amanah

Rasanya Diperintah Allah dalam Setiap Aktivitas

dunia adalah ladang akhirat ku. Hidup harus harmoni dan menyatu. Dunia dan akhirat harus menyatu. JIka terpisah maka akan terjadi stress, konflik internal. Bagaimana sekarang mau bahagia dunia akhirat kalau dalam diri sudah ada konflik kepentingan yaitu kepentingan dunia dan kepentingan akhirat. Meninggalkan salah satu akan membuat sengsara, tapi melakukan satu saja juga sama akan terjadi ketidak tentraman hidup. Hidup manusia harus harmoni yaitu harmoni dunia dan akhirat.

Hidup harus menjalankan roda kehidupan di lini masing masing. Dan inilah peran kita sebagai khalifah, maka bagaimana hal ini bisa kita jalankan dengan baik. Salah satu untuk mengaktivasi adalah dengan mengatakan pada diri sendiri bahwa “SAYA DIPERINTAHKAN ALLAH UNTUK BEKERJA”. Sama halnya saya diperintahkan untuk berpuasa, atau sama halnya saya diperintahkan Allah untuk shalat , haji ataupun sedekah. Kalimat saya diperintahkan Allah ….. memiliki kekuatan internal yang sangat kuat yang dapat menyatukan konflik konflik antara dunia dan akhirat. Dengan kalimat ini maka yang terjadi adalah dunia adalah akhirat dan akhirat adalah duniaku.

umat islam harus bangkit melalui mindset yang benar, Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum jika kaum itu tidak merubah dirinya sendiri, yang dimaksud dengan merubah diri sendiri ini adalah mindset, yaitu mindset bahwa dunia adalah akhirat ku dan akhirat adalah duniaku. Misalnya saya seorang guru maka saya mengajar maka mengajar ini adalah perintah Allah. Mengajar bukanlah pekerjaan hanya duniawi saja meski saya mengajar siang malam, tapi ini adalah perintah Allah dan nilainya sama dengan mereka yang duduk bersila berdzikir di masjid atau mushalla. Atau misalnya seorang pedagang minuman di pinggir jalan, maka ketika dia berdagang hal itu adalah perintah Allah, meski dia berdagang dari pagi hingga larut malam maka jika dia niatkan untuk menjalankan perintah Allah maka hal itu adalah pekerjaan akhirat. Jadi yang berpahala tidak hanya mereka yang di pondok pesantren atau mereka yang duduk di rumah menerima tamu tamu untuk bertanya masalah agama dan kehidupan, atau mereka yang sedang shalat wiridan di masjid dan mushalla. Seorang pedagang yang berdagang jika diniatkan untuk menjalanka perintah Allah maka itu termasuk ibadah dan termasuk pekerjaan akhirat. Mindset ini jika viral maka akan dapat merubah wajah umat islam menjadi umat yang disegani oleh umat lain tidak dilecehkan sebagai umat pinggiran yang bisanya cuma berdoa dan wiridan saja. ya coba sekarang anda pikir apakah doa dan wiridan dapat merubah nasib umat islam sekian ratus tahun setelah mengalami kejayaan ? tidak kan, itu karena kesalahan mindset selama beratus ratus tahun bahwa dunia dan akhirat adalah terpisah, dunia itu neraka dan akhirat itu surga.

Ingat kalimat kunci untuk merubah mindset “AKU DIPERINTAHKAN ALLAH UNTUK….” ya cukup dengan kalimat sederhana setiap menjalankan aktivitas dunia maka perubahan nyata akan dapat anda rasakan, anda akan bersemangat pantang menyerah dan akan ulet dalam mengerjakan sesuatu sampai berhasil dan sampai berhasil. Umat islam diperintahkan puasa saja bisa kok, tidak makan dan minum selama sehari saja kuat kok, maka tinggal di switch ke pekerjaan sehari hari sebagai guru, sebagai pedagang, sebagai karyawan bahwa saya diperintahkan Allah untuk….

Tulisan ini untuk anda pembaca, jika anda amalkan maka keuntungan besar akan anda dapatkan, saya hanya mengabarkan saja dari ilham yang saya dapat dari Allah SWT, saya diperintahkan Allah untuk memberitahukan ini kepada segenap umat islam umat Rasulullah agar segera bangkit dari keterpurukan umat. Kabar ini akan menjadi kabur jika tidak anda indahkan atau tidak anda amalkan. Surga dunia dan akhirat adalah untuk anda sendiri bukan untuk saya atau orang lain. Maka tunggu apa lagi mulai detik ini setelah membaca tulisan saya ini segera niatkan  bahwa saya diperintahkan Allah unutk ….bla bla (sebutkan pekerjaan anda). baik Allah sudah menyiapkan segenap pertolongannya jika hal ini anda amalkan. Doa saya untuk semua pembaca yang mengamalkan hal ini. Salam

apa urusanmu dengan Allah ; persiapan itikaf 10 hari terakhir

Sekedar mengingatkan bahwa lailatul qodar yaitu turunnya malaikat dan ruh akan diberikan pada malam malam terakhir di bulan ramadhan. Hal ini tidak diturunkan dengan serta merta, tapi dengan suatu urusan dimana seorang hamba memiliki hajat dengan ALlah untuk amanah yang sedang di pikulnya. Untuk itu saya mengingatkan agar kita segera menentukan hajat apa yang akan kita gunakan. Hajat kepada Allah apa yang akan kita ajukan ke pada ALlah di malam terakhir bulan ramadhan nanti. Malaikat dan Ruh akan diturunkan kepada kita jika kita benar benar memerlukan Allah dalam penyelesaian amanah amanah kita. Maka segera kita tentukan sejak sekarang.

Sayang sekali kalau kita itikaf tapi tidak tahu untuk apa itikaf, atau itikaf menunggu menunggu lailatul qodar sedangkan kita tidak punya urusan apapun dengan Allah. Urusan itu bersumber dari amanah yang sedang kita emban misalnya amanah anak, amanah pekerjaan atau amanah hutang misalnya dan amanah lain. Kita niatkan menunaikan amanah tersebut dan kita ajukan kepada Allah di malam ramadhan atau di saat itikaf. Pengajuan ini agar amanah yang sedang kita emban ini mendapatkan bantuan (dari malaikat) dan tuntunan (dari Ruh) atas ijin Allah .

Jangan membawa itikaf dalam keadaan kosong karena nanti juga Allah tidak akan menuurunkan apapun kepada kita. Contoh misalnya anda pergi ke tempat saya tapi tidak punya hajat apa-apa ya saya tidak akan memberikan apa apa. Nah pada bulan ramadhan adalah suatu kesempatan emas untuk kita memohon kepada Allah dengan amanah yang sedang kita emban agar berjalan lancar dan selesai dengan baik.

lailatul qodar bukan urusan pahala pahala atau ganjaran ganjaran tapi ini adalah masalah turunnya malaikat dan Ruh. yaitu turunnya bantuan ghoib dari Allah atas amanah yang sedang kita emban. Kalau anda hanya mengejar pahala jelas anda tidak paham dengan surat ina anzalna…., pahami ayatnya disitu akan nampak jelas. Dalam ayat terakhir surat tersebut disebutkan bahwa keselamatan hingga fajar..artinya bahwa dengan turunnya malaikat dan ruh ini akan membawa pencerahan yang sangat terang dimana terangnya 1000 bulan berganti dengan fajar menyingsing berarti disini keselamatan yang nyata sampai segala sesuatunya selesai.

Beruntung sekali kita jika kita benar benar memanfaatkan malam ramadhan ini untuk itikaf. Yang tidak punya istri mohon kepada Allah bahwa hidupnya untuk mengemban amanah menurunkan keturunan yang berbakti kepada Allah dan rasulullah, insya Allah nanti akan dapat jodoh. Bagi yang kesulitan ekonomi keluarga, mohon kepada Allah dengan amanah keluarga bahwa keluarganya memerlukan rumah yang layak, mobil yang patut, dan sandang pangan yang pantas, insya Allah nanti akan beri pertolongan dan tuntunan.

mari kita buat urusan dengan Allah dengan amanah amanah kita. Jadikan duniawi kita adalah akhirat kita dengan menjadikan urusan dunia dengan amanah. dan sekarang tidak ada lagi urusan duniawi dan urusan akhirat, yang adalah duniawiku adalah ladang akhirat ku. siap menjalankan amanah , dengan melibatkan Allah dalam setiap penylesaian amanah. selamat menajalankan itikaf dengan amanah yang kita emban, semoga Allah menurunkan malaikat dan Ruh untuk menolong kita atas ijin Allah, amin

Setelah taubat rejeki berlimpah bak air bah

Banyak sahabat dzikir nafas menceritakan bahwa setelah bertaubat dan mendekatkan diri kepada Allah kehidupan ekonomi merosot tajam bahkan minus. Yang dikeluhkan adalah mengapa setelah taubat, sebelum taubat rejeki lancar lancar saja. Seolah menjadi ironi di saat mendekat ke Allah kok malah Allah memberikan hal yang tidak menyenangkan. Pada tulisan ini saya akan menguraikan sebaliknya, bagaimana setelah taubat dan mendekat kepada Allah rejeki melimpah ruah bak air bah.

Secara logika nalar seharusnya setelah taubat dan mendekat kepada Allah rejeki melimpah, begitu pikiran kita. Tapi yang terjadi adalah sebaliknya. Perlu kita ketahui taubat yang benar benar taubat disertai dengan pendekatan kepada Allah (bisa dengan menjalankan Dzikir nafas) maka terjadi sebuah perubahan tujuan hidup kita, namun perubahan ini belum disertai dengan mindset yang benar tentang Allah.  Pemahaman bahwa semakin tinggi iman ujian semakin banyak, semakin dekat Allah , maka Allah akan semakin banyak memberi ujian dan cobaan masih tersimpan padahal sudah melakukan taubat dan pendekat. Otomatis setelah taubat maka mindset ini akan running dan membuat kehidupan menjadi terpuruk. tapi kadang dengan peristiwa keterperukuan ini orang tidak sadar sadar bahwa dia harus merubah mindset tadi. selama mindset tidak dirubah maka keterpurukan itu akan selalu ada.

Ada baiknya dalam bertaubat dan mendekat ke Allah (hijrah) ada seorang pembimbing yang dapat mengarahkan tidak hanya proses pendekatanya saja tapi juga bagaimana merubah mindset step by step. Kalau jalan sendiri seringkali mindset tidak berubah dan membawa dampak yang negatif dalam kehidupan. Pembimbing ini sebagai coacher saja dalam proses hijrah tersebut, bukan sebagai guru apalagi mursyid.

Merubah mindset bukan perkara yang mudah karena jika mindset ini sudah tertanam dalam bawah sadar cukup dalam diperlukan cara cara yang terstruktur agar bisa berubah.

Dengan bimbingan coacher dalam proses hijrah taubat ini, akan dapat mengarahkan kepada hal hal yang benar. Sebab ketika seorang sudah mulai hijrah kadang semangatnya membara tidak terasa di susupi nafsu , nafsu ingin baik, nafsu ini masuk surga, nafsu ingin pahala , nafsu ingin segera keluar dari dosa dan nafsu nafsu lainnya yang dapat menyebabkan kesalahan dalam menjalani taubat. Contoh misalnya karena semangatnya ingin menjadi orang yang baik, harta di sedekahkan secara tidak terkontrol, dengan mindset agar mendapat lipat ganda dari Allah. Ada yang karena ingin menjauhi maksiat melupakan amanah para karyawan dan kelaurganya dengan tanpa pertimbangan menutup usaha padahal jika di modif akan bisa bermanfaat bagi banyak orang.

Menjadi baik adalah proses dan proses ini harus diketahui arahnya. sehingga hijrah yang dilakukan tetap dapat menlancarkan rejeki bahkan semakin lancar.

Jika mindset seirama dengan proses hijrah maka rejeki akan lancar. Contoh seirama adalah semakin mendekat ke Allah, kehidupan duniawi semakin mudah dan semakin berlimpah.  Dan mindset ini harus diikuti dengan sikap dan perbuatan menjalankan amanah dengan lebih baik. BUkan kemudian setelah taubat hanya berdiam diri di mushalla utk wiridan saja, jsutru setelah taubat bekerjanya semakin profesional, ide ide kreatifnya semakin banyak dan insting bisnisnya semakin tajam. Nah hal hal ini jika tidak dilakukan oleh orang yang hijrah maka dikiranya dengan banyak wirid, banyak puasa dan banyak baca quran rejeki akan datang sendiri, masalah akan selesai sendiri, oh tidak … Karena orang yang hijrah akan semakin rajin bekerja, akan semakin amanah dalam menjalankan sesuatu.

Dengan menjalankan amanah yang benar maka berarti tergolong orang yang bertakwa, dan jika bertakwa maka solusi dan rejeki akan diberikan Allah secara tidak masuk akal. jadi dengan alasan ini maka semakin kita bertaubat dan mendekat ke Allah maka rejekin akan melimpah ruah bak air bah.

 

Menjalankan amanah merupakan jalan lurus ke Allah

Kalau kita telusuri jalur lurus ke Allah, maka mulai dari tauhid, hingga pada kehidupan ini harus sejalur. Dalam al quran lurus ke Allah ini disebutkan dengan beriman dan beramal sholeh, atau kalau di ringkas menjadi takwa. Takwa merupakan implementasi dari lurus ke Allah. Kalau secara tauhid dan keimanan saya kira kita sudah sangat jelas dalam pelajaran patrap dan dzikir nafas. Sekarang bagaimana dalam kehidupan sehari hari atau dalam menjalankan amanah ini. Amanah kita adalah menjalankan apa yang Allah titipkan kepada kita. Kita misalnya di beri amanah pekerjaan maka lurus kita ya menyelesaikan pekerjaan tersebut. Kalau kita fokus kepada amanah ini dan tidak tergiur dengan uang atau godaan lainnya maka kita akan terus bisa lurus dan satu pekerjaan itu kita kerjakan sampai selesai. Tapi kadang karena nafsu kita, dalam perjalanan menjalankan amanah kita banyak hal yang muncul dan kita tergiur untuk keluar dari jalur amanah. Coba dari hal yang sederhana dalam menjalankan amanah kita harus lurus ke Allah artinya hanya yang kita kerjakan yang dari Allah. Hanya yang kita kerjakan yang di amanahkan kepada kita.

Kata kunci untuk lurus ke Allah dalam amanah ini adalah fokus, tetap fokus tidak tergoda dengna lainya. Ini juga sama kita hadapi ketika kita ber dzikir nafas atau patrap berbagai keadaan di pikiran perasaan atau sensasi lainnya dapat menarik kita keluar dari jalur lurus ke Allah. Tetap fokus dan tetap berjalan di  jalurnya itu kunci.

Dalam menjalankan amanah ketika kita berhenti atau stagnan maka sebenarnya kita sedang tersesat sebab orang yang berhenti dan tidak tahu lagi apa yang dilakukan berarti di tidak lurus ke Allah , mestinya kalau lurus ke Allah dia akan tetap berjalan dan berjalan. Kalau kita tidak melakukan suatu apapun dalam waktu sekarang maka sebenarnya kita sedang tersesat tidak tahu jalannya mau kemana. Jika kita dalam keadaan itu maka perhatikan amanah tanda dan perintah. Kita lihat lagi amanah yang Allah titipkan apa kepada kita, kemudian tanda yang ALlah berikan apa terkait dengan amanah tersebut dan kemudian disitu akan jelas perintahnya untuk kita jika sudah demikian kita tinggal jalankan saja. Kalau sudah jalan maka perintah itu terus menerus seperti tidak pernah berhenti dan terus berjalan dan berjalan, atau terus ikuti perintah Allah yang ada dan terus bergerak. Seperti kita belajar patrap gerak yang terus bergerak dan bergerak.

 

BPJS jaminan kesehatan yang tidak match dengan gaya hidup tidak sehat

Pemerintah terlalu berani memberikan layanan kesehatan berupa jaminan kesehatan melalui programnya BPJS. BPJS ada yang membayar tiap bulan ada yang gratis. Kabar terakhir pemerintah tekor karena banyak orang sakit yang datang kerumah sakit. Rugi berapa T mungkin saya pun tak pasti. Ruginya pemerintah ini dalam hal ini tentu saja membiayai pengobatan banyak orang yang jatuh sakit. Ada satu hal yang ternyata menyababkan banyak orang sakit yaitu karena gaya hidup yang tidak sehat. Tahu sendiri kalau di indonesia apa saja bisa jadi makanan, usus jadi makanan, kikil jadi makanan dan jenis makanan lain yang tidak sehat. Inipun merebak ke jajanan anak anak di sekolah yang mengandung berbagai bahan makanan yang tidak sehat. Gaya hidup yang tidak sehat lagi masalah sampah, sampah ini aneh juga seharusnya dibakar dengan api yang besar sehingga menimbulkan asap , eh tidak sampah di pindah pindah dari suatu tempat ke tempat lain yang akhirnya di timbun juga tidak di apa apakan.

Kualitas makanan yang rendah, warung warung makan yang tidak terkontrol merupakan sumber penyakit, dan ada warung makan di solo ini  yang letaknya di pinggir jalan raya dekat  lampu merah tapi larisnya minta ampun, bisa anda bayangkan bagaimana kotornya makanannya kena debu dan lain sebagainya. Kalau kita melihat di pasar pasar banyak sekali makanan makanan yang seharusnya sudah tidak memenui kriteria “sehat” masih saja di jual.

kesadaran akan kesehatan masih sangat rendah, karena kurangnya edukasi. Seharusnya pemerintah juga getol memberikan edukasi hidup sehat jika mau menjamin kesehatan. Tapi lagi lagi yang konon katanya uang tersebut sering raib di jalan. Edukasi ini penting bagi masyarakat sebab kadang pemahaman kolosal tentang satu perilaku sehat akan membawa pangaruh yang kolosal juga. sehingga iklan yang terus menerus di berikan , iklan kesehatan maksudnya akan mempengaruhi perilaku sehat. Jujur saja iklan anjuran merokok dengan iklan berperilaku sehat getol iklan anjuran untuk merokok.

Kalau pemerintah tidak melakukan gerakan gaya hidup sehat maka BPJS akan terus merugi dan pelayanannya akan semakin buruk, karena kekurangan dana dan hanya skup kecil saja yang bisa dilayani BPJS. namun juga yang diuntungkan adalah rumah sakit dan klinik kesehatan sebab orang sekarang dikit dikit ke rumah sakit atau klinik pratama untuk sekedar memeriksakan batuk atau pilek.

Dengan adanya edukasi juga akan meningkatkan tingkat amanah dari masyarakat tentang pentingnya hidup sehat dan gaya hidup sehat. Mendidik masyarakat untuk amanah dengan tubuhnya ini penting, jadi kesehatan adalah tanggung jawab dirinya dengan Allah bukan dengan pemerintah. Jika kesadaran akan amanah tubuh yang sehat ini meningkat maka jumlah yang sakit akan banyak berkurang. Dan pemerintah bisa memberikan layanan kesehatan dengan BPJS lebih baik lagi.

Amanah bukan pencapaian target selesai tapi menjalankan perintah Allah

Amanah dinamikanya sungguh menarik karena kadang secara tidak sadar kita terjebak kepada pencapaian target harus selesai ini dan itu , harus selesai pada waktu ini dan itu. Jebakan batman ini membuat apa yang akan kita lakukan menjadi buntu dan seolah berhenti dan berat untuk melangkah, ya … padahal pekerjaan jelas ada dan memang harus kita kerjakan. Semakin kita memaksakan pada keadaan ini maka pikiran seolah tidak mau bergerak seperti tegang dan tidak dapat bekerja. Tubuhpun terasa loyo dan tidak bergairah. Masalah ini akan muncul ternyata karena hawa nafsu kita untuk selalu ingin menyelesaikan dan tergesa gesa, tidak ada rasa enjoy tidak ada rasa nyaman dalam menjalankan.

Menjalankan amanah tidak sekedar selesai atau cepat, menjalankan amanah adalah menjalankan perintah Allah. Jadi yang penting disini adalah proses bukan hasilnya. Jika kita fokus pada proses maka tugas yang kita jalankan akan terasa ringan, tidak stress dan enjoy. Tapi kalau kita fokus pada hasil maka akan menjadi tegang dan cepat lelah, capek dan kadang merasa buntu. Jadi kita harus membebaskan diri kita dari keinginan untuk selesai. Kita kerjakan saja apa apa yang perlu dan harus dikerjakan sekarang, dan yang paling penting adalah mengikuti perintah Allah dalam menjalankan tugas tersebut. Yang perlu sekali di latih sekarang adalah bagaimana kita dapat mengikuti apa apa yang Allah perintahkan dalam setiap langkah kita menyelesaikan amanah.

Secara teknis ketika kita menghadapi kebuntuan karena hal diatas langkah pertama adalah melepaskan diri dari amanah tersebut sejenak, kemudian sambungkan jiwa kita ke Allah dan masuk ke dzikir nafas 4. Dzikir nafas 4 ini akan membebaskan kita dari tekanan apapun. Kita bisa bergerak bebas dan ringan, nah suasana inilah yang kita bawa untuk melakukan atau menjalankan amanah yang sedang kita jalankan. simpel bukan. selamat mencoba

Dan jika mereka beriman dan bertakwa, pahala dari Allah pasti lebih baik, sekiranya mereka tahu

Beriman dan Bertakwa adalah dua buah kata yang sering bersandingan. Dan dua kata ini pasti di dahului dengan beriman setelah itu bertakwa. Beriman mengandung maksud bahwa kita harus sadar Allah. INIlah ajaran islam yang tinggi selalu menekankan pada kesadaran (mindfulness). Kesadaran akan Allah ini merupakan basic atau dasar dalam beragama, dari kesadaran ini maka akan muncul suatu perbuatan yang mengikuti kesadaran tersebut yaitu bertakwa. Secara teknis ketakwaan adalah menjalankan amanah Allah. Jadi beriman dan bertakwa adalah sadar Allah kemudian menjalankan amanah Allah.

Beriman kepada Allah dapat kita gembleng atau latih melalui dzikir nafas dan patrap. Dua metode ini sudah lama digunakan para wali wali bahkan secara implisit diajarkan Rasulullah. Misalnya kalimat hadis tentang jangan kau sia sia kan nafasmu itu artinya bahwa kita harus menggunakan setiap nafas kita untuk berdzikir itu artinya kita harus selalu berdzikir kepada Allah, kemudian ajaran dzikir nafas ini juga turun temurun dari para wali dan orang sholeh. Karena caranya yang praktis dan cepat maka ajaran dzikir nafas dapat bertahan hingga sekarang. Kemudian patrap, patrap misalnya digunakan oleh kanjeng sunan Gunung Djati ketika mengajarkan tentaranya untuk berperang, jadi patrap sebagai landasan untuk berperang melawan belanda pada waktu itu. Penggemblengan keimanan melalui dzikir nafas terbukti efektif.

Sedangkan ketakwaan adalah menjalankan amanah Allah SWT. Ketakawaan ini sangat luas meliputi seluruh aspek kehidupan kita. Dari mulai ibadah sampai kehidupan berkeluarga, bermasyarakat dan bekerja. Ketakwaan tidak hanya masalah ibadah sembahyang saja atau sedekah atau sebatas ritual di mushalla masjid tapi takwa termasuk dalam profesional dalam bekerja, tanggungjawab dalam bekerja, kreatif dalam bekerja, dan dapat dipercaya oleh orang lain. Karena pada wilayah takwa ini adalah wilayah perbuatan dimana kita harus take action melalukan sesuatu berdasarkan amanah yang kita emban. Perlu diingat bahwa dasar dari bertakwa adalah keimanan, jadi menjalankan amanah Allah harus berdasarkan sadar Allah. Menjalankan amanah berdasar sadar Allah akan menuntun kita kepada tindakan tindakan yang benar, tidak asal melakukan. Misalnya bayar hutang dulu atau pergi umrah? kalau kita lihat dari sisi nafsu pasti umrah dulu tapi kalau kita sadar Allah kemudian mendasarkan pada amanah maka hutang lebih d dahulukan dari pada umrah. Meski kita sudah sadar Allah maka kewaspadaan kita harus tetap kuat pada menjalankan amanah Allah.

Output dari keimanan dan ketakwaan ini adalah penghargaan yang besar dari Allah SWT. Penghargaan dari Allah yang besar ini dapat berupa keberuntungan hidup, kebahagiaan hidup, pahala surga dan sebagainya. Bahkan derajat atau maqom seorang hamba ditentukan oleh seberapa takwa dia, artinya seberapa banyak dia menjalankan amanah dari Allah, seberapa tanggungjawab dia menjalankan amanah Allah. Jadi maqom itu bukan ditentukan oleh gelar atau ilmu tapi lebih ditentukan oleh seberapa banyak ia menjalankan amanah dari Allah SWT. Semakin tinggi amanah yang ia emban maka semakin tinggi derajat di sisi Allah. Jadi dalam hal ini yang kita kejar adalah seberapa banyak kita telah berbuat dalam amanah ini. Mencuci piring nampak sederhana namun jika ini di dasarkan amanah maka ini menjadi hal yang sangat besar disisi Allah SWT.

Masing masing kita memiliki start yang sama, Allah memberikan start yang sama untuk mendapatkan derajat yang tinggi disisi Allah SWT. Ternyata bahwa kedudukan yang tinggi itu tidak berdasarkan keturunan, tidak berdasarkan ilmu, tidak berdasarkan jabatan , tidak berdasarkan ustad atau bukan, kyai atau bukan, ulama atau bukan, tapi berdasarkan seberapa banyak kita menjalankan amanah Allah, seberapa manfaat hidup kita untuk diri kita dan orang lain, terutama untuk keluarga dan sahabat terdekat, seberapa bermanfaat kita di tempat kerja kita seberapa manfaat hidup kita di masyarakat.

terinspirasi oleh Al Baqoroh 103

“Amanah” kata biasa yang berdampak luar biasa

Amanah sering kita mendengar. Kata amanah ini nampak biasa saja jika dimaknai sekedar kata kata say hello atau sekadar good luck… Kata amanah bagi kita yang belajar sadar Allah harus mengkaitkan kata  amanah ini dengan perintah Allah. Kenapa kata yang biasa menjadi luar biasa, karena kata ini di kaitkan dengan Allah, dikaitkan ini adalah perintah Allah. Dan kalau sudah terkait dengan kalimat Allah maka seluruh hal yang pernah kita simpan di memori berkaitan dengan Allah terutama sifat dan perbuatan Allah maka akan memberikan dampak psikologis yang dalam.

Keterkaitan amanah dengan kalimat Allah ini akan mengaktivasi seluruh alam pikiran baik itu pikiran sadar bawah sadar ataupun atas sadar. Umat islam ini setiap hari membaca dan memuji Allah dan mengimani Allah, baik itu melalui shalat, pengajian atau mengkaji sendiri melalui al quran, bahkan melalui dzikir dzikir yang jumlahnya fantastis. Aktivitas ini akan sangat mudah tersulut atau running ketika kita gunakan kata “saya menjalankan perintah Allah” atau disingkat dengan amanah. Awalnya kerja tidak semangat karena orientasinya uang, kita tahu bahwa uang kontra produktif dengan pengajian pengajian di banyak tempat bahwa uang itu sumber masalah, uang adalah dunia yang harus kita tinggalkan dan seterusnya, Namun di dalam amanah ini kita justru bekerjanya sangat getol , workaholic tapi bukan karena mencari uang tapi karena menjalankan perintah Allah. Uang memang tidak di cari tapi kerja bisa 26jam perhari, bukan mencari dunia tapi semata mata menjalankan perintah Allah. KIta bisa bayangkan jika umat islam menggunakan prnsip amanah ini dalam bekerjanya dalam aktivitas sehari harinya , pasti islam akan berubah. Umat islam sudah tidak tertarik lagi dengan namanya uang, dia mengatur uang untuk menjalankan amanah berikutnya atau saat ini yang sedang di jalankan. sikap duniawinya hilang berganti dengan sifat ukhrawi yang dikejar dunia, karena amanah dalam setiap langkah perbuatannya.

Sikap amanah ini harus menjadi karakter utama umat islam, dengan hanya karakter amanah ini maka akhlak mulia yang lain akan tumbuh. Jadi bagi yang pening dengan ilmu tasawuf atau pening dengan ilmu tazkiyatun nafs yang materi nya bikin blenger dibahas sampai mati tidak akan habis, maka saran saya pakai saja konsep amanah ini. JIka kita take action dalam amanah ini maka jiwa raga kita akan sehat. PIkiran menjadi logis, tidak mistis. Dan tuntunan Allah akan sangat nampak jadi kalau masih ada yang bertanya bagaimana membedakan nafsu dan perintah Allah karena dirinya belum amanah dalam kehidupan ini. Kalau kita amanah pasti akan sangat nampak bahwa Allah memerintahkan ini dan itu, dan itu sangat berbeda dengan hawa nafsu.

Amanah meski kata sederhana , namun jika dikaitkan dengan Allah maka akan banyak membuka rahasia rahasia kehidupan yang sebelumnya belum pernah kita dapatkan. Misalnya jika anda pedagang yang sebelumnya mencari keuntungan dalam perdagangan sekarang memberikan pelayanan kepada pelanggan, konsep ini akan dapat membuka rahasia marketing yang dapat melejitkan perdagangan anda. JIka anda orang tua awalnya mendidik anak itu karena anak adalah investasi hari tua atau investasi akhirat, sekarang di rubah bahwa anak adalah amanah, maka anda akan dibukakan rahasia rahasia bagaimana mengatasi masalah dengan anak dan rahasia mendidik anak sehingga anak anda menjadi anak yang melejit segala kemampuan yang terpendam dalam dirinya. dan masih banyak rahasia kehidupan jika kita menjalankan segala sesuatunya karena amanah Allah.

Setiap nafas ada amanahnya, perintahnya Dzikir

Nafas bukan gratisan, nafas ada amanah di dalamnya. Dan perintahnya adalah berdzikir dalam setiap hembusan nafas. Nafas masuk dan nafas keluar ada amanahnya. Dzikir nafas merupakan cara yang paling mudah untuk menjalankan amanah nafas ini yaitu dengan menyebuat Dia Allah atau Huu Allah. Jadi kenapa dzikir nafas memiliki daya yang kadang tidak terduga dampaknya jika kita niatkan untuk menjalankan amanah nafas ini, sebab Jika kita menjalankan amanah berarti kita mengikuti perintah Allah jika kita mengikuti perintah Allah maka kita tergolong menjadi orang yang bertakwa jika kita bertakwa maka pertolongan Allah akan kita dapatkan. Pertolongan ini lah yang membuat hidup kita semakin bahagia.

Nafas memang luar biasa karena di dalam nafas ini lah awal kita hidup dan akhir kita hidup. Hembusan terakhirpun kita harus tetap amanah yaitu menyebutnya Allah. Dan jaminan jika kita tetap amanah sampai akhir hayat maka jaminannya adalah surga, subhanallah.

jadi dzikir nafas sendiri ini merupakan bentuk dari kita menjalankan amanah Allah. Dari sini kita faham bahwa ajaran dzikir nafas adalah amanah juga. Amanah ada di dzikir nafas, yang nantinya dari nafas ini kita akan menjalankan amanah amanah yang lebih besar lagi dan skala yang lebih luas lagi. Menjaga diri untuk terus amanah dapat di lakukan dengan selalu menjaga nafas agar selalu dalam keadaan sadar akan amanah Allah.

Anda perlu membuktikan apa yang saya tulis ini, bahwa dengan sadar amanah dalam setiap nafas maka tubuh akan terasa reaksi positifnya, dan itu adalah bentuk pertolongan Allah yang paling nyata. Sadari setiap nafasnya dan sebutlah asma Allah dengan sebutan Dia Allah atau Huu Allah.

testimoni peserta pelatihan Dzikir Nafas – Amanah, video siaran langsung, dan foto bersama

Ibu Rohmah Jawa TImur

Betul pak Wid pengalaman pribadi sy setelah datang langsung ke gumpang Subhanallah…. g bisa dibayangkan atau diungkapkan dengan kata-kata,dr perjalanan sy bawah anak sakit kalau sy msh main pikiran ya sy pilih g ikut tp setelah main sadar Alloh…ya Alloh… semua dibisakan ALLAH dr anak tdk rewel sampai digratiskan tikednya sama Alloh,dan ilmu yg sampai kan pak Pur pun begitu mendalam sehingga rasanya sy Uda merasakan surga yg sesungguhnya, makanya saya agak g terima ada testimoni yg mengatakan Uda melakukan DN msh ada musibah terus tp mungkin setiap orang beda-beda hasilnya,kalau sy pribadi Subhanallah…. Alhamdulillah….Allohu Akbar cuma itu yg bisa sy ucapkan karena selama sy melakukan DN yg datang di kehidupan sy semua positif salah satu contoh yaitu dr g punya toko sampai punya toko itupun g cm satu tp ALLOH ngasih lebih,jd intinya mungkin kalau kita masih banyak ujian didalam melakukan DN berarti ALLAH ingin kita lebih Istiqomah dan Amanah🙏🙏🙏sekian pengalaman dr sy mohon maaf kalau ada kata2 yg salah 🙏🙏🙏🙏

Bp Kamay Simatupang

Alhamdulillah
Pa darman
Sama Kamay juga trimakasik bayak saya sampaikan ke pa pur yg begitu ikhlas dan sabar mengajari kita sehingga kita di tuntunnya berjalan dan berlari mendekat mendekat pada Alloh swt
Jiwa2 kita di ajak di rangkul pada Alloh swt.
Ya Alloh berilah kesehatan dan kekuatan pada guru besar kami setiyo purwanto mudahkan segala urusannya selesaikan masalahnya lindugilah beliau berikanlah keselamatan padanya
Kami ridho ya Alloh guru kami bapak setiyo Purwanto. Ya Alloh kami bersama beliau.. ya Alloh curahkan pada kami rahmatmu sebagaimana yg engkau berikan pada pak pur
Aamiin ya Alloh Hu Alloh

🙏🙏🙏🙏

Bapak Darman

🙏Alhamdulillah hirrobill allamin
Puja dan puji ku ucapa hanya untuk Allah SWT,sang penguasa jagat raya,dan tak lupa ku ucap banyak terimakasih kepada bapak Setyo Purwanto yang telah membingbing kita semua menuju jalan Allah SWT 🙏
Baru kali ini dalam se’umur hidup aku mengalami begitu bahagia nya perasaan ini🙏💖
Karena walupun pertama kali ku’bertemu dengan sosok pak Setyo Purwanto dan saudara -saudari’ku para jamaah dzikir nafas ‘yang dari berbagai daerah namun suasana persaudaraan nya begitu kental 🙏Alhamdulillah pada baik”dan ramah
Apalagi ketika ku’pertama kali ketemu dengan seorang sosok seorang beliau pak Setyo Purwanto Alhamdulillah yaa Allah beliau begitu baik pada semua jamaah’y tidak menganggap seperti tamu yang ku’rasakan beliau itu mengganggap serti saudara yang lama tak pernah ketemu,,
Dan yang tak pernah ku’lupakan se’umur hidup’ku,adalah bimbingan pak Setyo Purwanto yang begitu sangat akrab Hingga hidup’ku ini punya warna ,
Dalam acara Silaturahmi 23-24peb,2019
Adalah sebagai langkah awal hidup’ku meniti hidup yang penuh warna dan Makana
Tuk berjalan di atas,titian yang Allah ridhoi,
Darman ucapakan Alhamdulillah wa’syukurillah kepada hadirat’y
Allah SWT 👐
Dan tak lupa kepada bapak Setyo Purwanto yang tlah membingbing’ku ke jalan Allah SWT,
Dan tak terlupakan juga
Pada mas Widarto
Kang Yusuf
Pak kamay
Pak Arief Karawang
Pak poyo dan saudara -saudari’ku yang telah mendoakan ku’sampai’kan ke padepokan patrap gumpang solo🙏
Semoga kita semua menjadi insani yang selalu mendapat Rahmat dan hidayah’y Allah SWT 🙏🤝💖
Ku’ucap doa dalam hati semoga Allah SWT mempertemukan kita kembali di padepokan patrap gumpang solo aminnn yaa Allah 👐
Sallam hu Allah 🙏💖

 

Bapak Widarto

BERBAGI PENGALAMAN DARI SILATURROHIM 23-24FEB 2019
1. Perjalanan berangkat dan pulang yg sy ambil hikmah utk bersabar krn harus menunggu armada sampai 4 jam dll.

