ciri wali jadzab

jadzab adalah keadaan kesadaran yang mengalami perubahan yang bersifat tidak permanen. Jadzab adalah hal yang lumrah yang dialami oleh beberapa wali (tidak semua wali mengalami jadzab). Jadzab ini mirip keadaan kegilaan dimana perilakunya menjadi tidak lumrah, namun sangat berbeda dengan gila yang bukan jadzab. Meski sama sama “gila” namun keadaan wali ini apa yang dilakukan adalah “kebenaran” yang tidak terpikirkan oleh orang lain sehingga bagi beliau benar bagi orang lain yang berpikir tidak sampai sejauh wali tersebut menganggap bahwa perilakunya adalah jadzab.

Jadab ini tidak permanen artinya jadzab hanya berlaku sementara, kalau permanen malah dipertanyakan, ada kisah putra dari kyai di jogja sejak kecil mengalami gangguan perkembangan sehingga sejak kecil hingga beliau sekarang sudah usia 60an dianggapnya jadzab, ini adalah anggapan yang keliru karena dia mengalami gangguan perkembangan. Nah yang dianggap jadzab itu adalah jika terjadi setelah seseorang mengalami pengalaman spiritual yang sangat dalam yang dapat berpengaruh pada dirinya, sehingga membuat keadaan kesadaran berubah, nah jadzab adalah proses dimana terjadi adaptasi antara keadaran yang berubah ini dengan keadaan alam sekitar.

Kita harus paham benar dengan hal ini, sebab banyak sekali orang yang berdzikir dengan tekun kemudian berperilaku aneh….. tapi perilaku anehnya kok tidak berubah ubah.. nah bisa dipastikan bahwa dia mengamali gangguan jiwa atau (gila beneran).

dan jangan mudah mempercayai orang yang “gila” sebab bisa jadi dia “menggilakan diri” agar dianggap jadzab, dan dianggap wali yang sedang jadzab. Kalau hemat saya jika ada yang jadzab sebaiknya jangan diminta tolong … justru kita doakan agar jadzabnya  segera usai. kalau berguru juga jangan kepada oranng yang jadzab pasti nanti ikut ikutan “jadzab” ..tapi tentunya jadzabnya lain…

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *