syukur

jika anda galau hari ini coba bersyukur di setiap nafas

kalau anda galau hari ini coba nafas anda disyukuri , lakukan 30 menit saja secara terus menerus tidak putus maka galau anda akan berubah insya Allah. ya teknik praktis ini membuat anda akan terasa bahagia karena gelombang otak anda akan berangsur teratur dan membuat anda akan menjadi lebih tenang. Cuma dalam 30 menit itu tubuh anda akan terasa ada energi yang masuk dan memperbaiki sistem dalam tubuh anda dan otak anda,. pasrah saja tidak perlu dilawan cukup dengan terus bersyukur dan bersyukur.

Syukurnya orang makrifat

ada berbagai macam syukur diantaranya adalah syukurnya orang makrifat yang mem by pass semua nikmat dan hanya bersyukur kepada Allah. Tentunya ini berbeda dengan orang yang belum makrifat yang beryukur bukan kepada Allah tapi bersyukur atas nikmat Allah. Jika anda memperhatikan maka ada perbedaan yang nyata antara orang yang makrifat dan tidak. Perbedaan itu terletak pada apa yang disyukuri, Jika orang makrifat langsung kepada pemberi nikmat, tapi kalau belum makrifat bersyukur kepada nikmat yang telah diberikan. Jadi sangat nyata syukur kepada pemberi dan syukur kepada apa yang diberi.

Kelemahan syukur yang ditujukan kepada nikmat ini adalah jika apa apa yang diberikan kita persepsikan bukan nikmat misalnya diberikan musibah, tidak mungkin kita akan bersyukur sebab kehendak Allah yang berupa musibah ini jadi “lucu” kalau kita syukuri. dan islam pun mengajarkan kalau musibah bukan syukur tapi sabar.

tapi kalau orang makrifat apapun yang dikehendaki Allah tidak di pandang sebagai nikmat atau musibah. Orang makrifat memandang semua kehendak Allah adalah baik dan benar sehingga apapun kehendak Allah dia tetap bisa bersyukur kepada Allah.

secara maqom kan lebih tunggu orang yang bersyukur dari pada orang sabar. Kalau kita bersyukur sudah pasti sabar, tapi kalau kita sabar belum tentu bersyukur.

baik itulah sedikit tentang uraian syukur nya orang makrifat semoga bermanfaat.

dzikir untuk tenang dan syukur untuk bahagia

ada kekuatan dalam dzikir dan syukur, keduanya membuat emosi positif namun memiliki perbedaan. dimana yang dzikir membuat jiwa kita tenang dan syukur membuat hati menjadi bahagia. Secara tingkatan lebih tinggi syukur karena kalau syukur sudah pasti bahagia kalau dzikir belum tentu syukur.

sama dengan apa yang Rasulullah sampaikan bahwa shalat beliau adalah ungkapan syukur Beliau kepada Allah. Seutama utama teladan adalah Rasulullah maka kita harus selalu berusaha untuk bersyukur kepada Allah.

syukur ini juga dapat memberikan energi positif tidak hanya pada diri kita tapi juga lngkungan sekitar kita. sehingga ketika kita bersyukur kepada Allah maka akan memancar energi positif dan energi ini akan kembali kepada kita dalam bentuk kenyatan fisik, misalnya murah rizki, murah kawan, dan lain sebagainya.

jadi memang dzikir dengan syukur labih banyak manfaat bersyukur dari pada dzikir. semoga kita dijadikan Allah menjadi orang yang bersyukur

Bahagia itu sederhana

cara mudah bahagia
cara mudah bahagia

di pagi yang cerah… pak Asele ini setiap pagi lewat depan rumah … selalu terpancar wajah bahagianya ketika lewat depan rumah, terlebih jika anak saya yang no 3 ini minta dibelikan, wajah pak Asele ini semakin bahagia menyambut si kecil membeli wedang aselenya. Mendapat senyum bahagia dari pak Asele ini pun si anak tambah sumringah, si kecil semacam ketagihan untuk selalu membeli wedang ini. benar benar senyum ihlas yang bisa membuat si anak ketagihan untuk membeli jualannya.

penjual dan pembeli dari foto di atas menggambarkan bahwa bahagia itu sederhana, tidak rumit dan very simpel. si penjual sangat bersyukur karena jualnnya laku dan si pembeli bahagia karena bisa menikmati wedang asele. bahagia ketemu bahagia maka rasanya sangat bahagia. .. ya kunci bahagia ada di bersyukur kepada Allah. kalau kita pandai bersyukur maka bahagia itu akan langsung terpancar dari diri kita dan akan memvibrasi tubuh dan sekeliling kita.

yang kedua bahagia itu ya saat ini dan disini. maka kalau kita melihat bahagia dari dua orang di atas maka bahagia ya ketika itu juga dan di situ juga. bahagianya si kecil cukup di depan rumah… bahagianya penjual ya ketika berada di depan rumah saya.. sederhana bukan… tidak harus nanti menunggu uang terkumpul kemudian pergi ke mana, yang jauh jauh… atau harus ke tempat wisata yang letaknya sampai berratus ratus kilo meter… jauh nyee….

bahagi itu sederhana gunakan kata kunci “syukur” …. maka bahagia akan kita dapatkan.