Doa tidak menyuruh Tuhan “Allah By Request”

kata doa sendiri sudah bermakna tidak menyuruh, lalu bagaiamana bisa dikatakan bahwa doa itu menyuruh Tuhan. Berarti ini hanya prasangka saja, atau hanya perasaan karena merasa tidak enak dengan Tuhan. Kita doa tidak memaksa kita doa adalah memposisikan diri kita seorang hamba yang sedang minta kepada Tuannya. dalam doa kita ada sikap merendah. Doa yang digunakan bukan kalimat perintah tapi kalimat keyakinan kepada Allah. Misalnya saya minta kepada orang kaya maka saya yakin dengan orang kaya tersebut memberikan uang kepada saya, dan saya tidak memerintah untuk memberikan uang kepada saya.

coba rasakan bedanya antara yakin dan memerintah dalam doa ini. jadi jangan merasa bahwa doa yang kita sampaikan adalah memerintah Allah. Coba di rasakan ulang apakah iya kita memerintah Allah dalam doa.

efek kalimat memerintah ini dapat mengakibatkan kita enggan untuk berdoa, ketika kita enggan berdoa maka kita telah “tidak membutuhkan Allah lagi”. dan saya kira ini lebih parah lagi. Doa adalah perintah Allah sehingga kita “wajib berdoa”. Dalam shalat saja kita wajib berdoa .. yaitu dalam surat al fatihah.

mungkin kita merasa bahwa tidak etis berdoa karena Allah sudah tahu apa yang kita butuhkan, iya kalau itu memang sudah benar tapi sikap merendah inilah yang kita butuhkan dalam bersikap kepada Allah. Allah ingin kita bersikap merendah kepada-Nya, Allah ingin agar kita ini meminta kepada Nya.

bahkan Allah memaksa kita untuk meminta kepada Nya sebelum Allah memberikan sesuatu kepada kita. coba kita ingin sesuatu … sebenarnya Allah sudah akan memberikan sesuatu itu , tapi kita harus meminta Allah terlebih dahulu baru kita akan diberikan Allah apa apa yang kita inginkan. ingat bahwa Allah by request , mintalah Kepada Nya apa apa yang kita inginkan dan btuhkan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *