bedanya supersadar dengan bawah sadar

sangat berbeda…. seperti bedanya alam jin, syetan dan alam ketuhanan, alam berhala dan alam laisa kamitslihi syaiun. masukilah alam supra sadar jangan memasuki bawah sadar. kalau bawah sadar kita akan ketemu dengan jin, hantu hantu, syetan syetan dan lain sebagainya. islam turun untuk menghindari alam alam bawah sadar, yaitu dengan menghapus segala kemusyrikan, khurafat, berhala berhala…..

islam mengajak kita unntuk memasuki alam supra sadar yaitu kembali kepada Allah, artinya kembali ke Alam ketinggian yaitu alam supra sadar. alam ini tidak objek yang bisa di persepsi, objeknya tidak berwujud, karena Allah adalah “tidak bisa disamakan dengan sesuatu apapun”

kemenangan islam jika umatnya mau kembali ke alam supra sadar. yaitu kemenangan bersama Tuhan Allah

jurnal malam jumat 6 mar 2009

lama tidak menulis jurnal malam jumat, pelajaran malam tadi merupakan kelanjutan yang kemarin tentang hakikat diri. kalau malam jumat yang lalu kita belajar mengurai tubuh hingga mencair seperti es, sehingga ketemu aku yang luas, malam jumat kemarin belajar aku yang luas diajak tunduk kepada allah, ihlas dan pasrah sampai pada akhirnya lebur.

malam jumat tadi masih menyinggung sedikit tentang hakikat syirik dan tidak syirik. intinya adalah syirik itu ending nya bukan allah, tapi kalau beriman itu endingnya allah. jadi perbuatan fisik tidak bisa menjadi ukuran sseorang dikatakan syirik atau bukan. karena perbuatan hati (syirik) yang tahu hanyalah allah dan manusia itu sendiri.

pembicaraan juga menyinggung tentang motivasi bisnis. pak fairu alhamdulillah datang dan bercerita tentang seorang raja yang memiliki gadis. kemudian gadis itu ditawarkan ke sejumlah raja raja tetangganya.. dengan syarat melewati sungai yang panjangnya 20 meter dengan berenang. kemudian karena cantiknya putri raja maka berdatanganlah para raja untuk meminang gadis. dalam pembukaan perlombaan tersebut sang raja menceritaka bahwa disungai itu ada buaya ganas yang belum makan selama 1 bulan jadi hati hati saja, sontak keterangan raja tersebut membuat para pelamar menjadi ciut nyali… namun ada satu raja yang tiba tiba saja Byuuur masuk ke sungai dan benar saja sang pelamar tadi dikejar buaya yang 1 bulan belum diberi makan..dengan ketakutan dia berenang secepat cepatnya. dan alhamdulillah akhirnya sang pelamar berhasil berenang sampai tepi….sang rajapun heran berani sekali pelamar ini… kemudian beliaupun bertanya “apa kiatnya sampai berani masuk ke sungai dan berhasil berenang ke tepi…” sang pelamar pun menjawab dengan nafas masih terengos engos dan ketakutan masih menyelimuti “kiat apa, saya tadi masuk ke sungai di dorong dari belakang…….”

cerita ini memotivasi orang tentang “THE POWER OF KEPEPET (terdesak)” kata pak fairu. kalau orang terdesak pasti bisa. orang  bisnis pun perlu kepepet agar bisnisnya jalan.

demikian dulu jurnalnya … kalau mau diceritakan banyak lha wong ngobrol dari jam 20.50 nyampai jam 02.00, kalau berminat datang saja malam jumatan di sini…. nambah rame ..

Allah sebuah nama

kata Allah adalah sebuah nama bukan dzat allah itu sendiri, kadang kita mengarahkan diri kita kepada allah sebagai kata bukan allah sebagai dzat. seringkali kita mengarahkan diri kita pada asma ul husnanya bukan yang memiliki nama itu sendiri. inti dari kesambungan atau silatun adalah ke dzat atau Dat Allah. dat allah sesuatu yang berbeda dengan apa yang kita persepsikan, selama kita mempersepsikan dat berarti bukan dat itu sendiri namun suatu rekayasa pikiran kita.

sedikit mengulas masalah kekahawatiran kaum salaf (yang mengaku paling murni dalam memahami islam) kaum salaf ini sangat menghindari adanya arah kejiwaan yang lurus kepada dat Allah karena khawatir atau takut kalau salah. karena ketakutan yang berlebihan inilah mereka hanya mengarahkan tujuan ibadah kepada bukan dat allah namun sebatas nama itu sendiri. makanya ketika “abu sangkan” memperjuangkan Dat allah agar menjadi tujuan dalam setiap ibadah ditentang keras oleh mereka (kaum yang mangaku salaf). sehingga Abu Sangkan dikecam habis habisan bahkan dituduh sebagai ajaran yang sesat (padahal kesesatan sebenarnya ada pada mereka yang mengarahkan ibadahnya bukan kepada dat allah).

nah kita berjuang dengan sholat khusyu dan patrap tidak lain untuk meluruskan iman kita jangan sampai kita terjebak kepada “hanya sebuah nama Allah” tapi betul betul mengarahkan diri dan jiwa kita dalam setiap ibadah kepada allah yang hakiki.

mengapa kita menghadap kakbah

kakbah bukan tempat sesembahan atau tujuan kita dalam beribadah, kakbah adalah simbolisasi dari ketiadaan allah. maka ketika ada yang bertanya ada apa di dalam  kakbah jawabannya ya tidak ada apa apa, yang ada ada adalah kekosongan..apa makna kekosongan itu, mengapa kita menghadap kepada yang kosong, itulah hakkat ketuhanan yaitu kekosongan artinya Allah tidak dapat kita jangkau dengan akal pikiran kita sehingga yang ada adalah kosong. simbolisasi inilah keunikan dari islam mungkin agama lain atau aliran kepercayaan lain akan menganggap bahwa yang disembah apa itu batu, pohon atau yang lainnya memiliki kekuatan tertentu dan berpenghuni sesuatu, hal ini akan sangat berbeda dengan kakbah yang kosong dan tidak ada kekuatan apapu, istilahnya tidak ada dayanya.

ustad abu menerangkan tentang ketiadaan daya atau energi di kakbah… benar saja kalau beberapa orang ngecek daya kakbah dengan daya tempat tertentu daya akan lebih tinggidi tempat keramat tersebut. namun pak abu menceritakan bahwa kakbah memiliki suatu daya yang sangat halus yaitu daya keimanan kepada allah….

baik kembali ke masalah mengapa kita menghadap kakbah, berarti jika menghadap kekosongan secara otomatis kita akan mengarah kepada kekosongan juga, hijab yang paling kuat dalam makrifat kepada allah adalah ke akua an kita atau kedirian kita, maka dalam sholat kita betul betul kita arahkan dirikita untuk meleburkan diri dalam kekosongan seperti simbolisasi dari menghadap kakbah ini.

kiblat juga bukan barat atau timur atau arah yang lain. kiblat bukanlah arah, kiblat adalah kelurusan kita menghadap ke allah, inilah sebenar benar kiblat.

maka diwajibkan kita berhaji ke baitullah agar kita bisa thawaf yaitu mendekati kakbah dengan memutar apa makna berputar yaitu meniadakan arah atau meniadakan apa yang ada ada dalam pikiran kita sampai kita menemukan kekosongan kita, nah kekosongan inilah yang nanti kita bawa ke tanah air dan kita gunakan dalam setiap kita sholat.

kaya raya karena allah

bersedia tidak jika kita dikayarayakan allah, siap tidak jika kita dikayarayakan allah… pertanyaan ini merupakan awal yang saya ajukan agar kita sadar bahwa kekayaan yang kita dapatkan bukan dari hasil kerja keras kita namun karena pemberian allah. kebanyakan orang karena kurang sadar bahwa kekayaan yang ada pada dirinya bukan dari allah menyebabkan ketakutan dan kecemasan. jika kita menyadari bahwa kekayaan yang kita dapatkan merupakan “berasal” dari allah maka kita akan lebih mudah untuk dikayakan allah dengan ihlas…yaitu kaya raya karena allah.

