dzikirlah sebanyak banyaknya …..

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا

ya ayyuha alladzina amanu udzkur-ullah dzikran katsiran.

{Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah Allah dengan zikir (mengingat) yang sebanyak-banyaknya.} (Surat al-Ahzab 33:41)

Perintah ini jelas perintah ini langsung dari Quran dan perintah ini langsung Allah yang menuyuruh kita, sekarang apakah kita mau mengamalkan apa tidak, sekarang kita mau mendiskuiskan hal ini lagi sampai lupa tidak mengamalkan apa yang sudah diperintah Allah ini. Atau malah kita menolak perintah ini, untuk apa dzikir banyak banyak…. cukup sholat saja … atau cukup dzikir pagi petang saja…… itu terserah saja, yang jelas perintah Allah adalah sangat jelas dan sangat nyata…

Dzikir sebanyak banyaknya juga menjelaskan bahwa tidak perlu adanya hitung hitungan, tidak perlu dalam keadaan apa, dan tidak perlu sedang apa… pokoknya dzikir dzikir dan dzikir. amalan dzikir sebaanyak banyaknya ini berbeda dengan sholat di mana dalam sholat dzikir nya dibatasi dan ditentukan oleh waktu dan ada syariat yang jelas, tapi kalau dzikir sebanyak banyaknya tidak ada aturan seperti dalam sholat. sehingga dzikir ini adalah amalan bebas.

Inti dzikir adalah sadar Allah, tidak sekedar hanya menyebut nyebut nama Allah saja. ya menyebut Allah itu penting namun yang lebih penting adalah menyadari Allah dalam setiap keadaan.

Untuk bisa dzikir sebanyak banyaknya akan lebih mudah jika menggunakan alat, yang lazim alat tersebut adalah tasbeh….. dengan pegang tasbeh kita bisa lebih mudah untuk selalu menyebut dan menyadari Allah, namun banyak kendala ketika kita harus bahwa tasbeh kemana mana, aktivitas kita akan terganggu, sekarnag bagaimana mungkin menyetir mobil dengan menggunakan tasbeh, bagaimana mungkin kita bekerja sambil memutar tasbeh.

Ada alat yang tidak lazim yang masih jarang orang menggunakannya yaitu dengan menggunakan nafas, ya.. nafas bisa seperti tasbeh cuma bedanya kalau tasbeh harus kita putar tapi kalau nafas dia bergerak sendiri. kemudian tasbeh tangan kita akan kerepotan, tapi kalau nafas tidak karena dia akan selalu bergerak sendiri selama kita masih hidup. jadi saya sarankan menggunakan nafas untuk alat menyebut Allah SWT. dan cara ini saya namakan dengan metode DZIKIR NAFAS artinya metode yang menggunakan alat nafas sebagai pemicu sadar Allah (dzikrullah)

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *