dzikir nafas

esensi Huu Allah

Esensi Huu Allah memang sangat dalam, dan hanya bisa dicapai dengan seringnya latihan yang terus menerus. Esensi huu Allah ini adalah sebenarnya perasaan juga dari kalimat thoyibah yaitu laa ilaha ilallah. esensi ini adalah bentuk peniadaan semuanya dan itu lah Allah. Mungkin sebagian kita bingung dengan pernyataan ini yaitu ketika huu adalah pendiaan dan ketika Allah adalah Allah. jadi sekali lagi bahwa peniadaan itu adalah Allah, atau bahwa yang tiada itu adalah Allah.

kenapa saya menyebut bahwa huu adalah peniadaan, kalimat Huu adalah Dia, kalimat dia berarti tidak ada, kalau ada berarti bukan dia tapi engkau atau kamu, nah ALlah kita tempatkan kepada Dia, agar pikiran kita menghilangkan segala keberadaan yang ada, ketika kita sudah bisa mencapai ketiadaan yang ada maka itulah Allah.

perintah seorang kyai sepuh jaman dulu kepada seluruh santrinya, carilah Allah kalau ketemu berarti itu bukan Allah, perintah itu artinya bahwa kita mencari di ketiadaan segalanya jadi kalau sampai ketemu berarti masih harus mencari sampai tidak ketemu. Cara simpel dan sederhana untuk mendapatkan ketiadaan itu adalah dengan dzikir Huu Allah dalam setiap nafas. Setiap nafas yang masuk kita meniadakan Allah sampai tidak ada dalam pikiran kita dan ketika nafas keluar kita dzikir Allah artinya bahwa yang tiada itu adalah Allah SWT. kalimat Allah ini adalah bentuk tajali nya ALlah dalam keasaran kita. sedangkan kalimat Huu adalah takholli yaitu kalimat peniadaan.

setiap nafas adalah peniadaan Allah dan pengukuhan akan kesadaran Allah. Peniadaan Allah dalam pikiran kita dan pengukuhan Allah dalam kesadaran kita. Jika kita mampu menggunakan kesadaran ini maka kita akan menemukan esendi berTuhan, memahami benar benar posisi Allah dalam diri kita yaitu bukan di pikiran tapi di kesadaran kita.

tempat belajar megukuhkan Allah dalam kesadaran

makna alhamdulillahirabbil alamin

makna alhamdililahi rabbali alamin sangatlah dalam, kesadaran kita harus masuk kepada makrikosmos bahkan kalau bisa masuk ke meta kosmos (diluar kosmos). sebab segala puji bagi Allah seru sekalian alam, disini menunjukkan kesadaran kita mengarah kepada kesadaran alam semesta yang tidak hanya kita tapi menyeluruh yaitu semua ciptaan Allah yang tidak terbatas. ketidak terbatasan dalam kesadaran inilah yang akan membawa kepada makna sebenarnya kalimat alhamdulillahirabbil alamin. bagi yang belum bisa mencapai keadaan kesadaran yang luas ini saya sarankan untuk mengamalkan metode dzikir nafas sebagai tool untuk mencapai kesadaran tanpa batas.

 

Tubuh seperti lepas saat dzikir

ketika berdzikir tubuh seperti lepas, ya itulah dzikir yang sudah mencapai pada kesadaran jiwa, bahkan tubuh sudah tidak terasa lagi atau tubuh seperti kaku tidak bisa digerakkan. untuk mendapatkan ini caranya mudah lakukan saja dzikir nafas dengan tubuh tidak bergerak sama sekali . lakukan ini selama minimal 30 menit. dengan catatan tidak tertidur dan tentunya dzikir nafas yang tidak terputus.

kesadaran jiwa ini sangat penting dalam berdzikir sebab inilah sebenarnya posisi kita mengenal Allah. Barang siapa yang mengenal dirinya maka akan mengenal Tuhannya. barang siapa yang berdzikir sampai pada keadaan “bahwa dirinya bukan tubuh” maka ia akan lebih mengenal Tuhannya., semoga kita dimudahkan untuk menjalankannya