khusyu

cara shalat tarweh yang benar

12185122_10205009319048823_5774460609256465209_oshalat Tarweh cara Rasulullah >>>>>>tarweh artinya adalah istirahat, jadi jika kita menjalankan shalat tarweh tidak boleh tergesa gesa. Kita harus benar benar menggunakan tarweh ini sebagai sarana untuk istirahat. Kita lihat misalnya pada waktu berdiri maka berdirinya adalah istirahat, ketika kita rukuk maka rukuknya adalah istirahat. Pada saat rukuk kita rasakan benar benar bahwa punggung kita benar benar istirahat atau relaks, sehingga sangat terasa istirahatnya. begitu pula ketika sujud dan ketika duduk di antara dua sujud. pokoknya semua gerakan dalam shalat kita ujudkan dalam bentuk istirahat. istirahat adalah mengendorkan otot, nah pada saat shalat tarweh maka seluruh otot harus kendor. Untuk menjalankan tarweh dengan benar yaitu dengan relaks anda tidak bisa melakukannya dngan shalat berjamaah yang imamnya tidak memahami makna istirahat ini. maka saya sarankan sebaiknya anda melakukan shalat tarweh sendiri di masjid atau di rumah seperti yang dicontoh kan Rasulullah dalam shalat tarweh

shalat awal waktu yang membuat tidak khusyu

orang yang selalu mengedepankan “shalat harus selalu di awal waktu” sangat rentan terhadap ketidakkhusyuuan dalam menjalankan shalat. Tipe tipe orang yang “menyegerakan” sesuatu adalah tipe orang yang tidak tumakninah. Kelegaan orang model ini adalah, ketika selesai menjalankan shalat bukan pada waktu shalat. Orang orang seperti ini ketika mendengar adzan muncul ketidaktumakninahannya. mendengar adzan seperti orang yang harus … harus … harus… sehingga ketenangan berubah menjadi suatu keharusan yang merubah keadaan tenang tersebut… dia akan berlari menuju masjid, dia akan wudlu dengan cepat dan pengaruhnya akan di shalat yaitu dia akan shalat dengan cepat, dia akan kesal kalau imam shalatnya lama…

orang orang seperti ini biasanya wajahnya penuh ketegangan. Dia akan melihat orang yang tidak shalat di awal waktu adalah orang yang masuk “neraka”….

akan lebih baik kalau  misalnya alarm jamnya menunjukkan 10 menit sebelum adzan, sehingga ada persiapan berjalan ke masjid persiapan untuk wudulu dan persiapan menjelangan adzan… dengan persiapan ini maka sikap tumakninah sikap tenang dapat di lakukan dan dapat dipertahankan sampai masuk shalat. nah orang yang mempersiapkan shalat jauh sebelum adzan meski shalatnya di awal waktu tetap akan bisa menjalankan kekhusyuan.

Shalat bukanlah pekerjaan shalat adalah sarana kita untuk bertemu dan bersantai bersama Allah. Bukan suatu pekerjaan yang harus segera diselesaikan tepat waktu. Shalat bukanlah tugas kuliah yang harus dikerjakan dan dikerjakan …. sekali lagi shalat adalah tempat kita bertemu dan berdialog dengan Allah. Allah tidak menghendaki hambanya dalam berdialog terburu buru kesetanan. Allah ingin ketika kita berdialog dengan Beliau dapat dilakukand dengan santai dan tumakninah. sekrang lebih beradab mana shalat awal waktu tapi ingin cepat selesai, dengan shalat yang dipersiapkan waktu sebelum tiba sehingga ketika adzan dapat kemasjid dengan santai dan tumakninah dalam shalat?

jangan bergegas menjalankan shalat, kata bergegas dalam shalat sudah membentuk pikiran “kesetanan” yaitu tergesa gesa, ingin cepat selesai. Santai saja broo…

cara khusyu shalat berjamaah

Khusyu bukan terletak di fisik, tapi khusyu terletak di dalam jiwa yang tenang. Ketika kita menjadi makmum dalam shalat berjamaah, meski imam teralu cepat dalam shalat kita harus mampu membuat diri kita tetap tenang. Tenang ini dapat anda ciptakan dengan cara selalu melatih dalam keseharian. dan cara melatihnya anda dapat menggunakan dzikir nafas.

khusyu shalat berjamaah

tenang dalam shalat tidak terpengaruh apakah bacaan imam panjang atau pendek, geraknnya cepat atau lambat. tapi untuk bisa tenang ketika imam shalatnya cepat memang memerlukan keahlian dan ketrampilan khusus terutama bagaimana membuat jiwa kita tenang. ketika imam cepat tubuh kita tetap relaks, bacaan kita tetap tumakninah. Ingat bahwa dalam shalat berjamaah seluruh bacaan mengikuti imam, kalaupun kita tidak selesai membaca al fatihah misalnya maka kita harus mengikuti imam untuk rukuk … ketika kita tidak sempat membaca bacaan rukuk maka tidak perlu membaca dengan cepat, tapi langsung saja ikuti imam untuk itidal demikian seterusnya.

jangan merasa tersiksa dengan cepatnya imam shalat, cukup ikuti dan ikuti saja. kalau misalnya anda kurang puas dalam shalat berjamaah seperti ini anda bisa menggantinya dengan shalat sunah rawatib. Gantilah ketidakpuasan menjalanakn shalat berjamaah tadi dengan shalat rawatib bisa 2 rekaat atau 2 dan 2 rekaat.

bahasa “star mild” nya “enjoy aja lagi” karena jujur bagi yang betul betul kaku dengan “harus shalat berjamaah” maka dari pada gerundel imam yang sangat cepat, maka lakukan saja jalan tengah seperti yang saya tulis di atas. sehingga berjamaah anda tetap terjaga dan kekhusyuuan andapun lebih bisa dirasakan meski sangat minim.

Sholatku kehendak Allah, bukan kehendakku

shalatku adalah kehendak Allah bukan kehendakku, mungkin anda mengira saya sudah mulai seperti syeh siti jenar… ketika adzan berkumandang ketika itu saya sedang enak enaknya nonton preman pensiun 2… kalau shalat ini adalah kehendak ku pasti saya tidak akan shalat subuh, tapi karena kehendak Allah maka saya menjalankan shalat subuh. berarti shalat saya adalah kehendak allah bukan kehendak ku.

Kehendak Allah dalam shalat saya tidak hanya di awal saja tapi dari awal sampai akhir. gerak takbirku adalah gerak takbir yang dikehendaki Allah yang artinya adalah gerak Allah, dan bacaan al fatihah ku adalah kehendak allah yang artinya adalah gerak fatihah dari Allah. Gerak Allah dalam shalat saya ini sangat nyata dan sangat riil. saya tidak lagi bisa berbuat apapun laa haula walaa quwata ila billah… menggerakkan takbir tidak mampu, membaca tidak mam[u, bersujud tidak mampu… kekuatan itu datang dari Allah. Bahagia rasanya saya digerakkan Allah dalam shalat subuh. tanganku diangkat Allah mulut di gerakkan Allah untuk mengucapkan kalimat takbir.. allahu akbar.

sampai salam saya masih terduduk diam menjalankan DN sambil menundukkan dan memasrahkan semuanya… kemudian Beliau mengajarkan beberapa hal sebagai bekal saya hari ini dan selamanya.

Terimakasih ya Allah engkau golongkan dan Engkau gerakkan saya untuk shalat dan berdzikir.. cover buku shalat

daya shalat (2) : Cara aktivasi daya shalat

Hukum kekekalan energi, bahwa energi tetap akan ada, jadi daya itu kita akui milik kita atau milik Allah? daya shalat akan muncul ketika daya itu kita akui milik Allah. Maka dalam shalat kita agar daya shalat bisa teraktivasi kita harus menghilangkan kekuatan kita yaitu laa haula walaa quwata ila billah. Dengan menghilangkan kekuatan kita dalam shalat baik itu takbir, sujud, tahiyat dan semua bacaan serta garakan shalat maka daya itu akan berganti menjadi daya ilahi dan itu akan menjadi daya shalat yang akan membuat shalat kita sangat nikmat dan setiap bacaan dan gerakan menimbulkan daya tertentu, yang tidak kita dapatkan ketika kekuatan kita masih ada atau kekuatan daya shalat tidak teraktivasi.

Menghilangkan daya diri sebenarnya masalah pengakuan kekuatan Allah saja, sedangkan Allah tidak mau disandingkan dengan kekuatan apapun termasuk juga kekuatan diri kita. maka peng nol an diri sangat penting sebagai langkah untuk menimbulkan kesadaran kekuatan Ilahi. Selama ini mungkin kita shalat mengandalkan kekuatan kita. kita merasa bisa shalat, kita merasa bisa takbir, merasa kita bisa sujud merasa kita bisa membaca al fatihah, merasa merasa ini adalah satu bentuk kekuatan diri yang mengakibatkan Allah tidak memberikan kekuatan shalat. kita lihat saja dalam diri kita ketika kita tidak mengenolkan diri maka pikiran akan lari kemana mana, jasad tidak tenang, emosi bergejolak… tapi coba kalau benar benar kita mengakui tidak ada daya dan upaya kecuali kekuatan dari Allah maka pikiran akan tenang jiwa akan tenang jasadpun akan tenang

Dzikir Nafas adalah suatu metode untuk mengenal daya ini, daya yang dari Allah. Latlihan latihan khususnya sudah ada sehingga ini akan memudahkan anda untuk belajar daya Allah. Proses proses laa haula walaa quwata ilaa billah ada dalam dzikir nafas, kurikulum sudah tersusun sehingga siapapun yang belajar dzikir nafas akhirnya akan mengenal daya Allah ini. Tinggal nanti ketika shalat kita nol kan diri kita kemudian kita takbir rukuk dan sujud. Jadi Dzikir nafas sangat membantu anda untuk mendapatkan shalat yang berkualitas yaitu shalat yang khusyu.

semua posisi sholat harus seimbang (balance)

semua gerakan sholat dimulai dari berdiri, rukuk, itidal, sujud, iftirasy harus dilakukan dengan badan seimbang atau balance. keseimbangan ini akan memperingan berat badan kita sehingga relaks tumakninah mudah kita capai. misalnya pada saat berdiri kaki harus selebar bahu, jika terlalu lebar maka pinggang kita akan tertekan, jika terlalu rapat maka kita akan mudah jatuh. kemudian saat berdiri kenapa jari jari kaki dihadapkan ke kiblat ? ini juga menambah kekuatan kaki kita untuk menahan berdiri dan akan terasa lebih ringan.

posisi seimbang juga ada pada rukuk , kuncinya adalah kaki tidak menahan ke depan juga tidak menahan kebelakang, kemudian rukuk kita akan terasa lebih ringan.

saat duduk iftirasy tulang punggung juga harus lurus tidak membungkuk ke depan sebab tulang balakang kita akan menahan beban,.

jika kesimbangan ini dapat kita jaga insya Allah kita akan lebih mudah mengendorkan otot otot kita. selamat berlatih dan mencoba.

salam

dari 5 A kembali ke Mama Dedeh

inilah perjalanan islam yang perlu dicatat oleh ahli sejarah islam diindonesia…. sekitar 3 , 4 tahun yang lalu nama 5 A mulai muncul yaitu AA gym, Ary Ginanjar, Abu Sangkan, Arifin Ilham, dan AA Yusuf Mansyur ( AA nya pemaksaan) …. kemunculan para ustad kelas nasional ini menggemparkan dunia dakwah islam. mereka boleh dibilang mendobrak sistem pengajian yang tradisionel menjadi suatu yang instan dan berkesan. layaknya selebritis kemanapun mereka akan diliput dan dikejar oleh para penggemar fanatiknya… namun akhir akhir ini popularitas beliu mulai menurun dan sepertinya gaungnya tidak seperti dulu lagi…

