patrap

shalat khusyu dengan metode Patrap

Shalat khusyu banyak didambakan namun sedikit yang bisa mencapainya, segelintir orang yang bisa mencapai khusyu ketika di tanya bagaimana caranya juga tidak bisa menjelaskan. Metode patrap shalat khusyu adalah salah satu metode yang simpel dan mudah yang dapat di terapkan siapa saja dan dimana saja, tidak perlu baiat terlebih mahar. INi adalah metode untuk mencapai shalat khusyu, jadi metode ini di lakukan atau di latih di luar shalat.

Dengan latihan ini kesadaran kita akan terlatih, sikap kita jelas dalam shalat, dan pikiran tidak akan liar kemana mana. Tubuhpun dengan posisi yang benar ketika menjalankan patrap shalat akan lebih sehat. Patrap shalat mengikuti semua gerakan shalat dimulai dari :

  1. patrap berdiri : sikap jiwa yang dilatih adalah lurus ke Allah, mendekat ke Allah, taqqorub lama waktu 15 menit
  2. Patrap Rukuk : sikap jiwa yang dilatih adalah tuduk patuh kepada Allah dan siap menjalankan amanah amanah Allah lama waktu 10 menit
  3. Patrap i’tidal : sikap jiwa yang dilatih adalah bersyukur atau berterimakasih kepada Allah lama waktu 10 menit
  4. Patrap Sujud : sikap jiwa yang dilatih adalah pasrah berserah kepada Allah lama waktu 10 menit
  5. Patrap iftirasy : Sikap jiwa yang dilatih adalah meminta atau memohon lama waktu 10 menit
  6. Patrap tahiyat : sikap jiwa yang dilatih adalah penghormatan

semua jenis patrap dilakukan dengan keadaan diam tidak bergerak sama sekali.

untuk detail penjelesan saya silahkan ikuti rekaman siaran langsung via FB yang saya upload di Youtube berikut ini

Penjelasan teori tentang patrap shalat khusyu

untuk praktek dan tata cara menjalankan silahkan lihat di youtube berikut:

Latihan Patrap Gerak Rasa Melatih Intuisi (six sense) Berdagang

Patrap Gerak Rasa adalah latihan sederhana yaitu dengan menyambungkan diri kepada Allah kemudian mengikuti tubuh dengan relaks dan santai. Gerak ini muncul dari rasa yang disebakan karena jiwa kita lurus menghadap Allah. Namanya juga gerak rasa berarti yang dilatih adalah rasa, rasa ini berkaitan dengan intuisi, berkaitan six sense atau kepekaan sensor di luar panca indera. latihan ini sangat berguna bagi mereka yang berdagang, Dokter, Leader, atau apapun, sebab semua pekerjaan memerlukan kepekaan intuisi.

Nabi Musa Pingsan di puncak spiritualnya

Nabi Musa ini memang saya lihat nabi yang memiliki keingintahuan yang tinggi, tapi agak memaksa (dalam arti baik). Dua cerita nabi Musa yaitu ketika bersama Nabi Khaidir bahwa Nabi Musa tidak akan kuat belajar dengan nabi Khidir eh… tetap nekat dan akhirnya ndak kuat betul. Kemudian Nabi Musa ini ngotot ini bertemu Allah , dan Allahpun sudah beri tahu bahwa gunung dan bukit pun akan hancur apalagi nabi Musa, tapi tetap ingin Allah menunjukkan kepadanya, dan betul Nabi Musa pingsan.

Puncak spiritual Nabi Musa adalah ketika Pingsan dan inilah yang banyak di cari oleh ahli tarekat, ahli tasawuf. Dengan berbagai cara dan riyadhoh bahkan ada yang dengan cara ekstrim mereka berusaha mencapai kedaaan fana seperti apa yang di alami oleh nabi Musa. Nabi musa mengalami pingsan sebagai puncak spiritual, kira kira apa yang di rasakan ketika pingsan, mestinya tidak merasakan apa apa, apa yang beliau pikirkan ketika pingsan mestinya tidak berpikir apa apa. ya gambaran puncak spiritual ketika sudah ada yang bisa di pikirkan  lagi dan tidak bisa di rasakan lagi.

Apa yang di alami oleh Nabi Musa ini adalah gambaran dibalik gambaran ini ada suatu perintah untuk mencapai keadaan itu. Perintah Allah yang lebih halus dan tersamar karena memang tidak semua orang bisa mengalami hal ini. Kisah Nabi Musa ini pun merupakan contoh riil bagaimana kesadaran sempurna bagaimana kita menuju kepada Allah. Jika kita dapat mengalami hal ini maka akan berpengaruh sangat mendalam terhadap hidup kita selanjutnya. Namun perlu diingat bahwa keadaan ini tidak terus menerus kita alami, karena Nabi Musa pun mengalami hal itu hanya beberapa saat saja, tidak selamanya. Maka kita cukup beberapa saat saja dapat mengalami hal ini tidak terus menerus.

Karena ini perintah Allah yang tersama di Padepokan Patrap ada metode untuk mempelajarinya yaitu dengan metode Patrap Sakaratul Maut. Kita dapat berlatih ini dengan tujuan untuk mencontoh apa yang pernah dialami dan dilakukan oleh Nabi Musa. Ingat ini adalah metode belajar, kemungkinan tidak sama persis dengan Nabi Musa tentunya tidak bisa di samakan, tapi jika kita sering melatih maka kualitas dan kedalaman kita dalam masuk ke dalam alam ketiadaan akan selalu meningkat. Dan manfaat besar dari latihan ini adalah dapat digunakan latihan untuk menghadapi sakaratul maut.

insya Allah program ini akan kita buat sekitar bulan februari 2019. untuk tanggal masih dalam pembicaraan. saya harapkan bagi yang berminta untuk belajar silahkan untuk mempersiapkan segala sesuatunya, terutama belajar dzikir nafasnya agak di persiapkan dengan benar, Dzikir nafas metode 1,2,3,4.

 

Padepokan Patrap Surakarta

Cerita panjang tentang padepokan berawal di tahun 2000 ketika saya mulai kenal Patrap di media on line. Sejak kenal internet dan akses gratis di tempat kerja, saya seperti kehausan. Saya mendaftar ke berbagai mailing list spiritual termasuk salah satunya dzikrullah, yang dikenal dengan milis dzikrullah. Saya ikut banyak namun yang paling rasional dan orisinil adalah milis dzikrullah (itu penilain pribadi saya saja), kemudian milis lain mulai unsubscribe. dan hanya satu yang saya ikuti. Kemudian keanggotaan saya meningkat dengan mengikuti beberapa even kopi darat, bahkan kopi darat bersama guru besar nya Beliau adalah Bapak Haji Slamet Utomo kalau boleh saya sebut beliaulah sang Maestro Patrap. Dari sinilah saya mulai mengenal apa itu lurus ke Allah, meski waktu itu hanya samar samar saja , alhamdulillahnya meski dalam setiap even daya serp saya rendah paling 20% saja yang saya pahami namun anehnya saya tetap enjoy dan happy bahkan ketagihan. Saya sendiri kadang tertawa kalau mengingat, meski tak paham materi tapi tetap enjoy.

bersamaan dengan bergulirnya waktu tepatnya 2002 saya di gembleng selama 1 minggu full waktu itu di asrama haji pondok gedhe dan berlanjut ke puncak Mas, di kebun teh bogor. Wah ini gemblengan yang memantabkan untuk terus belajar. Sejak gemblengan itu saya mulai intens belajar dan mengajarkan metode patrap ke beberapa kawan. Karena tempat belum punya, saya menggunakan emperan rumah untuk belajar patrap baik dari teori maupun praktek. Praktek ini kadang di rumah cukup dengan duduk kadang di lapangan.

dari kegiatan patrap di rumah alhamdulllah Allah memberikan tempat di lantai dua rumah, meski tempat menjemur pakaian tapi tempat di atas rumah ini cocok sekali untuk patrap. berjalan waktu rumah sampai sekarang sudah berdinding, ketika tempat ini sudah jadi sekitar tahun 2008 rumah tersebut yang lantai dua saya namakan dengan padepokan patrap. Kawan kawan dari luar kita bisa belajar dengan lebih baik disitu.

