diam nya "abu sangkan" berbuah

di luar dugaan saya kasus ini berakhir dengan sangat smooth… ketika itu saya dipanggil untuk bertemu dengan anggota luis yang melaporkan ust abu yang terdiri dari pak edi lukito (ketua luis) pak yusuf dan beberapa anggota yang lain… pertemuan di masjid baitusaalam tipes ini saya menjelaskan kr0nologis sejarhanya munculnya fitnah itu… bla bla… suatu penjelasan dari yang “di fitnah” pak edi dan anggota mendengarkan dengan seksama terkadang memberikan pertanyaan seputar kasus tersebut. saya pun menjawab dengan keadaan yang saya ketahui karena saya menangani kasus tersebut (sebagai psikolog) dari awal.

pertemuan kedua tabayun dari seluruh elemen luis terdiri dari MUI, LUIS, FPI, Laskar Hizbullah, MTA, Imam Masjid besar mangkunegaran Kyai Haji Thoha, Abu Sangkan, dan beberapa tokoh umat islam lainnya. sayang pertemuan yang rencana nya merupakan tabayun akbar baik dari pihak pelapor dan yang dilaporkan serta sakisi saksi tidak dihadiri oleh pihak pelapor yaitu bapak edi lukito dan kawan kawan, ketika di kontak juga susah sekali dan sampai akhir tabayun pihak pelapor tidak ada satupun yang hadir padahal rencana ini sudah menjadi kesepakatan bersama untuk bersama sama mendengar secara jelas dan jernih tentang kebohongan dari fitnah yang sudah terlanjur di laporkan ke kepolisian serta mayarakat luas yang telah mengetahui fitnah tersebut. di akhir pertemuan ada kesepakatan untuk bertemu di kantor mui solo agar masalah tidak merambah kepada fatwa sesat dari apa yang sudah dilontarkan pihak pelapor. tidak itu saja forum ini menindak lanjuti untuk mencabut laporannya di poltabes solo dan juga akan membubarkan LUIS karena dinilai oleh pengurusnya sering disalah gunakan untuk kepentingan orang tertentu bukan untuk memperjuangkan syariat dan membela ulama terlebih melindungi umat.  (potongan pertemuan di mangkunegaran dapat dilihat di http://www.youtube.com/watch?v=KzwSUQPSSVg)

pertemuan ketiga di masjid besar solo, tepatnya di kantor MUI solo, di kantor ini menjelaskan kepada MUI tentang seputar kejadian yang sebenarnya dan alhamdulillah pihak MUI merespon dengan positif tentang fitnah tersebut. di MUI langsung disampaikan kepada ketua MUI solo yaitu zainal dari hasil pertemuan ini diperoleh hasil bahwa fitnah yang dituduhkan kepada ustad abu tidak benar dan harus diluruskan. dan menegaskan bahwa ajaran beliau yang katanya mengajarkan sholat lama (ini yang dianggap sesat) tidak lah sesat dan sesuai dengan quran dan sunah.

demikian 3 peristiwa besar ini akhirnya memberikan nafas lega dan kebahagiaan bagi kita semua terutama jamaah shalat center solo yang merasa tenang dalam mengadakan kegiatan kegiatan shalat khusyu dan kegiatan kegiatan lainnya. semoga fitnah seperti ini tidak terjadi lagi pada ulama ulama yang lain dan semoga islam tidak saling memfitnah namun bersama sama membangun umat. amiin

36 thoughts on “diam nya "abu sangkan" berbuah

  1. Tapi apakah kebohongan dan fitnah kalo saya denger (dari orang banyak pula dengernya, dan bukan dari kalangan orang yang sedang bersitegang dengan TUANKU ABU SANGKAN nan RUPAWAN itu), untuk belajar dari TUANKU ABU SANGKAN itu dikenai MAHAR, yang jumlahnya tidak sedikit mnurut saya (katanya sekarang sudah jadi 1,5 jt)???

    setahu saya Sholat, membaca AlQuran, Puasa dll itu untuk DIAJARKAN bukan DIPERJUALBELIKAN. bukan begitu , betul???

