Rumah halaqoh solo

Alhamdulillah Rumah Halaqoh Solo telah diresmikan, silakan berkunjung ke rumah kami, terbuka untuk siapapun kita belajar bersama tenang tauhid dan sholat.

Foto bersama dengan USt Abu Sangkan dan Ust Abdul Aziz ketika berkunjung Rumah Halaqoh Solo

Ust Abu Sangkan dan Jamaah shalat center solo

training tauhid di malam jumat

membawa pesan ustad Abu sangkan bahwa sekarang saat nya untuk action, yaitu berdiam membaca apa yang Allah bicarakan kepada kita. syarat untuk dapat membaca petunjuk Allah adalah dengan diam, diam silatun. terlalu banyak membicarakan spiritual justru semakin tidak memahami apa itu spirit, coba saja spiritual didiskusikan pasti semakin membingungkan dan semakin membuat pusing kepala. Tapi kalau dipraktekan maka kita akan paham sesuai dengan tahap kita berspiritual.

bagaimana rasa kopi tidak dapat diceritakan, kalau mau tahu minumlah kopinya maka kita akan tahu bagaimana rasa kopi yang sesungguhnya

Spiritual bukanlah ilmu spiritual, spiritual adalah laku, yang dari laku itu kita akan paham sesuatu kepahaman inilah yang dinamakan ilmu, tapi ilmu ini sangat subjektif, jika kita ceritakan bisa membuat orang bingung, karena kadang hal hal spiritual tidak dapat kita uraikan dalam kata kata

tiap malam jumat kita ada acara di rumah untuk menggembleng mental spiritual. untuk itu minim 1 jam kita akan duduk melepaskan dorongan jasad; lapar, haus, rasa gatal, rasa tidak nyaman. karena hanya dengan duduk diam ini kita dapat mengenal siapa diri kita. Diri yang paham menangkap ilham.

kita akan rutin latihan diam silatun sekitar jam 09.30 hingga puku 11 malam. jika saudara ada yang berminat dan tidak dapat datang ke sini boleh dllakukan di rumah masing masing cukup memohon kepada Allah ” ya Allah sambungkan diri hamba kepada Mu bersama kawan kawan shalat center solo” jangan lupa tetap menghadap kiblat yang perlu diingat ketika sudah berdoa jangan berpikir apa apa cukup lakukan silatun atau dzikir fokus kepada Allah, dzat yang meliputi segala sesuatu.

semoga Allah menuntun kita Amin

tips murah rizki (advance): menerima bukan meminta

Kebiasaan meminta minta yang disertai keraguan adalah kebiasaan yang tidaka baik. demikian pula dalam menerima rizki dari Allah. kebiasaan kita minta menambah kita semakin tidak percaya akan rizki dari Allah, jadi semakin kita minta maka semakin kita jauh dari rizki.

ada tips yang cukup mudah, jadilah orang yang menerima… minta sekali atau dua kali saja kepada Allah tapi sikap menerima rizki dari Allah kita perbanyak. mungkin kita akan bertanya kalau tidak ada rizki apa yang kita terima? nah ini lah salah satu sikap ragu ragu kita kepada ALlah. Yang saya maksud dengan sikap menerima adalah sikap kita “menerima” jadi seperti handphone yang siap menerima panggilan sewaktu waktu, makanya handphone tersebut harus selalu dalam keadaan ON, nah On inilah yang saya maksud dengan sikap menerima , sikap menerima rizki dimana kita sewaktu waktu Allah memberikan rizki kita sudah siap menerima. makanya rizki kita dari Allah jangan kjita forward kan atau jangan kita reject atau kita diamkan, jika ada rizki datang kita angkat handphone kita dan kita menerima apa yang menjadi maunya Allah. misalnya ada panggilan untuk bikin usaha … nah diterima saja dan lakukan… itu namanya menerima panggilan.. nanti jika kita semakin peka maka rizki itu akan kita terima dan terima terus.

jadi kesimpulannya jangan banyak minta ini dan itu cukup mendengarkan apa yang menjadi ilhamnya Allah kemudian kita lakukan .

salam

cahaya maksiat VS cahaya iman

dua dua nya sama sama memiliki cahaya (pengaruh, imbas, aura dll). seseorang memiliki dorongan maksiat yang kuat maka akan mengimbas atau akan mencahayai disekitarnya (cahaya kegelapan) demikian sebaliknya, dorongan yang kuat kepada Allah atau dorongan yakin kepada Allah akan memberikan dampak di sekitarnya (cahaya terang/nur).

