awali dengan basmalah dan lanjutkan dengan Allahu Akbar (bismilahi Allahu akbar)

dalam menjalankan amanah Allah entah itu mudah atau sulit, berat atau ringan, mengucapkan dan menyadari mantra bismilahi Allahu Akbar sangat di anjurkan. Nah apa pengaruhnya dan apa manfaatnya ?. Pengaruhnya adalah akan membawa sikap yakin bahwa Allah memberikan kemampuan untuk bisa  menjalankan, dan manfaatnya dapat mendatangkan kekuatan diluar kemampuan untuk bisa menyelesaikan amanah.

mulai sekarang kita tidak gentar lagi dengan amanah diluar nalar karena ada solusinya. Tidak lagi takut dengan amanah diluar kemampuan kita. Karena dengan mencgucapkan dan menyadari rapal atau mantra ini solusi akan datang.

tentunya setelah rapal dan mantra di sadari maknya selanjutnya adalah menjalankan apa apa yang bisa dilakukan, artinya harus take actioan, atau harus berbuat dan melakukan sesuatu.

Patrap Sakaratul maut dan Covid 19

Beberapa kabar dari dalam dan luar negeri menyebutkan bahwa kita mungkin akan selamanya bersama dengan covid 19. Ya ada yang mak Deg, ada yang ketakutan luar biasa, dan ada yang biasa saja. tapi apapun responnya misalnya itu nanti benar maka mau tak mau kita harus siap mati karena covid.

untuk itu saya tawarkan sebuah metode bahagia menyambut kematian dengan metode patrap sakaratul maut. Metode ini mampu menghilangkan kecemasan yang berlebihan terhadap kematian. Mindset kematian yang dulunya adalah suatu barang mahal, sekarang menjadi suatu hal yang biasa, dan ini memerlukan persiapan. Persiapan itu adalah dengan patrap sakaratul maut.

Menjadi hal yang lumrah manusia mati, entah karena korona atau karena yang lain. Yang penting adalah bagaimana cara memasuki keadaan mati itu dengan benar, bagaimana menjalani proses sakaratul maut itu dengan benar dan tenang. Ini tidak mudah bagi sebagian kita, nah untuk itu dengan patrap sakaratul maut bisa menjadi alternatif cara efektif menghadapi kematian.

syarat untuk mengikuti pelatihan ini setidaknya harus sudah menjalnakan dzikir nafas paling tidak 3 bulan, atau 1 bulan intensif. Rajin membaca dan melihat postingan saya terkait dengan patrap terutama patrap sakaratul maut. hal ini akan memudahkan dalam proses pelatihan.

saya hanya mengingatkan sebarapun tinggi dan amaliah agama anda kalau saat sakaratul maut anda tidak bisa lagi mengandalkan ilmu dan amal anda. Di saat itu yang dapat anda lakukan adalah “mempraktekan patrap sakaratul maut”.

mereka gemar ngaji tapi jauh dari Al Quran

ada mahasiswa saya memperingatkan saya untuk tidak menggunakan al quran karena harus paham tafsir, harus paham asbabun nuzul dan tentunya harus bisa bahasa arab ….

fenomena ini tentunya sudah mengakar di masyarakat tentang kenyataan bahwa sebagian yang rajin belajar islam justru jauh dari al quran. Semakin mendalami islam semakin jauh dari al quran. Saya berpendapat demikian karena tidak sedikit yang senang dan bangga dengan membaca kitab kitab kuno karangan ulama dari pada membaca perintah Allah dalam al quran , yang kedua , katanya al quran itu sulit dipahami lebih mudah membaca kitab kitab kuno karangan ulama jaman dulu.

saya punya sikap suudzan dengan apa yang terjadi saat ini berkaitan dengan hal di atas bahwa mereka para ahli agama takut tersaingi dan takut tidak laku kalau masing masing umat islam ini mampu membaca al quran mampu menterjemahkan dengan kitab terjemahan, dan takut menafsirkan sendiri dengan kitab tafsir yang ada di al quran. kan lucu bin aneh. Al Quran sekarang sudah lengkap dengan terjemah kata perkata, dengan terjamah per ayat dan dilengkapi dengan tafsir terkenal, dan ini menjadi momok bagi para ustad yang takut kehilangan jamaah. maka dibuatlah jargon jargo misalnya ” jangan mempelajari al quran tanpa guru, nanti sesat” dan jargon sejenis. jargon ini jelas menjauhkan umat islam dari kitab nya yaitu kitab al quran.

anehnya lagi, umat islam disibukkan dengan al quran yang tidak mengarah untuk memahami perintah Allah dalam setiap ayatnya, tapi lebih pada artifisial seperti belajar membaguskan bacaan tanpa paham apa yang dibaca, mengucapkan huruf dengan benar padahal lidahnya sudah pasti bukan lidah orang arab, sehingga belajar seperti ini memakan waktu berpuluh puluh tahun sehingga waktu memahami al quran menjadi hilang. dan jangan coba untuk memberi tahukan mereka akan hal ini, pasti kita akan dituduh sesat. jadi rahasiakan tulisan ini sebab kalau mereka tahu akan marah besar.

yang paling aneh adalah banyak membaca al quran tapi jauh dari al quran , nah ini semakin aneh. ok penjelasan saya seperti ini. Kalau orang sudah bisa baca al quran mereka tidak di arahkan untuk memahami al quran tapi malah dibelokkan dengan banyak banyak bacaan sehari sekian halaman, sehari sekian rukuk, sekian juz. Sehingga mereka secara tidak sadar dijauhkan dari al quran meski setiap hari yang dibaca ratusan ayat. Buktinya, mereka tidak paham satupun ayat yang di baca. anda mungkin akan kebakaran jenggot anda ketika membaca tulisan ini, ok tidak perlu di padamkan biarkan terbakar sampai habis…….

Al quran diturunkan sebagai petunjuk artinya bahwa al quran harus dipahami ayat demi ayat dicari apa perintah Allah di balik ayat yang di baca. jika kita mampu memahami ayat demi ayat perintah Allah yang terkandung di dalamnya maka kita akan sangat dekat dengan al quran .