  2. siapa bilang mahar…. bukan mbak tapi ongkos sewa hotel…. salahkan hotelnya tuh… wong dipakai pengajian kok mesti bayar… mahal lho mbak… sewa hotelnya… ya kecuali kalau mbak dewa akbar mau ngongkosi… ya pelatihan sholatnya bisa gratis, mbak/mas dewa mau???? he he….. tapi kalau cuma komentar thok ya ndak papa biar blog saya jadi rame…

  3. rame juga nih pak setiyo, pak kalau di toko buku itu Al Quran nya boleh langsung di bawa pulang apa harus di bayar dulu ya??? boleh ndak ya memperjual belikan AlQuran dan Al hadits??? Kenapa juga saya lebih mudah membenci orang dari pada menyayangi orang??? Padahal saya tahu kalau rasa sayang itu nikmat, dan saya tahu juga kalau saya lagi benci sama orang rasanya dada ini sesak nggak enak banget !! tapi itu kan pengalaman pribadi saya , kalau ada yang berbeda ya ndak masalah ya pak ya ??? Kan kata nya Islam juga mengajarkan perbedaan

    • Bginilah jdinya klo pemahaman qt ttg islam trlalu sempit,yg bnr d anggap salah yg slh d anggap bnar,,mana ada sih org memperjual belikan Al Qur’an,org munafik yg jual ayatnya byk..klo Al Qur’an tu gk bsa dperdagangkn,yg anda bli tu buku ato kitabnya,jd wajar sj org brusaha krena brapa material yg dkeluarkn,,tp klo qt tau ssungguhnya Al Qur’an itu adlh sluruh alam smesta bserta isi2nya mana mampu anda beli,krna memang tdk dperjual belikan,,klo anda faham,100 utk anda

  4. aslm.. wah…saya baru dengar juga dari teman-teman belum lama.. ternyata fitnahnya menjalar demikian kencangnya yo pak… Sampai aku sedikit kaget bawa-bawa LUIS segala.. Kebetulan saya lama banget berhubungan dengan pak edi lukito (dulue komandan saya)… Semoga di beri jalan yang terbaik oleh Allah.. maaf banget bos… lama vakum nich… but ke Allahnya Insya Allah masih terus saya jaga.. semoga ke depan bisa istiqomah di halaqoh…

  5. alhamdulillah yang penting istiqomah dalam silatun
    mas cipto islam itu sarat dengan perbedaan cuma kalau kita sikapi dengan emosional marah marah misalnya.. ya jadi laknat tapi kalau perbedaan itu dimengerti sama yang lainnya ya jadi berkah….

  6. ….walah-walah…memang jaman ini makin rumit dan canggih ya…mau khusyu dalam sholat saja juga pakai kursus dulu ..n apa ya harus di hotel ya…terus kalau ada orang miskin yang pingin ikutan apa ya boleh ya…??? banyak pertanyaan muncul (+optimistik maupun pesimistik)…artinya kursusnya itu sebenarnya diadakan untuk semua orang dengan syarat mau mbayar ubo rampene tho…lha sing ora kuwat piye…yo uwis..apike minggir wae…bagi yang tidak mampu bayar pakai duwit yang banyak, sebaiknya kursus pada para ustadz yang pinggiran,, di wilayah pinggir, nggak usah nafsu pingin ikutan acara untuk orang kuat yang top-top, dan juga tidak perlu iri – dengki pada mereka,…yang miskin dan yang kaya itu memang berbeda…jadi ya diterima dengan sabar dan ikhlas saja…walaupun mungkin menyakitkan dalam hati, tapi kalau belajar diterima..lama-lama ya jadi biasa saja…yang kaya mau sholat khusyu, pakai kursus yang mahal karena di hotel dengan suguhan yang wah…itu juga biasa, sah-sah saja..sedangkan bagi yang miskin, belajar khusyu dengan “nglakoni” miskinnya tanpa iri dengki, cukup dengan ustadz pinggiran yang sederhana pakai tikar di bawah godong pring, di tegalan maupun di mushola gedhek elek…itupun syah-syah saja…masing-masing punya keindahannya sendiri…dan Allah SWT Maha Tahu dan Maha Adil kok…semua bakalan dapat jalan sorganya masing-masing…adsal tidak pakai ujub dan iri dengki…setujuuu???!!!

  7. Mas setyo, boleh tahu link/judul nya potongan klarifikasi pertemuan di mangkunegaran?
    Link youtube di atas tidak langsung ke tujuan.

    terima kasih

  8. Mas, bisa minta link/judul potongan pertemuan di mangkunegaran yang di youtube? link diatas tidak langsung ke file nya.

    tku

  9. mbak nani, pernah ke mesjid fatimah tiap senin malam? ya mesjidnya berfasilitas standar hotel berbintang 5….disana mbak nani bisa belajar dan mengikuti kajian2nya yang menyejukkan TANPA BAYARR alias GRRRATTIS….MONGGO SILAKAN RAWUH DI MESJID FATIMAH.TIAP SENIN MALAM BAKDA ISYA, DIJAMIN MAK NYESSSS….DATANG SEKALI PENGIN LAGI DAN LAGI….selamat mengikuti.temen2 semua diajak rame2….oke kami tunggu(shalat center solo).

  10. peserta yg ikut tidak hanya UMAT MUSLIM KAYA RAYA namun SEMUA KALANGAN….DISINILAH…QITA DIAJAK SALING BERSAMBUNG HATI DENGAN SESAMA TANPA MEMBEDAKAN STATUS….SEMUA LEBUR JADI SATU. BUKANKAH DIHADAPAN ALLAH KITA SEMUA SAMA??????

  11. Soal lapor melapor itu biasa. Maklum, mungkin ada yang mata pencahariannya terganggu atau terancam gulung tikar…

  12. Ritual-ritual barzanji dan peringatan-peringatan keagamaan itu kan ada amplopnya juga, pak. Soal bid’ah atau tidak kan bisa diakal-akali dengan ayat dan hadits, sekalipun maksudnya tidak nyambung. He… he…

  13. Ritual-ritual barzanji dan peringatan-peringatan keagamaan itu kan ada amplopnya juga, pak. Soal bid’ah atau tidak kan bisa diakal-akali dengan ayat dan hadits, sekalipun maksudnya tidak nyambung. Yang penting rame, meriah, atau ceramahnya lucu dan bikin ketawa, pasti orang banyak yang suka. He… he…

  14. Salam Pak Setiyo, Saya mengikuti kursus perlatihan solat pada 25 April 2009 d Sungai Petani. Malaysia. Saya ingin menjemput Pak mengendalikan perlatihan solat bagi guru-guru d sekolah d Penang. Perancangannya pada Julai 2009. Wassalam

  15. Diam-nya kita bukan diam yang mengalah, tapi berjuang agar umat (terutama muslim) bisa saling belajar. Saya salut kepada Ust Abu Sangkan. demi perjuangan islam beliau “DIAM” tapi “BERISI”. terima kasih P. Setyo, terima kasih Ust Abu, berkat beliau saya selalu bisa mendekatkan diri Ke Allah SWT. dalam kekalutan hidup, mereka menghantarkan dengan penuh kesabaran.

  16. Yang penting Niat baik ( Keinginan yang diikuti dengan ikhtiar ) selalu mendapat Pahal ganjran dari ALLAH SWT. Aminnn.

  17. saya ingin mengikuti kursus solat khyusyu’ oleh Abu Sangkar sendiri dimalaysia, bagaimana untuk mendapatkan maklumat lanjut tentangnya seperti tarikh,masa,tempat .

    • Mbok ya, sebelum berdakwah, benahilah diri pribadi, ambil teladan AlQur’an dan Sunnah. Saya lihat penampilan dan cara berpakaian si Abunawas, eh, Abu Sangkan tidak seperti ustadz tapi lebih mirip playboy kampung. Sedangkan anak buahnya, yakni Si Setyo Purwanto ini lebih mirip seorang Majusi daripada seorang Muslim (dia pelihara kumis, bukan jenggot).

  18. Beginilah komentar orang yg selalu mengedepankan bungkus bukan isi. Apa jenggot itu identik dengan Muslim? Mungkin sebaiknya Mas Marjan pergi ke Arab sana. Disana rata-rata semua pria berjenggot lebat, tetapi mereka juga bukan Muslim.

  19. Kalau saya pilih bungkusnya yg bagus juga isinya yg bagus. Isi yg bagus tp bungkusnya tdk bagus ya jd kurang bagus begitu jg sebaliknya isinya tidak bagus bunngkusnya bagus maka kita akan tertipu. Jadi pilih bungkusnya yg bagus dan isinya yg bagus. Betul..betul..betul…

  20. Ass.wr.wb
    Maaf emailnya dan artikel ini baru saya buka. Mengenai Diamnya pak ustad Abu sangkan ini, kalau menurut saya, “Diam”.di dalam diam”. Menyerahkan diri ke allah, jadi tidak ada kata, tidak ada suara dan tidak bermakna jadi “Diam”.karena di dalam diam itu ada “AKU” kata Allah.wass.wr.wb

  21. Ass.wr.wb.
    “Diamnya”pak ustad abu sangkan, karena semuanya sudah Allah yang mengurusnya, tidak ada kata, tidak ada suara dan tidak bermakna. Jadi “Diam”. Dan kembali lagi kalau sudah “Diam”, maka kita akan berada dalam keadaanya. Wass. Wr.

  22. Semua kalo nianya selain karena Allah ya begini Sholat gak perlu keadaan !yang penting ditempatkan hati,pikiran serta tubuh hanya kpd Allah ingat lo Allah tidak boleh disosokkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *