dampak penayangan kasus ryan yang berulang

secara tidak sadar kita telah mendapatkan masukan yang negatif di otak kita entah itu nanti masuk bawah sadar atau masuk sadar… ada sisi bahaya jika kita kurang mengetahui bagaimana mensikapi penayangan tersebut. karena menurut hukum perilaku bawah sadar apa yang kita dengar dan kita lihat akan cenderung kita tiru…nah kita lihat diri kita dalam melihat penayangan tersebut apakah kita menerima dan memaafkan atau kita tertarik namun disertai dengan kebencian… maka seperti tulisan saya sebelumnya jika kita membenci dan cenderung memikirkannya berulanga ulang maka secara tidak sadar kita memasukkan nya dalam alam bawah sadar sebagai sesuatu yang diterima…

penayangan kriminalitas di televisi yang ditayangkan di beberapa stasiun televisi selama beberapa tahun terakhir ini tidak membawa dampak positif bagi masyarkat malah bahkan itu membawa contoh yang kurang baik dan ditiru.. kenyataannya kejahatan dari hari ke hari semkain banyak dan intensitas kejahatannya semakin intensif atau semakin kejam dan sadis

dari sini media televisi artinya ikut bertanggung jawab juga dari hasil penyiarannya … terhadap kasus kasus kriminalitas yang terjadi. selain aparat pemerintah terutama yang membawahi masalah media ini.

0 thoughts on “dampak penayangan kasus ryan yang berulang

  1. Betul!!saya sangat setuju dengan apa yang anda sampaikan.
    Menurut saya, tayangan ttg kejahatan sprt kasus ryan tdk lazim u terus ditayangkan berulang2. Krn secara tdk sadar tindak kejahatan yang sering kita tonton secara berulang diTV akan mempengaruhi alam bawah sadar kita.
    Ketika kita menghadapai situasi yang mungkin membuat kita marah atau emosi, hal-hal negatif yang pernah kita tonton secara tidak sadar akan mempengaruhi kita. Hingga bkn hal yg mustahil kita ato generasi kita akan menjadi Ryan2 lainnya.
    Naudzubillahiminzali tsuma Naudzubillahiminzalik

    • ya akan jadi model, kita lihat 1 tahun kedepan… pasti akan terjadi peningkatan penayangan hub sex yang di upload dan disebarluaskan. jaga diri dan keluarga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *