Dengan dalih amar makruf nahi munkar

dalih untuk menyerang bisa diambil dari quran, dalih untuk menyalahkan bisa diambil dari sumbernya yaitu quran, dalih untuk membidahkan bisa dirujuk berdasarkan quran ataupun hadis, tapi sekali lagi bahwa itu menurut “tafsirannya sendiri” bukan tafsiran orang yang disalahkan. maka penyerangan pun dilancarkan di mimbar mimbar, di mushalla dan di masjid…. semua menjadi media bagi pembenaran pendapatnya.

dengan dalil amar makruf nahi munkar ….. mereka rela “untuk sementara tidak berakhlak” demi kebenaran pikirannya, menombongkan diri bahwa merekalah yang paling benar. seolah olah akhlak mazmumah nya sudah mendapatkan lisensi khusus …. tidak apa apa mengkafrkan orang islam, inikan memang kebenaran yang harus di tegakkan.

dengan dalih amar makruf nahi munkar mereka sanggup berkorban untuk sesuatu yang merugikan umat islam.

sekarang yang jadi pertanyaan saya apakah mereka tidak makruf, terus apakah mereka munkar….. jangan jangan persepsinya sendiri tanpa ilmu yang lengkap, seperti menggunakan kaca mata kuda.. yang tahunya hanya terbatas, tidak mau tahu diseklilingnya…… jelas orang punya pendapat dan persepsi sendiri sendiri ….. tentang sesuatu…

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *