hidup itu ada dua pilihan menjalankan amanah atau siap siap pulang kembali ke Allah

JIka Allah sudah tidak memberikan amanah lagi maka siap siap saja untuk pulang kembali kepada Allah. BUmi Allah tidak menerima pengangguran. JIka kita merasa tidak ada amanah lagi maka siap siap saja itu akan lebih baik, ya ibarat orang punya toko dan sudah tidak ada pembeli lagi dan waktu juga sudah petang, ya siap siap saja untuk pulang kembali ke rumah. kalau kita tidak menerima amanah apapun dari Allah itu artinya kita diberikan sinyal Allah untuk pulang kembali, kita harus paham ini agar kepulangan kita adalah kepulangan yang menyenangkan.

Sungguh, kuciptakan manusia untuk menjadi khalifah. khalifah pasti ada amanah, jika kita tidak memiliki amanah berarti kita tidak digunakan lagi dalam kehidupan dan ketika itu saatnya terjadi pada diri kita maka sebenarnya Allah mengajak kita untuk kembali pulang, pulang kepangkuanNya.

Dalam lagu jawa ada sluku sluku bathok….. maknanya bahwa ketika kita hidup dan diberikan amanah maka bergeraklah namun jika kita sudah tidak ada lagi gerakan maka kita mirip orang mati, artinya kita diberikan sinyal Allah untuk siap siap kembali kepadaNya.

Sekarang tanya pada diri kita masing masing apakah Allah masih memberikan kita amanah? amanah keluarga, amanah tubuh, amanah pekerjaan, amanah pendidikan, amanah kemasyarakatan dan lainnya, jika iya maka bergeraklah untuk memenuhi amanah itu. Ya bergerak yang mengarah kepada pemenuhan amanah itu.

Jadi dapat saya simpulkan bahwa hidup itu ada dua bergerak atau siap siap mati. 

Cara menghadapi perang kehidupan

Perang kehidupan kadang kita jalani, dimasa masa sulit di masa masa kita harus bertempur dalam hidup. Hidup kadang kita sibuk kadang biasa, kadang kita banyak pekerjaan dan kadang kita banyak masalah, disaat inilah yang saya maksud dengan perang kehidupan. Ada orang yang kuat dengan kerasnya hidup, ada yang tidak kuat akhirnya stress … Nah dalam kita sadar Allah ada satu cara kita untuk menghadapi perang kehidupan ini. caranya persis sekali dengan apa yang Allah perintahkan kepada Nabi SAW ketika beliau perang , yaitu di surat al anfal 17

di ayat ini Rasulullah mendapat penegasan dari Allah karena Sepertinya Rasulullah ragu ketika menghadapi perang karena berkecamuknya perang , maka turunlah perintah ayat ini yaitu Hai Muhammad bukan engkau yang melempar tapi Aku. Jadi Rasulullah dapat penegasan bahwa Bukan Rasulullah yang melempar atau memanah tapi Allah. Disini mengandung makna bahwa ketika kita menghadapi kehidupan yang rumitnya laksana perang, maka kita alihkan saja bahwa yang bertindak sekarang bahwa yang melakukan penyelesaian pekerjaan ini adalah Allah.

untuk bisa melakukan cara diperlukan kesadaran yang benar tentang Allah yaitu suatu kesadaran bahwa hanya Allahlah yang memiliki kekuatan bukan kita. jadi hadapi perang kehidupan ini dengan mengandalkan kekuatan Allah kita berani saja dan terus berjalan menyelesaikan masalah masalah yang sedang kita hadapi.

