Dzikir nafas kami memang beda dengan yang lain

perbeadaan mencolok dari metode dzikir nafas yang kami amalkan adalah kalau kita mengikuti nafas sedangkan yang lain mengatur nafas. Sangat beda antara mengatur nafas dan mengikuti nafas, jika mengikuti nafas bertujuan menghilangkan kekuatan sedangkan mengatur nafas itu menghimpun kekuatan. Coba lihat metode dzikir nafas yang ada di dunia maya entah itu dari tarekat terlebih dari pencari kesaktian, pasti dzikir nafasnya mengatur nafas. memang kami bertujuan untuk menghilangkan keegoan sehingga kita belajar untuk menerima apapun termasuk menerima masuk dan keluarnya nafas. Bukan mengatur yang seolah menguasai.

perbedaan yang lain adalah di dzikir nafas yang lain adalah nafas sebagai tujuan. kalau kita tidak. Memang untuk awal kita menggunakan nafas tapi kalau sudah bisa sadar Allah maka kita tinggal gunakan sadar kita dan kita tinggalkan nafas. sama seperti kalau kita belajar quran melalui iqro, kalau sudah bisa membca al quran maka buku iqro kita tinggalkan. Nah ini berbeda dengan dzikir nafas yang lain yaitu selalu dan terus menerus menggunakan nafas.

dalam dzikir nafas yang kami jalankan tidak ada baiat, tidak ijazah atau yang lain tapi kalau minta ijin itu akan lebih baik bukan baik untuk saya tapi baik untuk yang menjalankan, minta ijin ini tidak wajib seperti yang ada di dzikir nafas lainnya. Namun ada syarat utama dalam menjalankan dzikir nafas versi kami yaitu niat harus benar benar ihlas niat harus benar benar ke Allah. tidak untuk mencari yang lain selain ke Allah, misalnya mencari penyembuhan, mencari kekuatan ghoib, agar bisa ini dan itu, agar bisa tenang agar masalah selesai.. dsb, tidak itu semua kecuali hanya kepada Allah.  Ya kalau diteliti memang ada bedanya dengan dzikir nafas lainnya.

baik itu sedikit perbedaan meski sedikit tapi itu pokok. Jika anda tertarik untuk mengamalkan dzikir nafas versi kami, kami siap untuk membantu jika pilih yang lain ya silahkan monggo saja …

dzikir-nafas-kami-beda

4 thoughts on “Dzikir nafas kami memang beda dengan yang lain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *