Menjalankan amanah di laisa kamitslihi syaiun

keitka kita ke Allah atau lurus ke Allah maka yang kita tuju adalah Allah yang laisa kamitslihi syaiun atau Allah yang tidak serupa dengan apapun, maka demikian pula ketika kita menjalankan amanah kita harus usahakan untuk berada di wilayah laisa kaitslihi syaiun  juga. Wilayah ini akan membawa kita untuk menjalankan amanah dengan tidak ada niatan apa apa kecuali hanya karena Allah. Misalnya kita menjalankan amanah pada Anak maka merawat, mendidik dan membesarkan tidak ada niatan apa apa kecuali hanya karena Allah. Meniatkan bahwa semua amanah yang Allah berikan itu ya karena Allah bukan karena niat lain seperti agar anak sholeh, agar anak bisa berbalas budi dengan orang tua. Pandangan ini tentunya akan berbeda dengan kebanyakan pendapat sebab menjalankan sesuatu dengan pamrih atau dengan tujuan dan niat tertentu. Dalam sadar Allah menjalankan amanah tidak ada niatan lain kecuali hanya karena Allah yang laisa kamitslihi syaiun.

Pada wilayah ini maka kita akan mudah untuk membaca petunjuk Allah yang terpampang di didepan mata kita. Sehingga dengan niat yang benar ini keinginan keinginan di dalam menjalankan amanah akan hilang di ganti dengan menjalankan amanah karena tanda yang ada (bukan dari keinginan atau hal hal lain yang ada dalam pikiran dan hati, karena biasanya hawa nafsu atau keinginan ego itu lebih banyak muncul dari pikiran dan hati).

Maka penting sekali kita selalu latihan dzikir nafas secara rutin dari level 1 hingga 4 dan kemudian melakukan amanah Allah di wilayah laisa kamitslihi syaiun (sibghoh).

 

Karena bekerja tidak berpikir maka santai saja

pernah anda mendapat tugas membuat artikel, atau menyelesaikan tugas yang memerlukan ide dan kreatifitas. Jika ya , apa yang anda gunakan? berpikir? atau hanya mengikuti ide yang muncul dalam pikiran?. ya tentu saja anda hanya mengikuti pikiran yang terilhami dengan berbagai macam kreativitas, dan tangan kita hanya mengetikkan apa yang sudah muncul pikiran dan anehnya tanpa perlu berpikir…. dan pada kondisi ini anda merasa nyaman diiringi lagu yang anda sukai misalnya lagi nostalgia, instrumentalia, atau justru lagu yang lagi ngehit … demi kowe, balungan kere, atau kartonyono medot janji? ya ternyata dengan memutar lagu itu dengan pelan dengan tidak mengganggu pikiran menerima ilham sangat asyik kita bekerja. Kita bisa sambil 3S santai santai saja dengan sambil melakukan atau menjalankan amanah.

Selamat menjalankan amanah dengan santai santai saja, semoga Allah meridhoi

 

Ilham Allah itu Turun Seiring Kita Menjalankan Amanah

Mendapatkan perintah Allah itu seperti kita mengendari mobil. Ketika mobil berjalan maka ada petunjuk untuk maju, belok kiri sedikit atau ke kanan dan seterusnya. petunjuk itu kita dapat setelah kita menstater mobil dan pindah gigi 1 kemudian injak pedal gas. setelah berjalan maka petunjuk Allah mengalir dan terus mengalir, tugas kita hanya mengikuti saja petunjuk Allah itu. Disini kita akan menggunakan pikiran bukan untuk berpikir tapi untuk menerima ilham Allah. Jadi kita tinggal ikuti saja. Hal ini bukan analogi tapi benar nyatanya ketika kita mengendarai mobil

Sama dengan jika kita menjalankan amanah pekerjaan, kita jalankan dulu saja amanah itu dan kita akan medapatkan perintah itu terus menerus berjalan dan kita tinggal ikuti apa saja yang diperintahkan Allah.

untuk penjelasan saya silahkan simak video saya di bawah ini https://www.youtube.com/watch?v=rAiUKLcVuuM