 

siapakah orang pintar itu ?

orang pintar adalah orang yang terilhami hal hal yang orang lain belum atau tidak terpikirkan. Orang pintar bisa memberikan solusi dari permasalahan yang muncul meski itu terkesan sederhana. orang pintar bukanlah orang yang IQ TINGGI, bukan orang yang selalu rangking satu di kelasnya, tapi mereka yang bisa berpikir lain dengan yang lainnya. bisa memberikan inspirasi dan ide bagi yang lainnya.

untuk bisa menjadi pintar sangatlah sederhana yaitu luaskan kesadaran, semakin luas kesadaran maka wadah itu semakin besar, dan semakin besar wadahnya maka akan mudah menemukan peluang peluang yang orang lain belum pernah terpikirkan.

orang pintar untuk jaman sekarang adalah yang bisa menggunakan teknologi internet bukan lagi menciptkan teknologi internet…. pengaruhnya akan sangat besar jika orang dapat menggunakan teknologi. Misalnya transportasi online itu akan menggeser offline..tidak bisa tidak, transportasi offline akan tertinggal.

maka semua lini, harus bergerak ke online, jaman sudah berubah dan kita harus berubah. Dakwah nantinya bergeser ke online…. pengajian konvensioal akan tertinggal dan akan ditinggal. pertemua guru murid paling hanya sekali atau dua kali saja selanjutnya  melalu online. perubahan dunia adalah kehendak Allah, adanya internet dan media online adalah kehendak Allah  maka kita wajib untuk mengikuti kehendak Allah tersebut kalau tidak mau tertinggal.

jadilah kita orang yang pintar yaitu menjadi orang yang TIDAK kolot dan terlalu bangga dengan masa lalu. Masa lalu itu anggap pengalaman saja jangan dipakai. negara yang terlalu mempertahankan budaya masa lalu akan tertinggal dan tertinggal. kenangan masa lalu tidak akan bisa memberikan solusi pada masa sekarang.  budaya yang berakar pada hiburan dan tontonan wajib di tinggalkan tapi budaya yang berakar pada tuntunan hidup wajib kita olah dan sesuaikan dengan sekarang.

 

 

Mendengarkan perintah Allah

dalam kehidupan sehari hari Allah sering berkata kata yang seringkali kita abaikan. Perintah demi perintah itu ternyata ada dalam setiap detik ada dalam setiap saat. Beliau bersifat kalam artinya memang Beliau selalu berkata kata dan selalu memberikan perintahnya kepada kita. Seandainya saja kita mau mendengarkan Beliau dan menjalankan apa yang beliau perintah kan maka manusia itu akan hidup bahagia. Banyak yang terjebak kalau mendengarkan perintah Allah itu harus membaca al quran harus dari hadis bahkan harus mendengarkan kata hati… ternyata tidak perintah Allah memang ada di quran dan di hadis tapi sebenarnya perintah Allah juga ada keseharian kita.

Banyak yang takut ketika mendengarkan perintah Allah yang ada dalam keseharian ini. Perintah Allah yang satu ini dianggapnya menyesatkan dan bahaya. Sekarang bagaimana mau bisa mendengarkan kalau telinganya saja sudah ditutup kalau pendengarannya sudah tidak mau mendengarkan dengan prasangkan bahwa itu adalah sesat dan bahaya. Kita harus mengakui bahwa dulupun Nabi dan Rasul mengguankan “pendengarannya” untuk menerima perintah Allah secara langsung (tidak malalui malaikat). kenapa kita tidak belajar mencontoh apa apa yang dilakukan para Nabi dan para rasul, apakah kita menolaknya apa apa yang pernah dilakukan para Nabi dan Rasul yang katanya kita ini mencontoh nabi yang katanya kita ini itiba’ rasul. kalau kita kita benar benar umat nabi Muhammad maka apa yang beliau lakukan juga harus kita lakukan. Terutama dalam hal ini yaitu mendengarkan perintah Alah secara langsung ini. jangan menutup diri atau mengingkari karena kita tidak bisa. Jangan kita menolak haji karena kita tidak mampu kesana, mampu tidak mampu kita harus menerima perintah haji. ya sama halnya dengan mendengarkan perintah Allah ini kita jangan menolak atau mengingkari karena kita tidak bisa, kita harus belajar dan belajar untuk dapat mendengarkan perintah Allah yang ada di setiap saatini.

baiklah keputusan di tangan anda, tapi sebaiknya anda melanjutkan tulisan saya ini karena saya akan menguraikan logika sederhana bagaimana mendengarkan Allah ini. ya mendengarkan Allah tentunya kita harus dalam posisi sadar Allah, mendengarkan Allah berarti kita dalam poisisi pasanga telinga. kalau begitu kita harus tenang kita harus terus sambung kepada Allah. Coba anda diam dan sambung kepada Allah dengan dzikir nafas maka perintah Allah itu akan jelas terdengar.