kaya raya karena allah selanjutnya adalah menysukuri apa apa yang  belum terjadi, jadi begini karena kita ini menginginkan hidup kita berkelimpahan harta dari allah maka kita harus sudah mensyukurinya berkelimpahan harta bukan hanya saat ini namun kita mensyukuri kelimpahan harta yang akan diberikan allah sekian waktu kedepan. mungkin kita berpikir “aneh” apa tidak namanya mengkhayal… tidak karena konteknya adalah bersyukur… kecuali kalau membayangkan kekayaan tapi tidak disertai kepada allah dan tidak mau beryukur maka akan jadi penyakit hati.

selanjutnya adalah mendeteksi jalan rejeki apa yang akan diberika allah, cari yang paling mudah dan menghasilkan harta yangberkelimpahan. doa saja kepada allah, ya allah tunjukkan kepada saya jalan rejeki yang dengan usaha minimal dan hasil maksimal…… doa ini akan berpengaruh terhadap ide ide kreatif yang ada dalam diri kita. terus saja mengalir sambil terus melakukan apa yang seharusnya dilakukan.

demikian segala sesuatu yang ada harus kita jalankan sebaik baiknya sebagai suatu amanah. semoga allah meng kayaraya kan kita… aminnn

shalat khusyu salah kaprah

apa beda toriqoh dengan sholat?  kalau toriqoh ada mursidnya tapi kalau shalat khusyu tidak ada mursyidnya, artinya langsung ke allah, tidak ada penghalang, tidak ada hijab, langsung ke allah. sholat inilah thoriqoh yang diwajibkan oleh allah karena gurunya langsung yaitu allah, bukan orang atau pun yang lainnya. orang mau berjalan ke allah lewat sholat saja lebih praktis ekonomis dan dijamin keselamatannya.

kalau sholat khusyu masih membayangkan guru mursyid baik lewat imajinasi, mapun lewat gambar itu namanya shalat khusyu yang salah kaprah. karena sholat langsung menghadap allah dan langsung diterima allah, tidak melalui wasilah, tidak melalui perantara. jadi jangan melakukan sholat khusu salah kaprah karena bisa merusak nilai sholat itu sendiri.

kenapa waliyullah kok cuma sedikit????

ini memang manusianya yang nggak mau jadi wali atau memang allah yang menghendakki demikian. saya heran mengapa juga para ustadz dan kyai banyak yang berpendapat bahwa satu jaman hanya ada satu wali… apa ya dasarnya…. jadi kalau sudah ada apa tidak ada kesempatan untuk mendaftar menjadi waliyullah… kadang ini membuat menjadi pesimis ya kalau sudah ada wali sudah tertutup bagi kita untuk bisa menyamainya….

he he atau kalau saya suudzan apa idealisme yang seperti ini yang  ditanamkan oleh mereka yang mangaku wali agar kewaliannya tidak tersaingi…. ya suudzan ini mungkin sangat kurang ajar… tapi ya mungkin saja kan.

bagaimana ya kalau seandainya kita yanya saja ke allah apakah benar keikasih allah setiap jaman hanya ada satu . kalau benar demikian berarti allah pilih kasih juga ya… padahal di dalam ayat ayat di quran memberikan kesempatan seluas luasnya kepada setiap hambanya untuk menjadi kekasih Allah.

nah sekarang berarti yang salah siapa Allah kah yang pilih kasih atau para kyai dan ustad yang menganggap bahwa wali itu hanya satu….

sebeanrnya juga kalau ditanya lebih lanjut bahwa tidak ada yang tahu bahwa dirinya wali atau bukan, yang tahu hanya Allah so… jangan mengaku ngaku jadi wali… apalagi menganggap sok tahu bahwa wali itu cuma sedikit ….. semua berhak… dan semua diberi kesempatan oleh allah untuk menjadi waliyullah atau kekasih allah. semoga kita semua bisa menjadi waliyullah dengan kadar cinta kepada allah amiin amiin…