cahaya ini bersifat  energi jika dipampatkan akan menghasilkan lontaran yang sangat kuat, sosok para wali yang menyebarkan islam ke jawa dimana beliau beliau berhijrah dari tanah arab ke tanah jawa memiliki kekuatan spiritual yang dipampatkan sehingga powernya hingga sekarang masih ada, power keimanan beliau beliau masih ada hingga sekarang.  hal yang sama juga dilakukan oleh para sahabat dan rasulullah yang melakukan perjalanan hijrah dari mekah ke medinah dimana Iman iman para sahabat dipampatkan hingga hampir ke titik nol dan luar biasa hanya beberapa saja orang yang hijrah namun islam bisa bertahan hingga sekarang.

sekarang ini islam membutuhkan cahaya cahaya iman dari setiap orang yang beriman yaitu suatu keyakinan total kepada Allah baik itu mengenai Dzatnya sebagai eksistensi mutlak, sifatnya sebagai dasar persepsi kita atau prasangka kita kepada Allah dan afal atau perbuatan Allah sebagai wujud dari tindakan tindakan riil Allah kepada kita.dengan keimanan yang kuat yang meliputi 3 tadi maka cahaya iman ini akan dapat mengalahkan cahaya maksiat yang dipancarkan oleh mereka yang memiliki dorongan yang kuat untuk melestarikan kemaksiatan mereka.

cukup dengan percaya kepada Allah maksiat yang mereka perbuat akan terlokalisir dan akan redup cahaya gelap akan mendapatkan cahaya terang dari para orang yang beriman. tidak perlu perang dan tidak perlu dilawan cukup di terangi dengan cahaya iman yang kuat yang terang benderang…

mari kita sukseskan konsep rasulillah.. MADINATUL MUNAWAROH … yang di canangkan oleh Ust Abu dengan nama LITLE MADINAH….

bismillah

share dari ustad Abu Sangkan

Tadi malam Raboan kumpul para patrapist angkatan pertama. duduk dalam lingkaran halaqah. tidak lagi membicarakan siapa diri dan siapa Tuhan, tidak lagi bicara sifat , Af’al dan Zat Allah. kami duduk dalam aktivitas ruhani menerobos ikatan diri yang sangat kuat, menerobos kepalsuan perasaan dan pikiran. Ruhku mulai berjalan perlahan dengan bekal makrifatku, aku tinggalkan diri wadagku menjadi diri Cahaya tiupan ilahy yang masih bercampur kabut pekat akal nafsuku.kami tetap bersabar dan terus berjalan tanpa berhenti. dalam setiap wilayah kesadaranku masih ada dan itu masih bukan ! teruskan !! akalmu masih bermain, ilmumu masih terlibat !! apa yang kamu pelajari tidak ada disini, apa yang kamu pikirkan tidak ada disini. apa yang kamu perkirakan tidak ada disini.Maka hilangkan akal palsumu sebab akal tidak akan menangkap keadaan seperti dalam akalmu. ini baru awal kawan …keadaan seperti menjelang tidur diperlukan akal dan pikiranmu lenyap, maka engkau akan berada dalam mimpi, tapi bukan mimpi !! bersiaplah dengan sabar karena engkau akan berjumpa dengan-Nya. apa yang akan engkau lakukan ketika dihadapan-Nya ? apa tujuan kalian ? apa maksud kalian menemui Tuhan ? keadaan ini terasa hening akibat ruhmu telah keluar dari orbit tubuhmu….perasaan sedih dan senang tidak ada, rasa penat dan kantuk tidak ada, rasa cinta dan marah tidak ada..semua rasa tidak ada !! karena engkau telah meinggalkan wilayah rasa dalam dadamu…..tinggal selangkah lagi engkau berjalan…..berbisiklah kepada beliau sang Penguasa jagat raya…aku bersedia dikuasai sepenuhnya , aku bersedia dikuasai ! biarkan ruh kalian dalam kuasa-Nya dalam kehendak-Nya, dalam kemauan-Nya…lepaskan saja jangan terlibat sedikitpun..jangan takut !! engkau akan berada dalam kondisi jadz dzaab !! namun hanya sekejab …..

kawan …mari kita evaluasi mengapa hanya sekejab ? hafalkan kondisi ketika ruhmu hampir dalam kuasa-Nya. mulailah kembali dari pintu pelepasan Ruhmu….langsung saja berada dalam wilayah tersebut tanpa harus memulai dari awal perjalanan….. kali ini engkau harus lebih total dan membiarkan ruh mu dalam Kuasa tuhanmu..relakan saja…relakan saja..relakan saja…sampai ada bimbingan ruhani untuk memahami pengajaran ini…kali ini ruhmu masih belum kuat menerimanya..tapi biarkan saja…sampai tubuhmu berguncang keras…pertahankan saja ruhmu mengikatkan diri kepada Tuhan sekuat-kuatnya. jangan takut salah karena itu timbul dari keraguan pikiranmu sendiri..teruskan saja…sampai engkau berada dalam ghaibnya Ruhani menjadi nyata ….

panduan halaqoh sholat khusyu

inti dari halaqoh adalah latihan sholat khusyu dengan materi tumakninah relaksasi, dzikir meditasi dan niat kesadaran. ketiga hal ini sebisa mungkin di sampaikan dan diulang ulang terus menerus baik dalam teori maupun latihannya. porsi yang digunakan dalam halaqoh untuk latihan dan teori adalah kalau latihan 70 % sedangkan teori 30 % atau kurang dari itu.
yang utama adalah bagaimana peserta dapat merasakan dalam setiap pelatihan sholat yang dilakukan. maka seorang trainer harus dapat menemukan metode yang pas bagaimana peserta dapat secara langsung mengalami ketenangan ketika sholat.
latihan latihan yang diberikan jika memungkinkan merupakan kombinasi antara tumakninah dzikir dan niat dalam satu rakaat saja, karena biasanya yang dilakukan di masjid raya fatimah satu rakaat saja dapat memakan waktu minimal satu jam.
fungsi dari seorang fasilitator adalah sebagai pemandu selama menjalankan gerakan dan bacaan sholat. dari mulai berdiri relaks, kemudian berniat, kemudian menyambugkan diri kepada allah kemudian seterusnya hingga salam.
usahakan setiap perubahan bacaan dan gerakan selalu diiringi niat, keadaan tubuh yang relaks dan ingat kepada allah selalu di jaga.
mengenai tot yang akan diadalah di wonogiri tanggal 13 januari 2008 di temapat Bapak subandi saya akan menyampaikan teknik teknik bagaimana menyampaikan melatih tumakninah, dzikir dan niat. akan saya beberkan beberapa tips tips bagaimana seseorang dapat merasakan tenangnya sholat. kemudian juga bagaimana sikap seorang trainer bagaimana bersikap kepada murid, kepada guru, dan yang paling penting adalah bagaiman bersikap kepada allah. insya allah semua itu aakan kami sampaikan dalam acara tot (training og trainer) untuk pembinan halaqoh sholat khusyu. sebenarnya TOT ini juga sangat cocok untuk para ustad yang memiliki jamaah agar dapat menyampaikan bagaimana melatih kekhusyuuan secara cepat dan singkat.
dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami ini harapan kami peserta dan para calon trainer dapat mengulang mengulang suasana tenang ketika sholat.

Training of Trainer halaqoh

meski halaqoh tidak ada yang jadi ustad tapi paling tidak ada seorang fasilitator yang dapat mengarahkan halaqoh terutama materi dan pelatihannya. ketrampilan ini mestinya dilatihkan atau minimal di tularkan dari halaqoh yang sudah lebih dulu berjalan. mungkin juga ada suatu pertemuan rutin seluruh indonesia pembina pembina halaqoh.

tiap daerah mestinya punya model sendiri sendiri yang sangat tergantung dari variabel pembina, jamaah dan situasi serta kondisi tempatnya. contoh saja di surakarta atau disolo kegiatan halaqoh di pusatkan di masjid raya fatimah setiap hari senin yang tentunya berbeda dengan jogja sepengetahuan saya jogja memiliki halaqoh yang banyak serta trainer yang banyak pula sehingga serta cakupan wilayah yang luas ditambah jumlah penduduk yang luas sehingga jumlah halaqohnya juga banyak.

training of trainer untuk pembina halaqoh lebih ditekankan bagaimana melatih jamaah untuk relaks (tumakninah), silatun (dzikir) dan melaith kesadaran. 3 pilar utama inilah yang setiap bertemu halaqoh selalu di ulang dan di ulang.

untuk materi materi tersebut seorang trainer halaqoh tentunya memiliki wawasan juga, hal ini dapat di perkaya dengan download di beberapa situs internet coba di gogling saja misalnya relaksasi religius… model relaksasi ini sangat pas untuk mengantarkan ke tumakninah.

kemudian silatun coba di cari tentang meditasi dzikir… mungkin ini juga bisa menambah wawasan seorang trainer.

tentang model model kesadaran bisa dipelajari karya karya harun yahya di blogroll saya ada situs harun yahya yang dapat di download bukunya.

yang tidak kalah penting adalah selalu melaith dan menggembleng diri. pengalaman menggembleng diri ini lah nantinya kita akan mendapatkan kekhusyuuan dan kekhusyuan ini bisa menambah kekuatan kita dalam menyampaikan materi pelatihan sholat khusyu kepada jamaah.