Haji muhidin atau haji sulam

Nama muhidin baru baru ini terdengar kurang menyenangkan tentunya ini terkait dengan sinetron di televisi. Sinetron tersebut sarat kritik sosial keberagamaan. Sindiran sindiran baik ringan atau berat di tayangkan. Terutama perilaku beragama seorang yang bergelar ‘haji’. Seolah kita menganggap bahwa gelar haji untuk haji muhidin tidsk pantas, sedang haji sulam sangat pantas. Ini membawa pesan bahwa muhidin itu haji jelek dan sulam itu haji baik. Dan harapan kita tentunya kalau kita sudah bergelar haji sebaiknya seperti haji sulam tidak seperti haji muhidin.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 thoughts on “Haji muhidin atau haji sulam

  1. Ass wr wb pak ustadz..yg jd pertanyaan saya,sebenarnya setiap tamu yg diundang Allah utk brtamu di rumahNya seperti yg sering sy dengar,sy baca di kisah2,mereka yg sdh brtamu ke rmh Allah sll rindu ingin kembali kesana…(Sy sendiri jg blm brgkat,mudah2an dimudahkan Allah niat kami utk bs bertamu di rmh Allah.) tetapi dlm prakteknya sehari2 msh banyaaaak org2 yg msh meninggikan egonya dlm pergaulannnya wlpn sdh berhaji..begitu tingginya peminat haji tiap tahun bahkan wlpn sdh daftar ttp hrs nunggu brtahun..fenomena apa ya pak yg sdg trjdi saat ini..? Seolah haji hanya dijadikan prestise dlm pergaulan,walaupn tdk semuanya seperti itu..

  2. Berbeda org yg berhaji kerana Allah dan menjalankannya dgn penuh kesedaran kpd-Nya insyallah akan mendapat keredhoanNya dan akan menjalani hidup dgn penuh rendah diri.
    Berbeda dgn org berhaji kerana yg lain selain Allah ianya akan menjalani hidup ini dgn keEGOannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *