frame fi amanillah dalam setiap perbuatan

frame adalah figura, seperti sebuat foto yang diberi figura. Aktivitas adalah foto sedangkan fii amanilah adalah figuranya. Foto tidak akan mungkin keluar dari frame, demikian pula aktivitas kita tidak akan keluar dari figura yang sudah kita buat. Frame ini sangat penting karena akan membatasi atau lebih tepatnya mengarahkan aktivitas yang kita lakukan. Frame itu adalah fi amanillah atau dalam amanah Allah. Pekerjaan apapun jika ada framenya akan terasa lebih simple dan mudah. Kadang kita menganggap hidup kita ini terllau ruwet, terlalu bermasalah, terlalu banyak beban, hal ini terjadi karekna kita tidak memiliki frame. Coba kita frame maka akan kelihatan sekali sebenarnya seperti apa kehidupan kita dan apa yang akan kita lakukan sama halnya dengan sebuah foto yang tanpa frame maka akan nampak luas dan tak terbatas, coba di frame lebih simple dan lebih bagus.

Frame fi amanillah akan membuat semangat tersendiri, ya karena frame ini membatasi energi yang kita keluarkan. Semakin kecil frame maka semakin kecil energi yang dikeluarkan dan semakin semangat pula dalam menjalankan kehidupan ini. memang sebenarnya hidup itu simple seperti misalnya hidup itu ya sekarang dan disini , ini kan simple, karena disini dan saat ini , ini adalah amanah yang sangat jelas. pagi ini kita siap siap berangkat kerja, menyiapkan segala seuatunya, … nah itu simple.

Frame fi amanillah ini juga akan menyeleksi pekerjaan pekerjaan yang tidak perlu atau pekerjaan yang tidak amanah, atau yang tidak ada  kaitannya dengan amanah. misalnya pagi pagi merokok sambil ngopi di teras rumah …. meski ini tidak menganggu orang lain namun pekerjaan ini adalah sia sia dan tidak amanah.  fii amanilah ini akan merubah perilaku kita secara drastis jika dilakukan dengan sungguh sungguh. perbuatan sia sia menurut kita sendiri akan terkikis dengan sendirinya. Bicara politik yang tidak jelas, saat ini bagi yang bukan politis bukanlah menjadi amanah untuk saling menghujat pasangan presiden, atau mengunggulkan salah satu pasangan secara membabi buta, padahal amanah yang jelas bagi dia adalah bertani atau berdagang di pasar, yang tidak ada pengaruhnya sama sekali dalam kehidupannya siapa yang mau jadi presiden kelak. Kalau kita bicara politik mendukung pasangan salah satu, tanyakan pada diri sendiri amanah nya apa, perintah Allah apa, manfaatnya apa, benarkah saya mendukung salah satu pasangan kalau dua duanya meminta jabatan meminta jadi presiden atau wakil presiden?. jika jawaban anda tiadk ada amanah sama sekali maka hentikan saling dukung mendukung da n hujat menghujat, berikan dukungan nanti pada saat di bilik suara saja, dan itu rahasia.  amanah itu sangat jelas di depan mata, kalau politik itu sudah sangat jauh karena kita bukanlah politikus, kecuali kalau kita politikus mau mencalonkan diri menjadi DPR atau DPRD nah amanahnya adalah berpolitik.

fi amanillah membuat hidup kita tidak neko neko , sederhana, simple tapi jos gandos kotos kotos . selamat menjalankan amanah Allah dan temukan kebahagiaan sejati