Apa sebenarnya bawah sadar itu, dimana letak sadar Allah itu ?

Dalam dunia psikologi kita mengenal adanya dua macam pikiran ditinjau dari sisi kesadaran. yaitu bawah sadar dan sadar. Teori ini dikemukakan oleh freud. Freud adalah orang yahudi jadi dia tidak mengenal Allah SWT, sehingga teori teorinya tidak sesuai dengan islam. Sebenarnya seperti apa bawah sadar itu dan seperti apa pikiran bawah sadar itu menurut islam. Islam ketika kita menyadari Allah, maka tidak masuk dalam sadar dan bawah sadar. karena dikatakan sadar itu lebih sadar , dikatakan bawah sadar tapi kok  sadar juga. Maka ketika saya menyadari Allah kesadaran saya tidak masuk ke sadar juga tidak masuk ke bawah sadar tapi masuknya ke sadar Allah. Karena tidak ada kata yang tepat yang dapat mewakili kesadaran ini ketika menyadari Allah. Sadar Allah ini agak unik karena sadar Allah tidak sama dengan sadar syetan, sadar jin, sadar malaikat, sadar yang lainnya. Sadar Allah ini adalah kesadaran yang tidak sama dengan sadar yang lainnya.
jadi kalau kita bagi ada tingkatan kesadaran :
1. Sadar Allah (menyadari Allah yang tidak serupa dengan apapun)
2. Sadar (sadar dengan hal hal yang nyata)
3. Bawah sadar ( menyadari hal hal yang tidak nyata. pengalaman masa lalu, jin, syetan, malaikat dll)

jadi bawah sadar itu adalah kesadaran terhadap hal hal yang tidak nyata yang tidak ada dalam pikiran sadar (saat ini dan disini) . misalnya pengalaman masa lalu, misalnya lagi alam ghoib jin syetan malaikat, kenapa ini berada di bawah sadar ya karena tidak disini dan saat ini. Karena alam ghoib ini tidak dapat disadari secara nyata inilah di masukkan di alam bawah sadar. Mereka (hal ghoib) tidak bisa dicerna oleh pikiran sadar saat ini dan disini maka masuknya ke alam pikiran  bawah sadar , di bawah sadar yang saat ini dan disini (versi bawah sadar). jadi ada saat ini dan disini versi sadar dan ada saat ini dan disini bawah sadar. Kemudian kenapa jin dan malaikat itu masuk bawah sadar karena mereka masih bisa di persepsi atau masih bisa di angan angankan,. nah ini berbeda jelas dengan sadar Allah di mana Allah tidak bisa di angan angankan, tidak bisa dipersepsi. sehingga sangat jelas sekali perbedaannya antara sadar allah dan bawah sadar. Berbeda sekali Allah dengan jin dan malaikat meskipun ini sama sama di alam ghoib.
Hal ini pula yang membedakan agama islam dengan agama lain, jika agama islam menyembah dan meminta hanya kepada Allah yang tidak sama dengan apapun (tidak bisa dipersepsi). Kalau agama lain masih menggunakan alam bawah sadar nya untuk disembah dan diminta, inilah ketinggian islam diabandingkan dengan agama lain. Tuhannya umat islam tidak bisa dipersepsi tidak sama dengan lainnya dan Tuahnnya inilah yang disembah dan diminta. Sedangkan agama lain Tuhannya masih dalam persepsi (bawah sadar) atau Tuhannya sama dengan islam,  tidak sama dengan apapun (tidak bisa dipersepsi)  sama dengan islam, tapi menyembah dan memintanya juga dengan yang lain. Misalnya Tuhannya Allah tapi juga menyembah dan meminta kepada putranya misalnya. Atau tuhannya tidak bisa di persepsi tapi mintanya masih ke dewa dewa, atau masih menyembah dewa dewa. 

Berikut penjelasan saya di youtube : https://youtu.be/uo8LrF9Q5Jo

 

Tipu daya syetan dan tipu daya manusia

Syetan dan manusia ada yang punya tujuan yang sama yaitu mengalihkan kesadaran ke Allah menjadi selain ke Allah. Pengalihan ini menjadi agenda utama mereka, karena  setinggi ilmu agama sampai belajar bergelar profesor, syeh, atau kyainya kyai, kalau endingnya adalah menduakan Allah tidak ilmu yang seitnggi langit tidak akan berarti apa apa. Jadi mudah saja bagi syetan dan manusia, biarkan seseroang berilmu tinggi, menjalankan ritual agama sebanyak ribuan kali tapi kalau endingnya menduakan Allah tidak akan berarti apa apa.