Perintah Allah tidak akan bisa di dengar dengan kedua telinga kita tapi bisa kita sadari dengan kesadaran kita. maka jangan gunakan kedua telinga zahir kita tapi gunakan telinga kesadaran kita. Perintah Allah bukan dalam bentuk kalimat tapi dalam bentuk dorongan ke arah positif dan mencerahkan. Perintah Allah ini yang sering kita sebut dan ilham takwa. Jika kita mendapatkan dorongan ini berarti kita sedang mendapat perintah maka jalankan dan jalankan.

ya mungkin di awal banyak yang mempertanyakan bagaimana caranya mendapatkan perintah Allah ini dan itu sudah saya sebutkan dan uraikan di atas kuncinya dengan kesadaran kepada Allah SWT.

pada wilayah sadar inilah kita mendengarkan perintah Allah ingat bahwa mendengarkan itu tidak mencari, tidak searching tapi just listen kalau memang tidak terdengar relaks saja dan terus mendengar.

dan ingat bahwa perintah Allah itu sederhana aplikatif dan mencerahkan. bagi orang yang mengalami gangguan jiwa mendengarkan ini bisa di salah tafsirkan dengan waham atau halusinasi. sangat beda kalau gangguan jiwa maka suara itu tidak melalui kesadaran tapi melalalui telinga yang membisikkan dan biasanya bikin ruwet pikiran. dan kalau yang mendengarkan dengan kesadaran Allah isinya sangat membahagiakan dan mencerahkan.

kalimat samina wathona yang sering kita dengar terutama ketika shalat berjamaah, sebenarnya adalah peringatan bagi kita untuk mendengarkan perintah Allah setiap saat dan menjalankan perintah Allah setiap ada perintah yang terdengar. Kenapa menggunakan kata samina mendengar bukan dengan kata melihat atau meraba atau lainnya, Karena yang kita dengarkan adalah perintah Allah, kalau perintah mestinya melalui pendengaran kita ini berbeda dengan melihat, kalau perintah melihat biasanya untuk menyaksikan keagaungan Allah. jadi kalimat dengarkan dan jalankan memang sangat tepat.

baiklah marilah kita sekaran gunakan hari hari kita untuk mendengarkan dan menjalankan perintah Allah dalam setiap saat dan setiap waktu. selama saya menjalankan cara ini tidak ada yang bertentangan dengan syariat tidak ada yang bertentangan dengan al quran atau sunah nabi. jadi cara samina wathona atau dengar dan jalankan ini sangat mendukung kita untuk berperilaku. Lagian tidak mungkin kita ini bertindak sesuatu harus buka Al quran, misalnya bangun tidur untuk berjalan menuju kamar mandi saja harus buka Al quran… maka dengarkan saja apa yang Allah perintahkan ketika kita bangun tidur maka kita akan diperintahkan untuk ke kamar mandi, atau wudlu atau gosok gigi atau yang lain.

satu hal yang harus kita perhatikan bahwa Allah itu menyukai akselerasi atau percepatan dalam menjalankan perintahnya. dont delay jangan menunda perintah Allah karena biasanya jika di tunda Allah akan memberikan punishment atau hukuman kepada kita.

sebagai penutup tulisan ini ingat kalimat samikna wathona, dengarkan dan jalankan.

Pola pendidikan “masalah-solusi” dari Allah

ketika kita siap ke Allah dan dengan niat bersungguh bersungguh kepada Allah maka Allah akan memproses agar kita lebih dekat dan lebih paham kepada Allah SWT. Inilah makna dari pada berguru kepada Allah. Berguru kepada Allah karena Allah sendiri memproses hambanya yang benarbenar dan bersungguh sungguh untuk mendekat kepada Nya. Dan didikan Allah ini tidak main main. Cara mendidik ALlah ada dengan pola “masalah – Solusi” jadi Allah memberikan masalah agar hamba tersebut semakin bergantung kepada Nya dan semakin patuh kepada Nya kemudian Allah memberikan solusi. “masalah-solusi” adalah pola yang harus kita pahami dalam mengarungi pendekatan kepada Allah.

Meski nampak sederhana Masalah-solusi tapi pola ini sangat efektif untuk mengajarkan berbagai macam akhlak dari mulai berserah diri, sabar, ihlas ,bergantung dan sebagainya. Sehingga jika kita terbiasa dengan pola ini maka akhlak kita lama lama akan menjadi baik dan akan menjadi lebih sempurna.

kita harus paham dengan benar tentang pola ini agar perjalanan kita menuju kepada Allah dapat kita lalui dengan benar kita akan mendapatkan tingkat keimanan yang semakin sempurna. banyak sudah sahabat sahabat di DNSA (dzikir nafas sadar Allah) yang sudah merasakan ini dan mengalami keadaan ini. pertama mendapatkan pola ini memang mengagetkan tapi setelah dapat solusi maka mendapatkan keyakinan bahwa Allah juga memberikan solusi. Kemudian hal itu berulang dan berulang akhirnya terbiasa dengan pola pendidikan Allah ini yang pada akhirnya sudah tidak menimbulkan keraguan lagi dan sudah bisa memastikan nanti pasti ada pertolongan, dan sudah bisa bersikap bagaimana ketika menerima masalah dari Allah.

ya masalah dari Allah jawabannya sudah pasti yaitu berserah dan mengikuti apa yang Allah perintahkan, itu adalah jawaban pastinya. Sehingga kita tidak repot repot lagi mencari jawaban. inilah keuntungan kita belajar mendekat kepada Allah setiap masalah adalah pelajaran dan setiap masalah yang ada solusinya adalah pelajaran dari Allah untuk meningkatkan keimanan kita. semakin iman kita maka hidup kita akan semakin bahagia. Karena iman ini bukan sekedar mengaku beriman tapi benar benar beriman kepada Allah.

jadi belajar DNSA bukan tidak membawa dampak yang ringan terhadap kehidupan. dampak itu sangat besar dan dampak itu membawa suatu perubahan paradigma dalam kehidupan. Pola pelajaran yang Allah berikan yaitu Masalah-solusi ini memang benar benar mendidik kita kearah yang lebih baik, lebih muthmainah. Semoga kita dapat melampaui masalah masalah yang diberikan Allah dengan terus sadar Allah. dan semoga kita selalu sadar bahwa setiap masalah itu pasti ada solusi dari Allah.

melepaskan masa lalu dengan dzikir nafas

masa lalu sudah lewat tapi kadang keinginan masa lalu masih saja menggelayut di alam bawah sadar, dan akan meninggalkan kesan kesan yang dapat muncul dalam mimpi dan kenangan. Hal ini bisa mengganggu atau bisa tidak mengganggu. Nah jika hal ini mengganggu maka gunakan dzikir nafas untuk menghilangkanya caranya sangat mudah

nafas masuk dan nafas keluar , ikuti saja. Anda sekarang berada di saat ini yaitu pada saat anda mengambil nafas dan mengeluarkannya. sehingga anda bisa lebih berada pada saat ini dan disini. Nafas masuk dan nafas keluar kemudian membawa anda pada kesadaran  bahwa itu semua adalah gerak ilahi. Sehingga masa sekarang anda adalah masa yang dikehendaki Allah bukan dikehendaki oleh masa lalu atau memori masa lalu.

Setelah berada disini dan saat ini kemudian lepaskan semua masa lalu tersebut dengan seiring keluarnya nafas. Keluarnya nafas seolah membuang dampak emosi negatif dari memori. Lanjutkan terus dengan Huu Allah, Huu Allah… Huu Allah… maka anda akan merasakan bahwa anda berada pada saat ini dan tidak terganggu lagi dengan masa lalu. Dan anda hanya bisa senyum ketika memori itu muncul. senyum bahagia karena anda diperjalankan Allah untuk melewati masa lalu itu.

Bersihkan diri dari beban hidup

Hidup akan menjadi beban jika ada beban… nah kita dapat membersihkan beban hidup itu dengan mengenolkan diri kita menjadi diri yang tiada ego. Mengenolkan ego dapat anda latih dengan berdzikir nafas secara rutin dan usahakan terus menerus. Kita akan merasakan bagaimana nikmatnya hidup tanpa beban. Kita akan dapat melakukan aktifitas tanpa ada yang membebani. Kita bekerja enjoy, kita ibadah enjoy dan semua enjoy.

Ingat bahwa masalah sebenarnya di luar bukan di dalam diri kita. kenapa diri kita yang di dalam ini juga ikut bermasalah karena diri kita ikut ikutan, Coba kalau kita pisahkan dengan masalah yang ada di luar dan kita lepaskan maka kita akan enjoy. Contoh kita punya hutang, hutang ini kan masalah di luar diri kita bukan masalah di dalam. Kalau masalah di luar ini kita bawa ke dalam misalnya dengan memikirkannya “bagaimana kalau tidak bisa bayar”, memikirkan misalnya “aduh.. hutang banyak sekali…” dan seterusnya .. Maka hidup kita akan terbebani dan kita dalam keadaan “bermasalah’

Masalah tidak kita lupakan dalam konsep membersihkan diri dari beban hidup adalah bahwa masalah tersebut kita pasrahkan kepada Allah, kita mintakan solusi kepada Allah SWT. sangat beda melupakan masalah dengan memasrahkan masalah tersebut kepada Allah. ada beberapa orang yang nyengir ketika saya mengatakan bahwa saya menyerahkan masalah saya kepada Allah. Seolah saya di ejek “bagaimana mungkin masalah selesai kalau diserahkan kepada Allah”… ya itulah ejekan orang yang tidak beriman … ya saya biarkan saja…

ketika kita memasrahkan masalah kita kepada Allah maka beban hidup kita nol, dan kita akan bisa menikmati hidup sambil menunggu apa yang Allah ilhamkan dalam diri terkait dengan penyelesaian masalah tersebut. dan saya menjalankan perintah Allah untuk menylesaikan masalah tersebut dapat saya jalankan dengan ringan dan dengan bahagia, tidak ada beban tidak ada malas apalagi khawatir dengan masalah tersebut.

itulah tips membersihkan diri dari beban hidup semoga kita dapat menikmati hidup yang sekarang bukan kemarin atau nanti, kita bahagia sekaran maka akan bahagia nanti, kita sengsara sekarang maka akan sengsara nanti.

Allah mengetahui apa apa yang ada di alam bawah sadar kita

kesadaran manusia terbagi menjadi 3 yaitu bawah sadar, sadar, dan atas sadar. Bawah sadar manusia adalah keadaan yang tidak sadari manusia yang jika kita tidak berada di atas sadar maka perilaku sadar kita akan sangat dipengaruhi oleh bawah sadar kita. Bawah sadar berisi tentang pengalaman pengalaman kita, keinginan tersembunyi, bahkan bawah sadar berisi bahan dasar dari perbuatan yang tidak baik. Bawah sadar ini berisi juga tentang kesyirikan, keyakinan selain ke Allah. Keyakinan kita tentang jin dan alam alam ghoib selain Allah ada di bawah sadar ini.

وَإِنَّ رَبَّكَ لَيَعْلَمُ مَا تُكِنُّ صُدُورُهُمْ وَمَا يُعْلِنُونَ

Dalam surat an Naml ayat 74 dijelaskan bahwa Allah sangat paham dengan apa apa yang ada dalam bawah sadar kita ini. disebutkan dalam ayat tersebut Shadr yang tersembunyi (berarti alam bawah sadar). bagaimana orang kafir memiliki bawah sadar yang jahat yang selalu mempengaruhi ke arah negatif.

maka mari kita bersihkan bawah sadar kita ini dengan banyak banyak sadar Allah, hanya dengan sadar Allahlah kesadaran kita tidak terpengaruh oleh bawah sadar tapi terus menjadi lebih sadar dan lebih sadar. Jika kita tidak ke Allah artinya tidak ke alam atas sadar maka kita akan selamanya terpengaruh oleh bawah sadar dan kita akan kesulitan untuk mendapatkan kebenaran seperti yang Allah tuntunkan dalam al quran dan sunah rasulullah.