namun bersyukur masing masing dari beliau meninggalkan kesan mendalam tentang islam… AA gym dengan kelembutan hatinya, Ary dengan wawasan tauhidnya, Abu sangkan dengan khusyu nya, arifin dengan dzikir kolosalnya, dan Yusuf Mansyur dengan sedekahnya… meski ketenarannya menurun namun semangat yang beliau beliau sampaikan membekas dalam benak kita.

menurunnya 5A ini saat ini terkait dengan metode yang beliau sampaikan jika metode ini tidak update lagi otomatis akan ditinggalkan oleh penggemarnya… maka perlu adanya ilham yang dapat menuntun beliau beliau ini agar selalu update dalam menyampaikan dakwahnya dan tidak hanya mengandalkan kepandaian akal semata.

satu acara televisi yang cukup banyak pendengarnya sekarang ini adalah pengajiannya indosiar mama dedeh… ya semoga ini tetap terjaga kepopularennya… namun dikalangan ibu ibu memang beliau cukup popular….

mengkhusyui hidup atau mengkhusyui sholat dulu

barangkali ini dua hal yang tidak tahu mana yang harus di dahulukan. karena dua duanya bisa berjalan bareng, atau hidup dulu atau khusyu dulu yang khusyu. hidup yang khusyu atau mengimbas pada sholat yg khusyu demikian pula sebaliknya….

sholat khusyu tapi kalau tidak mengimbas ke kehidupan ya sama saja… demikian pula sebaliknya….wis pokoke dua dua nya harus saling mempengaruhi

Hidup lurus ke allah

Kemurnian tauhid adalah kelurusan kepada allah. Seperti memasuki lorong dimana alam pikiran dan alam perasaan menarik kearah menyamping dari arah lorong itu. Ke allah sering di tutupi dengan alam pikiran dan alam perasaan seingga allah tidak seperti apa adanya allah, namun masuk dalam rekayasa alam pikiran. Kelurusan kepada allah ini membawa kita kepada kemurnian kita kepada allah. Coba kalau kita duduk diam mengarahkan diri kepada allah (mancer) maka akan terlihat jelas bagaimana alam pikiran dan alam perasaan menarik seperti magnit untuk keluar dari tujuan kita kepada allah. Hidup lurus kepada allah ibarat sebuah perjalanan yang penuh rintangan, rintangan rintangan itu bukan dari luar namun dari dalam diri. Ketika kita lurus kepada allah maka hati dan pikiran yang menggoda kita, namun kalau kita kuat ke allahnya maka pikiran dan perasaan akan mengikuti keadaan jiwa kita sehingga alam pikiran dan alam perasaan akan merasakan suatu experience dari keadaan kejiwaan kita, nah dalam posisi ini kita akan dapat menguasai pikiran dan perasaan, tidak tergoda lagi

shalat khusyu salah kaprah

apa beda toriqoh dengan sholat?  kalau toriqoh ada mursidnya tapi kalau shalat khusyu tidak ada mursyidnya, artinya langsung ke allah, tidak ada penghalang, tidak ada hijab, langsung ke allah. sholat inilah thoriqoh yang diwajibkan oleh allah karena gurunya langsung yaitu allah, bukan orang atau pun yang lainnya. orang mau berjalan ke allah lewat sholat saja lebih praktis ekonomis dan dijamin keselamatannya.

kalau sholat khusyu masih membayangkan guru mursyid baik lewat imajinasi, mapun lewat gambar itu namanya shalat khusyu yang salah kaprah. karena sholat langsung menghadap allah dan langsung diterima allah, tidak melalui wasilah, tidak melalui perantara. jadi jangan melakukan sholat khusu salah kaprah karena bisa merusak nilai sholat itu sendiri.