cara syetan dan manusia dalam mengalihkan kesadarannya cukup dengan 2 kata yaitu “tipu daya”. Tipu daya yang paling mujarab yang sering di gunakan syetan dan manusia adalah dengan menggunakan kedok. Kedok yang dianggapnya manusia itu benar. Misalnya minta syafaat kepada Rasulullah, padahal jelas kalau minta ya kepada Allah tidak ke Rasulullah. Ada lagi yang minta ke orang sholeh yang sudah meninggal misalnya ke sunan kali jaga. dengan kalimat minta kepada sunan kalijaga dan diberi dengan ijin Allah, seolah ini benar tapi sebenarnya ini sudah menduakan yaitu menduakan Allah dengan sunan kalijaga. Kemudian ketika beribadah, ketika beribadah syetan mengalihkan tujuan agar tidak ke Allah, misalnya shalat dhuha yang harusnya niatnya ke Allah ini dibelokkan ke rejekli lancar. Bisikan syetan yang menyesatkan ini ternyata juga di ikuti oleh manusia yang sering menyampaikan bahwa dengan shalat dhuha maka rejeki lancar, kalau pingin rejeki lancar maka jalankan shalat dhuha.  Pinternya syetan mempercaya orang yang berbicara agama untuk menyampaikan ajaran sesatnya syetan ini.

baik, nah anda yang baca tulisan saya ini mungkin mengiyakan mungkin juga menyangkal atau bahkan menyalahkan saya, baik jika masih ada sangkalah dan menyalahkan berarti ada sedang terkena tipu daya syetan, karena saya menyampaikan tipu daya syetan dan anda meradang.

namanya tipu daya itu sangat samar dan selalu menggunakan hal hal yang seolah olah benar tapi ternyata menyesatkan. dan ini banyak hal sedang terjadi amal ibadah dibelokan menjadi sebuah perbuatan yang hilang nilai sadar Allahnya. saya ingat sekali waktu kecil, disaat itu menghafal al quran tidak seperti sekarang. pada waktu saya kecil diadakanlah lomba lomba bagus bagusan baca al quran, sehingga yang terjadi orang lebih tertarik dengan sekedar membaca saja dari pada mengetahui makna perintah Alalh apa dalam bacaan itu. Orang dekat dengan al quran tapi tidak hanya di baca baca tanpa tahu artinya sekarang yang terjadi karena membaca dengan lagu banyak di kecam islam “garis keras” maka beralih ke menghafal, yang penting hafal mengerti perintah Allah dalam bacaan al quran atau tidak , itu tidak penting. nah pengalihan ini termasuk tipu daya sebab banyak yang akhirnya hanya baca saja tidak mau tahu perintah Allah apa padahal al quran adalah petunjuk lha kalau tidak tahu artinya bagaimana ini menjadi petunjuk.

Yang paling parah adalah makna dzikrullah berubah makna dari sadar Allah menjadi ingat Allah, ini sudah berulang kali saya uraiakan. dan apa akibatnya semua pada ingat padahal tidak mungkin manusia bisa ingat Allah. Pembelokan ini jelas jelas dan kita masih tertipu daya artinya kita masih membenarkan bahwa dzikrullah adalah ingat Allah.

umat islam jika sudah terkena tipu daya ini seperti pisau yang karatan, seperti harimau ompong tidak berdaya padahal islam ini agama yang lebih hebat dari agama lain,. tapi karena sadar Allahnya sudah di pangkas maka itu tadi, harimau ompong .

maka mari kita waspada dengan tipu daya syetan, jangan sekali kali mau akidah kita dibelokkan ke fadhilah fadhilah suatu ibadah, jangan sampai tujuan ibadah kita dibelokkan ke surga dan neraka dan tidak ke Allah lagi. iyyakana budu wa iyya kanastain, hanya kepada Alalh kita beribadah dan hanya kepada Allah kita meminta.

Semangat

Hidayah semangat dalam menjalankan amanah harga murah artinya semangat adalah barang mahal yang Allah berikan. Kita mungkin pernah merasakan malas, dan kita tahu saat itu bahwa energi semangat adalah hal yang sangat mahal atau bahkan kita tidak mendapatkan sama sekali sekali. Saya menganggap bahwa semangat adalah rizki yang Allah berikan. Pada saat semangat itu turun kita jangan sia-siakan begitu saja, segera kita sambut semangat itu dengan bertindak melakukan sesuatu. Mungkin kita pernah mengalami ketika kita menyambut semangat maka semangat itu terus berbertambah dan kita tambah semangat, tapi sebaliknya jika kita menambahkan maka semangat itu berkurang dan bahkan hilang sehingga kita tidak mampu lagi menjalankan amanah amanah Allah.

Kita perlu memahami mengapa kita kemudian menjadi malas dalam menjalankan amanah, mungkin salah satunya adalah amanah yang telah Allah berikan.

Ketika kita semangat untuk ber Dzikir Nafas maka sambutlah dengan terus berdzikir nafas, ketika Allah menghendaki kita untuk mendekat kepada Nya maka sambut dengan terus menyadarinya dengan mendekat dengan jalan dzikir nafas. Biasanya jika Allah menghendaki maka kita akan mendekat kepada Allah akan mendapatkan percepatan yang tidak kita sangka dan kadang kita belajar dari Allah secara langsung.

Baiklah mari kita sama sama tidak menyia-nyiakan semangat yang telah Allah berikan kepada diri kita dengan menyambutnya yaitu dengan melakukan sesuatu. semoga kita dihindarkan rasa malas dan selalu diberikan semangat dalam menjalankan amanah amin ya rabbal alamin.