mengakhiri bulan ramadhan dengan penuh syukur

Setiap akhir bulan ramadhan biasanya saya mengingatkan untuk mensyukuri atas nikmat Allah yang telah diberikan di bulan ramadhan. kita bersyukur sudah di wajibkan berpuasa, kita bersyukur sudah diajarkan bagaimana menyadari diri yang bukan jasad, kita mensyukuri dapat berkomunikasi kepada Allah melalui al quran (tadarus), kita bersyukur diajari sholat yang khusyu saat tarweh, dan banyak hal lain yang kita dapatkan dalam bulan ramadhan.

jangan cemas jika tahun depan kita tidak lagi menemui bulan ramadhan, bermohonlah kepada Allah untuk bisa ber ramadhan lagi tidak perlu sedih meninggalkan bulan ramadhan sebab kesedihan dapat membawa kita kepada ketidak bersyukuran kepada Allah. tidak perlu bersedih karena ramadhan akan kita perpanjang hingga bulan syawal, kita jaga sholat kita, kita jaga kesadaran kita dan kita dawamkan suasana ramadhan ini hingga bulan bulan setelahnya.

seberapa yang kita dapat dalam bulan ramadhan kali ini harus kita syukuri sebagai sebuah peningkatan takwa yang sangat berarti bagi kita. semua adalah karunia Allah, jangan membanding bandingkan diri dengan yang lain, mungkin orang lain mendapatkan bannyak hal dalam bulan ramadhan tapi kita sedikit, no problemo…. semua sudah memiliki rejeki hidayah yang tidak bisa diperbandingkan. baklah yang penting kita syukuri akhir bulan ramadhan ini dan semoga Allah meridloi perjalanan kita taqorub kepada Nya.

(strategy coping : ditinggal ramadhan)

Allah tidak menyebutkan malaikat jibril dalam lailatul qodr

kalau masalah Ruh saya lebih punya pendapat yang tetap menyebutkan Ruh ya Ruh bukan siapapun termasuk malaikat jibril. meski ada bahkan hampir semua artikel di internet menyebutkan bahwa ruh diartiikan sebagai malaikat jibril. saya mencari alasan sana sini juga belum mendapatkan jawaban yang memuaskan saya, rata rata “pokoknya” Ruh itu adalah malaikat jibril. tapi tidak memberikan alasan yang jelas mengapat ruh diartikan melaikat jibril.

saat ini saya lebih senang untuk mengartikan quran apa adanya, modal saya hanya yakin kepada yang ghoib, seperti yang tercantum dalam al baqoroh ayat 2-3 bahwa quran itu sangat jelas dan tidak ada keraguan tapi kuncinya adalah takwa yaitu orang yang percaya dengan yang ghoib.

jadi dalam mengartika ruh dalam surat al qodr ini ya Ruh saja tidak perlu di artikan atau ditafsirkan dengan yang lain, kadang quran semakin ditafsirkan semakin membuat bingung dan ragu. biarkan Quran apa adanya, sperti alif lam mim biarkan tetap alif lam mim tidak perlu di tafsirkan.

Menurunnya semangat ramadhan

ada beberapa yang dapat membuat semangat ibadah di bulan ramadhan ini menurun. tentunya ini tidak kita kehendaki. seharusnya semakin mendekati habisnya bulan ramadhan semangat ini harusnya semakin meningkat, di  bawah ini ada beberapa penyebab yang mungkin bisa menjadi pertimbangan dalam menjalankan akhir bulan ramadhan ini.

  1. kejenuhan dalam beribadah
  2. sibuk buka bersama sana sini
  3. sibuk menyiapkan idul fitri dan segala yang terkait dengan nya, mudik, uang belanja untuk lebaran, makanan di saat lebaran, pakaian baru, dll
  4. kurangnya kesadaran dalam menjalankan ibadah ramadhan, untuk apa saya puasa, sholat tarweh dll. 
  5. Tidak mendapatkan pencerahan spiritual selama puasa, hanya lapar dan dahaga saja yang di dapatkan
  6. terlalu banyak berinteraksi dengan orang, yang seharusya melakukan peyendirian (itikaf)

Pelajaran puasa (11) menjaga wudlu dari magrib-subuh

Bagi kita yang ingin meningkatkan amalan ibadah di malam bulan ramadhan coba lakukan satu tips ini yaitu menjaga wudlu dari mulai magrib hingga subuh. menjaga wudlu ini dapat memudahkan kita untuk melakukan ibadah ibadah lainnya. Ketika anda sudah dalam keadaan wudlu maka secara bawah sadar sudah menanamkan niat untuk beribadah. Motivasi ini penting sebab banyak juga yang berkeinginan untuk beramal ibadah banyak di malam bulan ramadhan tapi ketika sudah tarweh malas itu mulai muncul untuk menjalankan ibadah ibadah lainnya.

wudlu juga bisa meningkatkan kesadaran berTuhan. jadi dengan menjaga wudlu dzikir sirr yang kita lakukan misalnya dengan dzikir nafas akan dapat dilakukan dengan frekwensi yang lebih sering.

Menjag wudlu ini tentunya harus diimbangi dengan pakaian yang bersih dan pakaian yang digunakan untuk beribadah, meski ketika tidur sekalipun.

Pelajaran puasa (10) Seberapa nikmat tarweh kita

warning! bagi kita yang sholat mengerjar rekaat. mengejar target rekaat dengan meluapakan tumakninah.

sekarang mari kita rasakan sejenak mana pilihan anda jika saya memberikan opsi

  1. 30 menit bisa 23 rekaat
  2. 30 menit hanya bisa 11 rekaat

yang perlu kita renungkan adalah seandainya yang 11 rekaat dicapai dengan percepatan 30 KM per jam maka yang 23 rekaat berapa KM perjam kah? tentunya 2 kali lipatnya lebih ya kan.

khusyu tidak bisa lepas dari pada Tumakninah, itu menjadi syarat. kalau kita berasumsi bahwa yang 23 rekaat khusyunya 20 dan yang 11 rekaat khusyunya 10 maka boleh dikatakan seimbang, tapi seandainya yang baik 23 rekaat dan 11 rekaat khusyunya skor 10 pada masing masing rekaat maka tentunya 23 rekaat tingkat khusyunya menjadi skor 5 saja dibanding yang 11 rekaat yang skor khusyunya 10

hitungan diatas sekedar ilustrasi saja bahwa banyak rekaat dengan kecepatan sholat yang tinggi beresiko sholat tarweh tidak lagi membawa nikmat, bisa jadi membawa sengsara. maka saya sarankan meski 23 rekaat maka tentunya lamanya sholat harus dua kalinya yang 11 rekaat. misalnya 11 rekaat 30 menit kalau 23 rekaat ya 1 jam lebih dikit.

kesimpulannya adalah nikmati sholat tarweh dengan tumakninah.

Pelajaran Puasa (9) membatalkan puasa bukan buka puasa

Ketika anda di tanya apa dampak dari istilah

  1. membatalkan puasa disaat adzan magrib
  2. buka puasa di saat adzan magrib

pasti jawaban anda ketika membatalkan puasa maka makannya sederhana saja yang penting puasa batal atau selesai, tapi jika berbuka puasa maka kita akan termotivasi untuk makan apa saja karena “dibuka” seperti bendungan yang di buka pintunya maka semua air akan mengalir dari pntu yang dibuka tersebut.

mulai sekarang kita harus hati hati dengan istilah yang kita gunakan dalam ibadah. seperti kedua istilah berbuka dan membatalkan, tentunya sebaiknya kita gunakan istilah membatalkan puasa agar pikiran kita tidak berpikir terus tentang makanan.

 

Pelajaran Puasa (7) Mengikuti nafas dengan Huu Allah

Saya hanya memeberitahukan bahwa kita diperintah Allah untuk selalu berdzikir menyebut Asma Allah, kemudian juga Allah memerintahkan untuk menyebut Allah sebanyak banyaknya. Nah puasa kali ini,kita melatih untuk tidak lepas dari berdizkir kepada Allah. Saat kita berdriri, berbaring, dan saat duduk. Dzikir kepada Allah ini akan membawa ketenangan dalam hati kita sehingga daam puasa ini kita lebih mudah kontrol emosi kita untuk tidak berbuat yang tidak baik.

Dzikir Huu Allah ini juga bisa mengimbangi ketika kita harus bekerja dan waktu yang kita gunakan lebih sedikit untuk masjid. Dengan mengikuti Nafas yang kita iringi dengan dzikir Huu Allah maka kesadaran kita sedikit demi sedikit akan meningkat. Cara pandang akan berubah seiring dengan meningkatnya kesadaran anda tentang Tuhan dan kehidupan. dan yang jelas dzikir ini akan membuat ibadah yang lain akan lebih khusyu termasuk diantaranya puasa dan sholat.