hutang boleh boleh saja karena memang tidak ada larangan bahwa hutang itu haram, tapi ingat bahwa hutangpun tidak ada anjuran khusus sehingga bukan juga merupakan sunah. tapi kalau bisa jangan pernay berhutang karena meski tidak di larang beberapa cerita tentang sejarah rasulullah bahwa beliau tidak mau menyolatkan seseorang yang ternyata seseorang tersebut masih memiliki hutang. itu artinya bahwa sebaiknya tidak berhutang.
saya menganalisa tentang hutang, bahwa orang yang hutang memiliki kecenderungan untuk memikirkan jumlah hutangnya, sehingga apa yang terjadi ketika setiap hari kita memikirkan hutang…hutang…hutang..dan hutang. maka pikirannya berisi hal hal yang negatif sebab hutang itu adalah negatif. jarang sekali orang yang hutang memikirkan tentang lunas …lunas dan lunas…. bukanya lalu ngemplang (lupa hutangnya) tapi dia masih ingat bahwa dia mampu menyelesaikan hutang. . Dampak negatif inilah yang datang ketika seseorang berhutang. sehingga saat semakin dia mengingat hutang maka semakin jauh darui rejeki. karena memikirkan hutang adalah memikirkan kekurangan, kelemahan, ketidakbahagiaan dan lainnya…..
rubahlah berpikir hutang bagi yang punya hutang dengan berpikir aku mampu melunasi…dan rasakan kabahagiaan mampu melunasinya…. rasakan semangatnya… maka tunggu rejeki akan segera menghampiri… amin