Belajar Dzikir Nafas, Patrap dam Shalat Khusyu yaitu di Padepokan Patrap Surakarta akan segara di bangun pendopo sebagai tempat multi fungsi terutama untuk tempat belajar bersama. pendopo ini nanti akan kita fungsikan semaksimal mungkin sebagai tampat pelatihan dan tempat belajar. terimakasih kepada rekan jamaah semua yang turut mendukung berdirinya pendopo ini.

20150528152215 20150528152050 20150528151923

campaign : Dzikrullah bukan ingat Allah tapi sadar Allah (43)

gerakan sadar Allah sudah kita mulai, tidak hanya lewat tulisan seperti saya ini (yang banyak pro kontra , karena sebaiknya memang tidak teorikan), tapi sudah ke wilayah praktek. Kawan kawan yang kemarin ikut program silaturahmi akbar dipadepokan patrap, sekarang sudah bergerak mendakwahkan di tempat masing masing. untuk jawa tengah dengan saya sendiri, Pak Ra Bagus Irianto​ untuk wilayah jakarta dan sekitarnya, Pak Khairunnas Akuntan​ untuk wilayah mataram-bali, mas Andy Firmansyah​ untuk wilayah Batam-Singapura, kemudian Pak Muhammad Nasir Bontot Tanjung​ untuk wilayah Pekanbaru-Riau, Untuk Banyuwangi-jember dipegang oleh Pak Suko Harjadi​, Jombang dan sekitarnya oleh Mas John Donie Allender​, Sidoarjo dengan Pak Arif Santoso​, Blitar dengan pak Gatot Siswantono​, kemudian Cikarang dan sekitarnya dengan pak Hery Setiawan​, untuk Jogja dengan Mas Christony Ugeng Mahayundy​, Banda Aceh dengan Bunda Huriah, Lhoksumawe aceh dengan Pak Saiful Mahdi​ wilayah kalimantan terutama berau oleh mas Teddycca Berau​, untuk Malaysia untuk ibu  ibu dengan Pn Zai Lasim​ Bapak bapak dengan Pak Chey​ atau bang Zarafi Ahmad​, daerah daerah lain  sedang di kembangkan. Kawan kawan ini mengajak dzikir langsung praktek yaitu menggunakan kesadaran, bukan dengan ingatan, dan Alhamdulillah jamaah yang dipimpin kawan kawan langsung bisa membedakan mana ingatan dan mana sadar.

DSC_0081

Jadwal Kegiatan silaturahmi akbar dzikir nafas 23-25 april

Berikuti saya sampaikan jadwal acara silaturahmi jamaah dzikir nafas pada tanggal 23 -25 april.
jadwal silaturahmi 23-25
15-17 : peserta istirahat
17-19; sholat, makan malam
19-22 ; pembahasan who am I
24 april
04-05 : Subuh
05-06 : Olah raga dengan dzikir gerak rasa
06-08 ; makan pagi mandi istirahat
08-12: pendalaman dan latihan dzikir nafas level 1,2 dan 3
12-15 : istirahat shalat
15-17 : daya nafas
17-19 : istirahat makan sore dan shalat
19-10 : teori dan praktek dzikir gerak
10-04 : istirahat
25 april
04-05 : shalat subuh
05-06 : mendawamkan dzikir nafas
06-07 : olah raga dzikir gerak rasa
07-09 : istirahat makan pagi
09-10 : penutup
perlengkapan yang perlu di bawa:
1. perlengkapan shalat
2. perlengkapan olah raga
3. yang paling utama adalah siapkan untuk belajar dengan sungguh sungguh.
terimakasih kepada pak Joko jakarta yang telah mensponsori kaos dzikir nafas. terimakasih kepada panitia dzikir nafas yang telah mensukseskan dan mendukung dengan segala dukungannya. salam
info :
wilayah jawa barat koordinator : Pak Bagus : +62 812-1887-5917
wilayah jawa timur dengan mas Doni atau pak Suko : 082141506862 atau 085103706399
untuk daerah lain langsung ke saya : 0271 3131 999
note :
untuk pendaftar baru kami mohon maaf, tapi acara ini kita selenggarakan 3 bulanan. dan boleh sewaktu waktu belajar dzikir nafas dengan saya silahkan datang ke padepokan patrap surakarta. kapan saja, tentunya janjian dengan saya terlebih dahulu di nomor 0271 3131 999.