Kurikulum Halaqoh sholat khusyu bab Tumakninah

Pada bab Tumakninah ini yang terpenting adalah mengajarkan tentang bagaimana posisi sholat, bergeraknya sholat dan bacaan sholat. Ketiganya harus dilakukan dalam keadaan tenang dan relaks. Ketika posisi berdiri harus benar benar dilakukan dengan seimbang dan relaks serta berdiri lama, setiap posisi harus di latihkan minimal 15 menit. Jadi berdiri 15 menit, rukuk 15 menit dan poisis yang lainnya. Satu pertemua halaqoh bisa dilakukan untuk satu posisi sholat misalnya hanya berdiri saja. kalau waktunya masih bisa dilakukan berulang ulang di sela sela latihan diisi dengan evaluasi. trainer harus bisa membuat peserta lebih bisa merasakan bagaimana berdiri yang benar dan merasakan benar benar bahwa berdiri sholat dapat membuat merasa berhadapan dengan Allah.

ini baru berdiri sholat , kalau rukuk, sujud dan duduk iftirasy berarti latihan ini bisa dilakukan 4 kali pertemuan. belum nanti bagaimana gerakan takbir, gerakan dari berdiri ke rukuk dan seterusnya itu dapat dilatih secara khusus, dalam satu ppertemuan. setelah gerakan nanti bacaan dari mulai bacaan takbir sampai salam …. jadi kira kira kurikulum halaqoh sholat khusyu ini bisa dilakukan 2 bulan (8 kali pertemuan).

 

Menjelang Takbir dalam Sholat

menjelang takbir dalam sholat tidak hanya meluruskan niat namun anda harus benar benar sudah bisa menenangkan pikiran dan hati anda sehingga jiwa anda tenang. caranya sangat mudah yaitu dengan berdiri tenang kendorkan seluruh otot dimulai dari kepala hingga turun kaki. Saya kira anda mampu dengan cara yang lebih spesifik melakukan teknik penenangan diri. cara ini mungkin sama ketika anda akan tidur. Anda mulai merebahkan diri, mengendorkan otot dan seterusnya anda mulai untuk tertidur.

Syarat sholat adalah tumakninah, tumakninah itu artinya tenang, tenang ini bukan di tubuh, bukan di otot otot, tapi tenang itu di jiwa, sehingga syarat sholat jiwanya harus tenang. nah kita harus bisa menemukan bagaimana dalam sholat kita bisa tenang. mungkin larangan “jangan sholat jika belum tumakninah”. Rasulullah mengajarkan demikian. 

bahaya membenci orang yang sholatnya khusyu

ternyata manusia itu memiliki ciri khas, jika membenci suatu kebaikan maka dia tidak bisa menggapai kebaikan tersebut. jika orang membenci orang yang senang umrah maka dia tidak akan mampu umrah, jika membenci orang yang sedekah maka dia tidak akan menjadi ahli sedekah. Demikian pula orang yang membenci orang yang sholatnya khusyu bisa dipastikan sholatnya tidak akan bisa khusyu. berhati hatilah dalam membenci kebaikan.

berapa banyak orang yang tidak khusyu membenci orang yang belajar khusyu. kadang bencinya karena dia sendiri tidak bisa melakukan khusyu. rasa iri inilah yang menyebabkan kebencian tersebut. rasa iri ini akan menyebabkan orang tersebut tidak mampu melakukan apa yang diirikan.

maka jangan lah kita membenci kebaikan orang, sebaiknya kita mengapresiasinya, ataupun menghargai orang yang telah berbuat baik. sehingga kita, meski belum bisa melaksanakan atau melakaukan perbuatan baik seperti yang dilakukan orang lain suatu saat akan dapat melakukannya.

Jika sholat tak berasa lagi, harus bagaimana?

Sholat kita kadang terasa nikmat kadang biasa kadang setengah nikmat …. tak menentu. Kalau pas nikmat rasanya sholat itu sangat indah, namun sayangnya tidak setiap sholat kita tidak merasakan yang demikian, kecuali bagi yang benar benar istiqomah. lalu kita harus bagaimana jika sholat kita tidak berasa lagi? atau berkurang rasa nikmatnya? Ada salah satu cara, alhamdulillah kemarin dari ngaji kitab al khusyu fi sholat ada ilmu dari Ust Muhammad Muin beliau mengatakan jika sholatnya drop maka cukup akui saja bahwa sholat yang nikmat kemarin adalah dari Allah, bukan dari kita. jadi ada sikap pengenolan diri.

Tips ini menarik , karena kebanyakan dari yang belajar khusyu ketika khusyu itu tidak datang bingung harus bagaimana, ada yang memaksaakan khusyu ini malah semakin menambah tidak khusyu. Ada yang semakin jauh dengan khusyu mereka membiarkan kalau tidak khusyu…. katanya … sholat yang umum umum sajalah… peduli amat dengan khusyu.

baiklah semoga tips sederhana ini bermanfaat, dan terimakasih Ust Muhammad atas pencerahannya

menjalankan khusyu semampunya

memaksakan khusyu dalam sholat menyebabkan sholat kita tidak tumakninah. Khusyu itu bertingkat dan kita diperintahkan Allah untuk melakukan sholat khusyu semampu kita. kalau kita belum mencapai khusyu pada taraf tertentu maka santai saja  lakukan dari hal yang paling kita bisa lakukan. Misalnya kita baru mampu khusyu dengan mengendorkan otot ya lakukan itu, jika kita baru bisa sadar Allah ketika sholat hanya sebentar ya lakukan semaksimal mungkin.

khusyu bukanlah syariat, sehingga tidak khusyu pun tidak membatalkan sholat. Khusyu adalah rejeki  yang datangnya dari Allah. Ada orang yang diberi rejeki khusyu yang banyak ada pula yang sedikit. maka bersyukurlah kita jika kita diberi khusyu, dan peliharalah rasa khusyu tadi , pertahankan rasa khusyu itu tadi.

Program Ngaji Kitab Al Khusyu Fii Shola

Insya Allah seminggu sekali shalat center solo menyelenggarakan program ngaji kitab al khusyu fii shola. Program ini terbuka untuk umum namun syaratnya harus memiliki kitab terlebih dahulu harga 200ribu. JIka anda berminat tapi berada di luar kota saya insya Allah bersama kawan kawan sc solo akan meng upload di web ini dalam bentuk .amr .

Sebagai pengasuh program ini adalah Kyai haji Muhammad Muin beliau merupakan Salah satu Kyai di Solo yang Ilmunya sangat mumpuni untuk membahas kitab ini. Beliau sudah saya ikuti sejak saya duduk di SMA dan saya masih berguru kepada beliau sampai sekarang.

demikian semoga manfaat .

oh ya saya mohon masukan dan komentarnya sehingga hasil rekaman ini dapat dengan mudah di akses oleh yang memerlukan.

Etika belajar khusyu

ada satu etika ketika kita belajar khusyu yaitu tidak boleh menilai ketidak khusyuan orang lain. sebab masalah khusyu adalah masalah hidayah dari Allah SWT jadi misalnya kita sudah mendapatkan kekhusyuan itu maka kita tidak boleh menilai orang lain. Khusyu layaknya rejeki tidak boleh di sombongkan dengan menganggap diri lebih baik dari pada orang lain.

tulisan ini sekedar mengingatkan saja kepada kawan kawan dan khususnya bagi saya sendiri untuk tidak menilai sholat orang lain. Ilmu khusyu yang sudah kita terima dan rasakan bukan menjadi alat pembeda sholat kita dengan sholatnya orang lain.

ada satu saran untuk menghindari penilaian kepada orang lain. ketika berada di masjid tundukkan pandangan jangan melihat sholat orang lain. ……..mungkin pembaca lainnya ada yang memiliki tips silahkan tulis di komen …