Kegiatan berjalan terus tiap malam jumat kita adakan pertemuan , jamaah yang mau belajar pun semakin bertambah dan Allah pun memberikan tanah depan rumah seluas 420 meter.  Kemudian saya buatlah mushalla disitu kemudian pendopo dan terakhir ini kamar untuk laki-laki dan perempuan. dan sudah sejak berdirinya pertama saya tetap menggunakan nama padepokan patrap.

Padepokan artinya adalah tempat belajar yang tidak formal, sedangkan patrap adalah sikap atau kesadaran, sikap berTuhan atau berkesadaran akan Tuhan. Saya memilih nama patrap ini karena memang yang saya ajarkan sebenarnya patrap bahkan sejak awal memang patrap. Patrap ini luar pengertiannya bisa sadar Allah, bisa ihsan , bisa lurus ke Allah. Nama Patrap ini sebenarnya juga untuk melestarikan ajaran guru saya Bapak Haji Slamet Utomo yang saat itu pelajaran Patrap sedang mendapat hantaman sana sini, bahkan oleh orang terdekat beliau patrap sempat di persepsikan ajaran yang kurang benar. Bagi saya, perduli amat dengan orang lain berpendapat nama Patrap tetap saya kibarkan melalui nama padepokan patrap.

Padepokan Patrap sekarang ini terus berinovasi untuk pelayanan yang terbaik bagi jamaah yang berkeinginan untuk sama sama belajar kembali kepada Allah. Tidak ada syarat apapun dalam belajar di padepokan patrap. Kita juga tidak ada ikatan apapun jadi bebas saja. Visi padepokan patrap adalah membantu siapapun yang ingin belajar kembali kepada Allah. Kita tidak membedakan kaya miskin, pandai atau tidak pandai, orang baik atau bekas orang yang tidak baik, semuanya adalah sama, kita layani sama. Prinsipnya seklai lagi melayani yang berkeinginan untuk belajar bersama kami. Namanya Padepokan ya demikian sama sama belajar dan bebas. Kita hanya mengikatkan diri satu iman satu tauhid yaitu Allah SWT. Persaudaraan kita diikat oleh keimanan, maka ketika sama keimananya dan pernah belajar di padepokan maka padepokan itu laksana rumah sendiri, rumah kampung sendiri banyak yang kangen dengan suasana santainya, guyon guyon nya (bercanda) kemudian menangis bersama, ke Allah bersama, ibadah bersama, makan bersama dan segudang pengalaman yang tidak akan bisa dilupakan . yah itulah Padepokan Patrap kita membangun suasana yang menyenangkan.

kalau anda mau tahu detil tentang padepokan patrap anda bisa googling disitu anda akan ketemu beberapa kegiatan kami.

baik bagi jamaah yang berkeinginan belajar bersama untuk kembali kepada Allah silahkan saja untuk mencicipi hidangan kami di padepokan patrap. inilah yang kita bisa khidmat kan kepada hamba hamba Allah yang rindu dengan Tuhannya.

dalam berspiritual anda butuh praktek bukan teori saja

bermakrifat atau berspiritual adalah jalan maka anda harus berjalan, untuk bisa berjalan maka anda harus  menggunakan kendaraan atau cara atau metode. Untuk jalanya tidak perlu petunjuk tidak perlu GPS karena jalan ini lurus dan tidak akan belok belok. Jalan keTuhanan adalah jalan yang lurus sehingga anda tidak ada masalah apakah anda sudah tahu arahnya atau tidak. Tidak perlu penuntun dalam hal ini karena anda diberi kemampuan TUhan untuk berjalan sendiri. Guru atau mursyid hanya menunjukkan ini jalannya ini caranya dan silahkan jalan sendiri. sangat salah kalau guru mursyid mengantarkan sampai tujuan, pasti tidak akan sampai. Sebab guru mursyid pun juga sedang mengadakan perjalanan. dan perjalanan ini tidak bisa rombongan harus sendiri sendiri. Maka percayalah kepada ALlah jika kita sudah menemukan jalan yang lurus tadi dan sudah menemukan metode yang praktis untuk kesana.

Patrap Rumi dzikir gerak memutar

alam semesta bergerak memutar seluruh alam, itulah yang dikatakan bertasbih, semua patuh kepada Allah. Ketika kita melakukan gerak dengan kepasrahan yang tinggi kepada Allah, sama dengan kepasrahan alam semesta kepada Allah maka akan terjadi gerak dalam diri kita dan akan sama yaitu gerak memutar. Hal ini sebenarnya sudah pernah dipopulerkan oleh seorang sufi terkenal dari turki yaitu Jalaludin Rumi yang sampai sekarang banyak menjadi perhatian ilmuwan barat tentang sufi yaitu tarian sufi.

sebenarnya dalam gerak memutar ini akan kita dapatkan juga karena gerak memutar adalah gerak universal. Mungkin awalnya kita menyangka bahwa gerak memutar ini akan membuat kepala pusing dan perut mual ternyata tidak jika kita melakukan dengan penuh kepasrahan kepada Allah. Seperti yang sekarang sedang saya latih pada diri saya dan pada orang lain yang berminat belajar, ternyata sama dengan kepasrahan ketika di putar maka tidak akan pusing dan mual.

baik dibawah ini ada link latihan yang kami rekam dan upload di youtube . Silahkan dipelajari dan dipraktekan jika mengalami kesulitan silahkan datang ke padepokan patrap atau menghubungi kami di WA 081567722299

  1. praktek latihan gerak memutar 1
  2. praktek latihan gerak memutar 2
  3. praktek latihan gerak memutar 3
  4. praktek latihan gerak memutar 4
  5. praktek latihan gerak memutar 5

berlatih silat reflek untuk lurus ke Allah

di dalam pelajaran patrap ada teknik untuk berlajar silat atau beladiri reflek. Beladiri reflek ini menggunakan kekuatan supra sadar agar tubuh dapat bergerak sesuai dengan apa yang ada di supra sadar. Gerakannya tidak beraturan karena memang dari supra sadar, namun gerakan ini mampu menyatukan antara gerakan musuh dan gerakan kita sehingga kadang gerakanya mampu memprediksi gerakan lawan.

Baik kita melatih gerak silat atau gerak beladiri reflek ini tidak untuk berkelahi meski dapat digunakan untuk itu, kita lebih menggunakan gerak reflek ini untuk menjadikan kita lurus ke Allah.

Di dalam perjalanan ke Allah atau di dalam lurus ke Allah ini gangguan sangat banyak dan kadang kita tidak sadar sudah terkena godaan dan melangkah menjauh dari jalan lurus ke Allah. Gerakan silat beladiri reflek ini bertujuan untuk melatih jiwa kita dengan gerak reflek agar terus lurus ke Allah, dan yang kedua adalah agar kita mampu secara reflek kejiwaan mampu menghilangkan atau mampu melawan atau mampu secara reflek untuk tetap lurus ke Allah dengan berbagai cobaan yang ada.

syetan menyerang kita seperti musuh menyerang kita. Kalau musuh manusia jelas bisa kita hadapi dengan jelas, tapi kalau musuh syetan maka dapat kita lakukan dengan patrap reflek ini, dimana kunci untuk melawan syetan ini adalah berlindung kepada Allah.

untuk melatih gerak beladiri reflek seperti berikut :

  1. sambungkan ke Allah
  2. kemudian ikuti gerakan tubuh yang muncul
  3. dan ikuti terus jangan dipikir jangan di tanya dan jangan takut, tapi ikuti dan ikuti

ya itu saja caranya insya Allah jika dilatih terus menerus akan mendatangkan manfaat baik sacara zahir maupun batin

secara logika islam tidak terkalahkan

secara logika islam tidak bisa dikalahkan dengan umat lainnya. Seandainya kita mau berkaca bagaiamana rasulullah dan para sahabat menang perang badar. 300an melawan 2000an sungguh ini adalah kejadian nyata yang banyak dilupakan “kenapa bisa sampai menang”. Seharusnya ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kita orang islam untuk menerapkan cara rasulullah pada saat perang badar. coba cari di google bagaimana sikap rasulullah dan sikap para sahabat dalam berperang. jangan berdalih perang ini dibantu malaikan sehingga menang, sedangkan perang yang kalah tidak dibantu malaikat. Turunnya malaikan dalam perang Badar pasti ada sebab musababnya. Kita harus jeli dan kita harus mencari kenapa?. Jangan terlalu “tahayul” bahwa menang kalah itu dibantu atau tidak dibantu oleh malaikat. Kita harus berkaca kembali bagaimana umat islam dapat menang bagaimana sikapnya ketika perang.

dengan pelajaran perang badar ini kita akan dapat menemukan rahasia bagaimana menang perang melawan kaum non islam, kaum yang membenci islam. tanya kenapa umat islam Rohingya kalah dengan umat budha, kenapa umat islam palestina dan negara arab tekuk lutut dengan negara israel, kenapa umat islam madura kalah dengan suku dayak di kalimantan, dan masih banyak lagi peristiwa kekalahan tragis yang ternyata tidak mencontoh sikap rasulullah dan para sahabat ketika perang badar.

logikanya islam tidak akan kalah, sebab islam ini lebih tinggi dari agama apapun dan dari aliran keprcayaan apapun.

semoga kita dapat mengambil hikmah dari perang badar menuju kemenangan dan kejayaan umat islam

kunci belajar patrap

dalam buku saya, buku patrap saya jelaskan bahwa belajar patrap dasarnya adalah surat al fatihah, terutama sekali pada ayat ayat terakhir yaitu berjalan lurus yang diridhoi Allah. Berjalan yang lurus ini berarti menjadi salik. Kita berjalan yang lurus dan selalu minta petunjuk Allah SWT. Nah kalau kita ingin patrap maka kunci di surat al fatihah ini harus benar benar dipahami.

Belajar patrap bukan pelajaran mengada-ada meski banyak yang mempertentangkan dan mengatakan mengapa belajar ke Allah sampai berguling guling berputar putar… belajar patrap adalah belajar berjalan di jalan yang lurus sesuai dengan inti daripada surat al fatihah.

maka saya sarankan kawan kawan agar belajar patrap setelah belajar DN. Belajar patrap ini untuk menguatkan lurusnya niat kita ke Allah dan untuk memahamkan makna berjalan lurus ke Allah. dulu jaman Rasulullah mempraktekan patrap ketika perang dan mayoritas perang rasulullah menang. Ini karena rasulullah menggunakan metoda dekat ke Allah dalam perang sehingga benar benar ada kekuatan spiritual, tidak takut mati, kekuatan berlipat dan kadang muncul ghoib nya.

Belajar patrap tidak untuk sakti belajar patrap adalah untuk dapat berjalan yang diridhoi Allah SWT. Patrap mengajarkan untuk  lurus ke Allah lurus ke Allah dan lurus ke Allah. itulah shiratal mustaqim seperti yang tercantum dalam surat al fatihah,

anda tertarik untuk belajar patrap, kami tunggu di padepokan patrap …

Reaksi dzikir pada tubuh

Dzikir jika dilakukan dengan kesadaran akan Allah maka akan menggetarkan tubuh. Dalilnya orang yang beriman bila disebut nama Allah akan bergetar hatinya. Jadi orang yang beriman ini yaitu orang yang sadar akan Allah jika disebut asma Allah akan bergetar hati dan tubuhnya. Getaran ini bentuknya macam macam. Ada yang menangis, ada yang merinding, ada yang berguncang, ada yang sampai berputar putar ada yang seperti orang epilepsi.

jadi Tubuh akan melakukan penyesuaian dengan jiwa yang melesat ke Allah. Jiwa yang sebelumnya diam, dengan dzikir di gerakkan untuk ke Allah maka tubuh pun berguncang hebat. namun lama lama jika dzikir ini kita lakukan, tubuh dan hati serta piikiran akan tenang dan mencapai keadaan ekstase.

biasanya kita melatih getaran ini dengan patrap, sebab getaran patrap sangat kuat. sedangkan dalam dzikir nafas getarannya lebih halus dan lembut. jika tidak percaya silahkan mencoba kedua metode ini. …