Fana itu berproses bahkan sudah fanapun tetap masih berproses. Quran saja menyebut dengan Wa man ahsanu minallahi sibghah, celupan itu berarti kita semakin masuk ke dalam untuk menyerap dan di celup kedalam alam ke Tuhanan. Pembukaan Fana mungkin kita memandang wooow.. tapi itu baru opening Bro… jangan berhenti terus menikmati keadaan itu terlalu lama…. nanti bisa berhenti shalat …. dalam keadaan itu kita harus selalu sadar Allah sehingga masih bisa berlanjut ke keadaan berikutnya. Rasulullah masih membaca tahlil? apa Beliau kurang fana ? pasti ke fanaan beliau melebihi siapapun. Beliau tetap membaca tahlil artinya beliau tetap nafi dan isbat, tetap menghilangkan dan mewujudkan , menghilangkan dan mewujudkan, demikian seterusnya. Dan Rasulullah menjajikan jika ada yang di akhir hayatnya masih berproses dengan kalimat tahlil maka masuk surga…..

Kalau ada pertanyaan kalau sudah fana kenapa masih shalat…. kalau sudah fana kenapa masih berdoa… kalau sudah  fana kenapa masih bersyukur kepada Allah, sekarang  mas Bro tahu jawabannya kan. Kalau sudah begini ilmu makrifat mana yang lebih tinggi antara satu dengan yang lain diantara kita… yah tidak ada yang tahu. Inilah asyiknya belajar ke Allah bersama kita di padepokan patrap. Kita tidak akan berhenti sampai nyawa ini dijemput malaikat izroil.

bagi yang belum bisa memasuki fana jangan berhenti belajar untuk fana. Pakai dzikir nafas metode yang paling mudah atau menggunakan patrap rumi . insya Allah nanti di pertemuan 4 nop 2018 akan saya kupas bagaimana agar mudah mencapai fana dengan dzikir nafas. Ndak usah wooow biasa saja, karena ini ilmu dasar yang harus kita kuasai. jangan anggap ilmu ini ilmu rahasia , ilmu tinggi, ilmu nya para wali…. ini adalah ilmu yang bisa di dapat bagi siapapun yang berminat dan ingin leih baik ibadahnya serta hidupnya. OK ya segara daftar sebelum quota terpenuhi. sampai jumpa di padepokan patrap