dalam surat al fatihah sangat jelas bahwa kita harus mengarahkan diri kita kepada jalan yang lurus yaitu jalan ke Allah jalan menuju ke Allah dan kita harus terus berjalan tidak menunggu di jalankan. Kita jalan saja kita berusaha ke Allah saja nanti Allah akan jalankan. dengan kata lain kita berusaha saja untuk menuju alam atas sadar nanti Allah akan tuntun dan akan membebaskan kita dari kungkungan alam bawah sadar.

Sejak saya belajar ke Alah  saya tidak tertarik dengan dengan dunia supra natural karena itu semua permainan bawah sadar, saya tidak tertarik dengan macam aura, deteksi energi , terawang, kesaktian, penyembuhan dan lainnya bahkan deteksi hantu hantu dan sejenisya sebab itu semua permainan alam bawah sadar. Fokus saya ada di sadar Allah sadar Allah dan sadar Allah.

cara mudah keluar dari kemelut hidup

ada dua sumber masalah datangnya yang pertama dari diri kita sendiri dan yang kedua dari diluar diri kita. ya sebenarnya kalau di lihat lebih dalam lagi bahwa masalah itu datangnya dari kita sendiri karena sebenarnya kitalah yang dzalim terhadap diri kita sendiri. baik sekarang bagaimana agar kita bisa keluar dari kemelut hidup. Silahkan buka al quran secara acak maka anda akan menemukan bab untuk bertakwa. ya tidak ada cara lain untuk keluar dari kemelut hidup kecuali dengan bertakwa kepada Allah SWT.

mungkin anda akan sedikit pesimis “hanya dengan takwa?” ya jawab saya dengan yakin bahwa hanya dengan takwa masalah hidup akan segera sirna. Baiklah kita bahas seperti apa takwa yang saya maksud. takwa adalah mentaati perintah Allah dalam segala hal baik itu dalam hal ibadah dan dalam hal kehidupan sehari hari. Anda yang sekarang sedang hutang maka bentuk takwa anda adalah bagaimana anda berniat dengan sungguh sunggh untuk membayarnya… dan jika terpaksanya anda tidak bisa membayarnya maka bentuk takwa anda adalah siap menerima segala resiko dari hutang tersebut, entah itu disita jaminannya, atau di masukkan penjara atau yang lainnya.

takwa ini akan membawa pada keadaan yang lebih baik nantinya meski untuk saat ini atau sekarang terlihat suatu penderitaan , ketakutan kecemasan dan lainnya. ya meski kata singkat “takwa” tapi in membawa konsekwensi yang membutuhkan keberanian dan kesungguhan.

ingin masalah anda selesai maka percayakan kepada Allah dan bertakwalah atas segala perintah Allah.

Allah akan memberikan kelapangan setelah kesempitan

jika anda search di quran anda akan menemukan kalimat judul diatas lebih dari satu. pertama yang dapat kita ambil pelajaran adalah datangnya kelapangan setelah kesempitan bukan sebaliknya, jadi ini menjadi suatu paradigma berpikir bahwa setelah kesempitan ada kelapangan. JIka kita sedang menghadapi masalah maka pikiran kita akan tertuju kepada ada apa setelah ini dan kita akan berpikir “kelapangan”.

ayat ayat setelah kesempitan ada kelapangan adalah ayat ayat motivasi yang sangat ampuh untuk kita untuk berani berbuat berani menghadapi masalah dan berani bertanggung jawab dari masalah yang ada yang sedang kita selesaikan.

pelajaran kedua kalau pikiran kita tertuju kepada kelapangan maka yang terjadi adalah kelapangan dan jika yang kita pikirkan adalah kesempitan maka yang terjadi adalah kesempitan. Maka orang yang bertakwa adalah orang yang selalu memikirkan kelapangan bukan kesempitan. Jika hal ini di taati maka hidup kita akan diberikan segala kemudahan oleh Allah SWT. Dan ini lah jaminan bagi orang orang yang bertakwa