1 rahasia sukses Rasulullah

1 rahasia sukses Rasulullah adalah menggunakan shalat sebagai bentuk rasa syukur. Rasulullah tidak sekedar bersyukur kepada Allah namun sudah menggunakan tindakan dan perbuatan beliau sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah. Rumus dari artikel yang saya tulis beberapa waktu lalu bahwa jika syukur itu di vibrasikan dalam bentuk perbuatan maka daya syukur itu akan menjadi berlipat. Jadi Rasulullah menjadikan sholat sebagai bentuk pelipatan vibrasi syukur, nah ini tentunya akan menjadikan gerak alam menjadi mengarah kepada apa yang dicita citakan rasulullah. dan ternyata benar Rasulullah sukses menanamkan islam ke seluruh dunia hingga sekarang. demikian besarnya daya syukur yang di vibrasikan melalui shalat ini maka kita sebagai umat islam wajib sewajibnya untuk mencontoh cara Rasulullah.

kalau ada yang bertanya mengapa kamu shalat maka ada tiga jawaban ;

1. karena wajib

2. karena kebutuhan

3 karena saya bersyukur

level tertinggi dalam menjalankan shalat adalah karena syukur dan yang paling lemah adalah karena kewajiban. orang shalat karena syukur maka hidupnya akan selalu diliputi kebahagiaan dan kesuksesan. sebab orang syukur itu sukses adalah sekarang bukan nanti. ketika sekarang disikapi dengan sukses maka seterusnya akan sukses, ini adalah prinsip utama yang harus dipegang. dengan cara ini maka hidup kita akan selalu sukses, tidak harus menunggu nanti, bahkan menunggun kalau sudah tua. kalau sudah tua untuk apa sukses? maka sukses adalah sekarang, dan itu harus diwujudkan dalam bentuk shalat karena memang syukur bukan untuk siapa siapa dan syukur tidak karena apa apa tapi syukur diperuntukkan untuk Allah.

baiklah mari kita menggunakan shalat kita sebagai rasa syukur dan semoga kita mendapatkan kesuksesan. amin

Menembus langit sap ke 7 ada di doa iftitah dalam shalat

Jika anda meriilkan langit maka jika ada di firman Allah mengenai langit terdiri 7 sap maka anda akan membayangkan seperti gedung bertingkat 7 yang setiap tingkat ada langit langit nya? apa ya seperti demikian? adakah memang kekuasaan Allah itu dibatasi oleh langit? saya yakin tidak juga, kekuasaan Allah atas alam semesta ini tidak akan dibatasi oleh apapun termasuk langit. Kekuasaan Allah tak terbatas lebih dari pada batasan batasan apapun termasuk langit bahkan sampai langit sap terakhir yaitu sap ke Tujuh.

Sekarang mampukah kita menembuh langit sap ke 7? Jelas bisa …. Rasulullah saja bisa…. kita sebagai umatnya seharusnya juga bisa. Ketika Rasulullah menerima wahyu Shalat maka beliau bisa menembus berbagai hijab hijab … kitapun di dalam shalat juga dipertemukan dengan Allah secara langsung yaitu “ku hadapkan wajahku kepada wajah Allah yang menguasai langit dan bumi” nah berarti jika ucapan ini benar maka kita bisa menembus langit sap ke 7. Kalau kita masih meyakini berada di sap ke 2 atau ke 3 atau ke 6 atau ke 7 maka berarti kita belum menghadapkan wajah kita kita kepada wajah yang menguasai alam semesta. Kita masih menghadap pada langit sap 2, 3 atau ke 6 atau ke 7…

baik agar kita paham yang dimaksud dengan langit sap ke 7 dan kenapa kita harus menembusnya, saya jelaskan sebagai berikut. ; Allah menggunakan kata langit ini sebanarnya bermakna kias, analogi ini digunakan agar kita mampu melampoi alam pemikiran tentang langit. Sebab tidak mungkin ada langit, pasti tidak ada. sebab kekuasaan Allah tak terbatas. nah penggunaan istilah langit hingga sap ke 7 ini memberikan pengertian bahwa pikiran kita dibatasi langit pertama.. kita tembus … lagi dengan bukan ini dan bukan itu… sampai langit sap ke 2 kita tembus lagi bukan ini dan bukan itu, kita tembus lagi sampai langit sap ke 3, antara langit sap ketiga dan keempat tetap saja kita mengatakan bukan ini dan bukan itu, artinya apa yang ada diantara langit sap ke 3 dan ke 4 bukan ini dan bukan itu.. karena yang kita cari memang bukan ini dan bukan itu sehingga kalau kita ketemu ini dan itu harus segara kita hilangkan dan kita harus berusaha masuk ke lapis berikutnya yaitu lapis ke 4 , antara lapis ke empat dan kelima kita juga mengatakan bukan ini dan bukan itu, kemudian lapis langit ke 5 , sekarang kita berada di lapis ke lima dan dan keenam, maka apa apa yang ada didalam lapis langit ini bukanlah yang kita cari, sebab masih ada lapis ke enam… kita pun menembus lapis ke enam itupun masih bukan yang kita cari sebab masih ada langit ke tujuh. nah kita pun berusaha menembus langit sap ketujuh.. di atas langit sap ketujuh ini sudah bukan alam lagi karena sudah tidak ada batas lagi… maka disinilah kita duduk bersimpuh di depan Allah. memuji dan bersujud. dalam keadaan ini maka sesungguhnya shalatku ibadahku hidup dan matiku untuk Allah. posisi inilah posisi seorang muslim sejati. wa ana minal muslimin

jadikan shalat sebagai mesin penarik uang

terserah mau komen apa, yang jelas kita hidup butuh uang, apalagi ibadah sangat butuh uang. Haji uang yang kita butuhkan tidak sedikit, sebentar lagi korban jelas kita sangat butuh uang harga sapi yang mencapai 16 juta rupiah perekor jelas bukan uang yang sedikit. Jika anda sering mengikuti pengjian ust Yusuf Mansyur jelas anda akan butuh uang yang tidak sedikit untuk bisa mengikuti apa yang beliau sampaikan yaitu mengenai sedekah. Baik karena kita butuh uang yang tidak sedikit maka saya sarankan untuk menjadi sholat sebagai mesin penarik uang. bagaiman caranya

caranya adalah dengan berdiri shalat, rukuk , itidal dan sujud, serta yang penting adalah iftirasy.

ketika anda berdiri maka sebenarnya anda berniat untuk terus beribadah memiliki umur panjang dan bisa melaksanakan semua perintah Allah SWT. INi sangat penting agar anda memiliki niat yang kuat, memiliki visi yang jelas dalam hidup, bagaimana Allah memberikan rejeki yang berlimpah kepada orang yang tidak memiliki visi? nah berdiri dengan tegak dan lurus, seolah anda siap untuk menerima rejeki berlimpah.

ketika anda rukuk sebenarnya anda menerima apapun keadaan anda, kalau anda guru ya anda akan patuh sebagai guru, kalau anda sopir becak ya anda patuh sebagai sopir becak dan lainnya. Ruku sangat penting sebagai daya penarik uang, dengan keadaan rukuk demikian maka sebenarnya kita tidak bergantung dengan usaha kita tapi kita bergantung kepada Allah. apapun usahanya itu hanya sebagai syarat hidup saja sebagai jalan kita berbuat baik dengan manusia yang diperintahkan Allah. kita tetap beryakinan bahwa Allahlah yang membagikan rejeki bukan karena pekerjaan kita. makanya kita harus menjalankan tugas hidup kita dengan baik agar Allah memberikan rejeki. Nah ini kita lakukan ketika kita rukuk.

kemudian ketika anda berdiri itidal maka anda bersyukur kepada Allah karen anda telah dijadikan hidup syukur anda wujudkan dengan mengakui bahwa Allah Dzat yang patut di puji. daya Syukur untuk bisa menarik uang sangat kuat, makanya itidal ini harus dilakukan dengan benar agar apa yang kita inginkan menjadi kenyataan agar uang yang kita inginkan bisa segera ada.

Kemudian anda sujud, sujud ini anda meniadakan kekuatan apapun yang anda miliki kalau anda guru hilangkan kepintaran kita, kalau kita pejabat hilangkan “ego” jabatan dan seterusnya sampai kita hilangkan siapa kita , kita hilangkan “purwanto” kita kita hilangkan ego kita hingga benar benar nol (aplikasi manfaat belajar dzikir nafas level 4). ini penting agar uang yang kita tarik bukan berasal dari ego kita tapi dari Ego Allah, sehingga memiliki kekuatan daya tarik yang lura biasa. Nah disinilah letak kunci pengalihan kekuatan daya magnit penarik uang. semakin kita menyerahkan kekuatan itu pada Allah maka semakin kuat daya penarik uang.

kemudian ketika duduk iftirasy, ketika anda membaca setiap doa maka sampaikan kepada Dzat yang “luar Biasa” tadi, limpahkan kekuatan pewujudan doa tadi keapda Allah, terutama untuk masalah uang adalah ketika anda berdoa warzuqnii, berilah hamba rejeki.

