Aku bersyukur bisa menerima kenyataan di alam keagungan Allah

Aku bersyukur kepada Allah SWT karena aku dapat menghadapi dan menerima apa-apa yang Allah tetapkan pada diri saya. Lebih bersyukur lagi karena aku dapat berada di keagungan Allah SWT. Antara menerima kenyataan dan berada di alam keagungan Allah ini menjadikan saya lebih bahagia. lebih optimis dan yakin dengan pertolongan pertolongan Allah.

kebersyukuran saya , karena seolah saya berada di dua ujung yang berbeda, yang satu di atas berada di keagungan Allah dan yang satu berada di alam nyata yaitu alam yang telah Allah tetapkan pada diri saya.

tapi kadang tidak ada pemisahan antara kenyataan dan alam keagungan Allah. jadi, seperti dua duanya menjadi satu alam nyata ini juga alam keagungan Allah. sehingga saya bersyukur kepada Allah SWT.

 

Melewati alam ketenangan

dzikir nafas sadar Allah, tidak berhenti di sensasi tenang, tenang hanya stasiun dimana kita masih harus melanjutkan perjalanan menuju kepada Allah SWT. Perjalanan kita itu seperti satelit yang harus bisa mencapai orbit nya. Jiwa kita juga sama harus bisa mencapai orbitnya. Sehingga kalau ditanya sampainya sebuah perjalanan spiritual ya seperti satelit tidak akan ada sampainya karena terus mengorbit sampai batas waktu yang sudah ditentukan Allah SWT.

Alam ketenangan adalah perjalanan satelit saat dibawa pesawat ulang alik, dan perjalanan tidak hanya masalah ketenangan saja ada banyak sensasi yang harus kita lewati. pokoknya selama kita belum menemukan posisi orbit kita belum pernah berhenti untuk terus ke Allah dan ke Allah.

Mencapai orbit ini adalah pencapaian keadaan sibghoh, satelit yang sudah mencapai titik orbitnya maka dia akan terus bergerak berserah mengikuti gerak perputaran alam semesta, kita jika sudah mencapai titik orbit maka kita akan mencapai keadaan berserah mengikuti kehendak Allah tercelup dan menjadi saksi atas gerak yang menggerakkan Allah.

Allah berkehendak dalam pekerjaanku

Allah berkehendak dalam pekerjaan adalah masalah kesadaran dan keihlasan serta kemauan untuk menerima pekarjaan adalah amanah dari Allah. Pekerjaan yang kita lakukan adalah kehendak Allah dalam diri kita, Jadi saya bekerja adalah melaksanakan perintah Allah. Tugas kekhalifahan yang Allah sematkan kepada kita salah satunya adalah pekerjaan yang sekarang ini sedang kita jalani. Terlepas dariĀ  jenis apapun pekerjaan yang pasti tugas dari Allah adalah tugas yang memberi manfaat dan kemakmuran di alam semesta, bukan kerusakan. Tidak ada tugas dari Allah atau amanah dari Allah untuk mencuri atau melakukan kerusakan, itu bukan amanah tapi khianat.

Diamkan diri kita sejenak untuk meresapi ini, menyadari ini sebelum kita beraktivitas pagi atau sebelum kita melakukan tugas pekerjaan kita. Peresapan kesadaran bahwa pekerjaan ku adalah perintah Allah akan memberikan warna tersendiri dalam setiap langkah penyelesaian tugas pekerjaan tersebut. Warna yang dipenubi dengan keringanan tanpa beban. Disamping itu ada warna yang signifikan yaitu warna yang tidak ada kemelekatan ego ketika menjalankan suatu tugas.

Jika kita bekerja tanpa ego tanpa ada target tanpa ada ekspetasi ini dan itu tanpa ada harus begini dan begitu , namun bekerja dengan ilham ilham yang mengalir dalam setiap saat ke dalam pikiran dan perasaan serta gerak perilaku.

ini adalah aplikasi riil dari spiritualitas dalam berislam yaitu menjadi khalifah tanpa ego, atau yang kita kenal dengan sibghoh.

sibghoh