2. Anak2 asuh saya dr usia SD, SMP, SMA bisa mengikuti sajian materi2 dr pak pur, khususnya patrap gerak di lapangan,
sewkt arah perjalanan pulang, blm nyampe rumah sdh minta diajak lagi kalo ada acara di gumpang, meski dana yg sy keluarkan cukup lumayan utk membawa anak2 19anak skitar 5jt tp saya yakin alloh akan memberi solusi

3. Pendalaman materi dan praktek secara terperinci yg baru disampaikan oleh pak pur ( sejak dr 2015-2019 ,baru kali ini pak pur menjelaskan secara rinci tentang dzikir nafas dah gtu suasana padepokan di tutup kain mori menambah suasana sakral dan khidmat dlm menerima pelajaran2 yg disampaikan pak pur

4. Tdk ada spanduk background dan screen infokus pd pertemuan kali ini, sangat sederhana tp sangat berbobot dan bermakna

5. Sbg panitia sy jarang bisa duduk manis lama2 di pendopo, krn membantu ini itu, tp kali ini 80% sy bisa menikmatinya

6. Jamaah yg baru pertama kali datang ke padepokan skitar 70%

7. Materi yg full time di isi oleh pak pur

8. Testimony yg berbobot dr ust. samsyu muafi Gresik, pak Budi Sidoarjo, pak darman karawang dll

9. Tips ziarah kubur dr pak pur yg baru sy dapatkan pd pertemuan kali ini

10. Kerjasama semua jamaah dlm beres2 fasilitas, spt bongkar tenda, bongkar meja kursi, bersih2 dll, yg sebelumnya kondisi ini blm pernah dilakukan, biasanya yg melakukan beres2 hy panitia saja

11. Dan masih buanyak lagi kesan yg sy dapatkan 😊
👉🏻 bersambung… 😊😊😊

masih dari Pak Widarto

Pengalaman SILATURROHIM KE PADEPOKAN SURAKARTA

Sejak 2015 sy sdh ikut kegiatan di padepokan, uniknya meski dgn judul yg sama tp isinya yg disampaikan pak pur lebih berkembang ,kadang saat itu sy blm paham, tentunya ada kekecewaan, tp seiring dgn istiqomah ikut terus alhamdulilah kepahaman bisa di dapatkan
Contoh kaitan ATP ( Amanah Tanda Perintah)
Meski berulangkali pak pur menyampaikan dan saya sdh ngerti tp blm2 klik,
Alhamdulilah maksud ATP sekarang sy paham

Crita saya diatas bermaksud, paham / blm paham yg penting diterima dulu
🙏🏻

mas Andrey bekasi

Bismillah..Huu..Allah
Sekedar sharing pengalaman Silaturahmi kemarin..
Sesuatu yg paling berkesan bagi saya adalah pd saat latihan pendalaman Dzikir nafas di level 1..sebelumnya yg saya tau level 1 sekedar mengikuti daya keluar masuknya nafas,Tapi setelah diperdalam lagi dan dipandu pak Pur..ternyata lebih dari itu,dilevel 1 kita harus bisa memisahkan antara yg bernafas dan yg mengangamati nafas (jiwa dan jasad)..dan setelah kesadaran jiwa terpisah dari kesadaran jasad,barulah jiwa lebih leluasa berdzikir menyebut Huu..Allah (level 2)🙏mohon maaf ini sekedar pengalaman saya

menyimak dari jauh

Ibu Novi

Kesan utk saya yg tdk hadir :

Sudah lama tdk hadir di gumpang tetapi Alhamdulillah kemarin kang opik share acara nya di ytube, saya mendengarkan sambil mengerjakan pekerjaan RT rutin saat libur, dan dr yg disampaikan Pak Pur saya meneteskan air mata, Masya Allah kok bisa yg disampaikan pak Pur dgn yg sudah saya jalani, dalam hal ini
contohnya “Mengaku aku”
Bulan Januari kantor kami pindahan dan sprtnya teman teman santai saja menanggapinya dan disaat pak bos cuti saya bergerak pindah ke kantor yg baru, disana saya membereskan masalah jaringan komputer, telepon dan semua instalasi lainnya sendiri tanpa di bantu oleh rekan yg diberikan tugas kepindahan tsb. Semua rekan dan pak Bos pindah ke tmp baru tinggal terima beres dan duduk manis, apakah saya dapat point dr semua yg saya lakukan, tidak, krn yg ditugaskan bukan saya tp rekan saya dan jelas pak Bos memuji siapa heheheh, gemes saat itu, tp langsung saya mohon ampun karena Alhamdulillah disadarkan Allah bahwa “semua yang saya kerjakan itu beres bukan karena saya, tapi saya MENGAKU AKU pekerjaan tsb beres karena merasa aku yang mengerjakan”
Alhamdulillah sejak saat itu didalam bekerja saya tdk berhitung, tdk peduli orang lain ataupun pak bos tau atau tidak apa yg saya kerjakan karena saya sadar semua beres bukan karena “SAYA BISA TAPI KARENA ALLAH MEMUDAHKANNYA UNTUK SAYA”

beberapa cuplikan acara yang sempat di rekam dan diunggah di youtube

beberapa foto bersama