baik, beberapa tips diatas tentang shalat untuk penarik uang silahkan dijalankan agar rejeki anda lancar semua, anda bisa berhaji, anda bisa berkorban tahun ini, anda bisa berumrah, dan anda bisa menyantuni anak yatim. saran saya tetap ihlas dalam shalat agar apa yang saya tulis di atas dapat membuahkan hasil

Panduan menjadi imam shalat yang baik

menjadi Imam ini ada dua terpilih atau karena tidak ada yang lain, baiklah dua duanya ok. apapun alasan menjadi imam shalat jadilah yang terbaik. Imam adalah pemimpin shalat, maka yang namanya pemimpin harus memiliki sikap kepemimpinan / leadership. Lebih jelasnya seorang imam harus memiliki jiwa pemimpin. Kita tahu bahwa imam shalat yang dipimpin adalah jamaah yang orangny macam macam, macam-macam keinginannya macam-macam karakternya. jadi seorang imam harus bisa ngemong sana sini.

saya akan menyoroti menjadi imam dari sisi spiritualnya, sebab saya kira secara fiqh sudah banyak yang mengupas. secara spiritual seorang Imam harus memiliki kelebihan dalam hal spiritual. dengan kekuatan spiritual yang dimiliki oleh seorang imam masjid maka akan bisa membawa jamaah untuk terpengaruh memiliki spiritualitas yang baik. Spirritualitas seorang imam adalah memiliki kemampuan mengajak jiwa jamaah untuk berserah dalam shalat dan untuk sadar mengarahkan kepada Allah SWT. inilah kekuatan dasar yang harus dimiliki oleh imam.

kekuatan spiritual ini harus disebar keseluruh jamaah, ibaratnya seorang sopir Bus yang mengajak selururuh penumpang untuk sampai pada tujuan. Seorang imam tidak boleh shalat sendiri tapi harus mengajak semua jamaah untuk sama sama berserah diri kepada Allah.

selanjutnya seorang Imam harus memiliki jiwa yang tenang terutama saat shalat berlangsung, tidak perlu terburu buru dalam shalat, tapi tentunya juga tidak terlalu lama dalam shalat. Memimpin shalat harus yang tumakninah, jika imam tumakninah maka jamaah juga akan tumakninah. jangan sampai makmum shalatnya tersiksa dengan cara imam yang cepatnya seperti dikejar anjing, kasihan jamaah yang sudah sepuh sepuh yang tua tua.

baik yang terakhir seorang imam sebaiknya mengasah kekuatan spiritualnya melaui dzikir dzikir (rekomendasi dzikir nafas) dengan kekuatan ini insya Allah jamaah akan merasa nyaman dan tenang serta bahagia jika menjadi imam yang demikian.

mendapatkan ilmu laduni dalam shalat

saya sudah sering menjelaskan tentang kesadaran, akhir akhir ini Allah memberikan pelajaran bahwa ternyata dengan kesadaran kepada Allah secara total, akan berakibat pada pahamnya pikiran kita tentang makna dan bacaan sholat.

silahkan coba, di dalam shalat sadarkan diri kita kepada Allah SWT, maka nanti pikiran dan perasaan akan fokus kepada apa yang kita lakukan dalam shalat yang berupa bacaan dan gerakan shalat. Saya menyebutnya kefahaman ini adalah laduni, artinya  kita mendapatkan kefahaman dari shalat yang kita lakukan.

 

bagaimana sholat dapat membentuk karakter

kunci dari pada akhlak adalah berakhlak kepada Allah terlebih dahulu baru kemudian nanti akan berdampak kepada manusia. Berakhlak kepada Allah akan menyebabkan kita berakhlak siang malam non stop 24 jam karena Allah bersama kita dan selalu mengawasi kita. Nah di dalam sholat semua yang kita lakukan baik gerakan maupun bacaan sholat adalah ekspersi akhlak kita kepada Allah. misalnya akhlak berserah, ahklak memuji, menghormat, berdoa dan seterusnya. Jika semua bacaan dan gerakan sholat ini benar benar kita lakukan dengan segenap jiwa maka kita akan mendapatkan jiwa yang berahlak kepada Allah.

Jiwa yang berakhlak ini nantinya akan menyebar dalam aktivitas kita sehari hari (sholat daim) terutama ketika kita berinteraksi dengan manusia dan alam sekitar kita. bagaimana sikap sujud kita kepada Allah menyebabkan kita mampu untuk menghargai manusia menghargai alam, tidak merendahkan apalagi berbuat kerusakan. Sikap memohon kepada Allah dalam duduk iftirasy menyebabkan kita mampu meyakini hidup kita di tanggung Allah dan kita tidak merasa khawatir lagi dengan apa apa yang terjadi, rasa tenang, rasa damai akan selalu mennyelimuti jiwa orang yang duduk iftiras dengan benar.

itu baru duduk iftirasy dan baru sujud nantinya akan banyak sekalu pengaruh sholat dalam diri kita. jadi kuncinya adalah berakhlak kepada Allah maka kita akan berakhlak terhadap ciptaannya.

menyinggung pendidikan karakter yang ada di dunia pendidikan saat ini sebaiknya anak didik harus diajarkan bagaimana berakhlak kepada Allah. anak didik harus sejak dini bagaimana bersujud dengan benar di hadapan Allah SWT. Pendidikan karakter bukanlah terori  akhlak tapi lebih sisi praktek yaitu mempraktekan bagaiman taat kepada Allah SWT.

___________________________________________

Insya Allah 7 Juni 2014 Program di Terengganu Malaysia

Mengapa lampu anda tidak dapat bersinar

saya menganalogikan antara syariat dan makrifat. antara menjalankan perintah Allah dan mengenal Allah. Lampu adalah ibarat syariat yang memiliki komponen yang rumit dengan kawat pijarnya dan perlengkapan pendukungnya. Mempelajari syariat ibarat mempelajari cara lampu bekerja, cara membuat kaca bolamnya, cara membuat kawat pijarnya dan seterusnya yang kalau dipelajari mungkin sampai matipun tidak akan selesai. Ibarat yang kedua adalah makrifat yang saya  ibaratkan sebgai listrik atau power yang bisa membuat lampu tersebut bekerja dan akhirnya dapat mengeluarkan sinar.

Analogi ini menggambarkan bahwa jika kita sudah menjalankan syariat namun tidak makrifat (mengenal Allah) atua tidak ada kesambungan dengan Allah maka sama saja sebuah lampu yang tidak dialiri arus listrik. Orang yang sholat orang yang puasa ataupun zakat dan haji jika tidak makrifat, tidak ada kesambungan hati kepada Allah maka ibadahnya tidak akan mengeluarkan sinar kehidupan, ibadahnya tidak akan memiliki pencerahan apapun, ibadahnya tidak akan memberikan kontribusi apapun baik di dunia apalagi di akhirat.

Maka saya sarankan selain anda mempelajari syariat dan menjalankan syariat tentunya, anda juga harus mencari cara bagaimana hati anda bisa merasakan kehadiran Allah dalam setiap ibadah yang anda jalankan, karena dengan kehadiran hati tersebut ibadah kita bisa bersinar. Saya tawarkan dua metode untuk bisa sambung kepada Allah ;

  1. Patrap
  2. Dzikir nafas 

Dua metoda ini dapat melatih anda untuk bisa sambung ke Allah sehingga ibadah anda akan lebih sempurna. 2 metode tersebut sangat ampuh untuk membuat sholat anda lebih bisa menghadirkan Allah sehingga ibadah apapun yang anda jalankan membuat bisa lebih khusyu. Metode ini merupakan metode turun temurun yang disampaikan secara pribadi namun saya memberanikan diri untuk menyusun menjadi sebuah metode yang saya bukukan tujuan saya agar seluruh umat islam dalam menjalankan ibadah bisa lebih khusyu dan bersinar.

ibadah anda harus dapat bersinar sebab kita hidup memiliki tugas sebagai khalifah yaitu memberikan manfaat kepada orang lain. Tugas kekhalifahan adalah tugas memberi manfaat kepada alam sekitar. Perpaduan antara makrifat dan syariat akan memberikan sinar yang bisa menerangi sekitar kita. Buatlah sekeliling anda bahagia dengan kehadiran anda jangan sebaliknya. Sholat kita bisa membuat kita bahagia dan membuat orang lain bahagia itulah ibadah yang bersinar.

Sudah saatnya umat islam kembali kepada Allah (tidak hanya kembali kepada quran dan hadis), dengan kita menyertakan Allah maka kekuatan spiritual itu akan kita dapatkan, dan dapat kita pergunakan untuk diri kita keluarga kita dan untuk masyarakat. jangan hanya syariat saja yang dipelajari dan dijalankan namun sumber kekuat harus juga kita jalankan yaitu menyambungkan hati atau menghadirkan Allah dalam setiap perbuatan kita.