ekstrem, membedakan kenikmatan spiritual dan seksual

Anda yang sedang mendalami spiritual mestinya sudah tahu atau sedang belajar membedakan mana kenikmatan ruhiah (spiritual) dan kenikmatan jasadiah (hawa nafsu). Keduanya tentunya berbeda meski sama sama nikmat tapi memiliki sisi nikmat yang berbeda. Seperti halnya orang yang minum madu dan minum arak, kaduanya sama sama nikmat tapi kenikmatannya berbeda. Kenikmatan ini juga tergantung pada orang, tentunya, orang jahat meminum arak lebih nikmat dari pada minum madu, namun orang yang baik tentunya lebih nikmat minum madu dari pada arak.

Orang yang sudah menemukan kenikmatan spiritual akan mengatakan kenikmatannya melebihi kenikmatan seksual. Dia akan berkata kenikmatan seksual hanya beberapa saat saja tapi kenikmatan spiritual semakin lama semakin nikmat. Kenikmatan seksual hanya bisa dilakukan kepada orang tertentu, waktu tertentu, kondisi fisik tertentu, mungkin juga biaya tertentu……tapi kenikmatan spiritual terbebas dari itu semua.. jadi jelas kenikmatan sangat dalam sangat berbeda. Tapi sekali lagi berlian permata tidak dapat dinikmati oleh orang yang tidak paham berlian permata.

membedakan antara kenikmatan spiritual dan seksual sangat mudah. Asal kita tahu sumber kenikmatan itu kita akan dapat membedakannya. Sumber kenikmatan seksual adalah jasad, sedangkan sumber kenikmatan spiritual adalah Ruh. JIka kita masih sering terbelenggu karena tidak mampu membedakan ini maka ketika kita berspiritual akan sering terganggu oleh kenikmatan jasad misalnya kenikmatan seksual ini, terlebih lagi bagi mereka yang masih muda maka godaan seksualitas ketika berdzikir/patrap/silatun akan sangat besar.

JIka kita sering patrap/dzikir maka kita akan paham wialayh jasadiay, sehingga kita dengan mudah meninggalkan kenikmatan tersebut. Yang penting dalam hal ini adalah kita faham “wilayah”, yaitu wilayah wilayah spiritual kita. ingat rumus berspiritual, wilayah rendah (jasad) tidak akan mampu menggoda wilayah yang lebih tinggi yaitu wilayah spiritual.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 thoughts on “ekstrem, membedakan kenikmatan spiritual dan seksual

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *