dinamisasi kehidupan melalui sholat

sholat sebagai rutinitas…. ternyata tidak hanya sholat saja, banyak sekali bahkan mayoritas dalam keseharian hidup adalah rutinitas. dari pagi bangun, sholat,, olahraga, terus terus terus hingga malam. coba kita amati dengan pikiran yang jernih, kita amati maka kita ini seperti robot.. hati yang kita sangka dapat memberikan makna dalam hidup ternyata termasuk bagian juga dari robot, pikiran yang kita sangka memberikan kehidupan yang dinamis ternyata robot juga… terus apa yang tidak robot? sehingga hidup ini kita lebih hidup, apa yang membuat hidup lebih hidup…

sebelum melangkah untuk menyadari hidup lebih hidup maka dia harus tahu bahwa hidupnya tidak hidup. robot hidup tapi tidak hidup. orang yang hidupnya dipenuhi dengan rutinitas adalah hidupnya tidak hidup.

jika hidup itu lebih hidup, maka hidup sendiri adalah berubah ubah. pikiran harus dapat mengikuti suatu kehidupan yang berubah ubah, demikian pula dengan perasaan dan smua bagian diri kita, semuanya harus mengikuti perubahan yang terjadi, bahkan kalau bisa kita hidup dalam dunia prediksi. hidup yang lebih hidup adalah dirinya selalu dalam keadaan Iqro atau dapat membaca situasai. dan jika memungkinkan pikiran harus dapat berfungsi seperti radar yang dapat membaca sikon. tipe tipe kehidupan yang seperti inilah yang dapat membuat dirinya lebih hidup dari pada orang lain. pikiran dan tindakan dapat menginspirasi pikiran dan tindakan orang lain.

sholat yang sekedar rutinitas tidak akan mampu memberikan dampak apapun kepada diri kita. kekhusyuan adalah sesuatu yang dinamis tidak statis. ternyata kunci dari kekhusyuan adalah membuka ckrawala kesadaran. ketika kessdaran tidak ditingkatkan menjadi kesadaran yang lebih tnggi atau lebih sdara dari seblumnya maka akan terjadi suatu stagnasi dan akhirnya apa yang dikerjakan menjadi suatu yang monoton. namun jika kesadaran dibawa pada level yang lebih tinggi artinya kita lebih menyadari dari kesadaran yang sebelumnya maka akan terjadi dinamisasi pikiran dan perasaan maka jika sudah demikian maka hidup itu akan lebih hidup.

meningkatkan kesadaran tidak lain adalah dengan silatun yang kuat terhadap Allah. peniadaan terhadap persepsi allah akan membuka keterbatasan pikiran. peniadaan persepsi akan allah ini akan merangsang otak kita untuk berpikir bebas yang tidak dipengaruhi lagi oleh prasangka dan persepasi, dia akan mengalir bagai air. dinamisnya otak dapat terjadi disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *