hakikat nafs (ego) diri

sebenarnya tidak ada itu EGO, tidak ada itu DIRI, tidak ada itu NAFS. Ego atau diri hanyalah mengaku menjadi diri atau mengaku menjadi aku. yang namanya mengaku aku berarti kan bukan aku, berarti pula bahwa aku itu adalah tidak ada.
awal kita hadir kita tidak mengetahui apa itu “aku” baru setelah menginjak besar sekeliling kita menyempitkan kesadaran kita menjadi kesadaran diri yang dibatasi oleh tubuh. sehingga kita tidak sadar bahwa diri yang sekarang ada sebenarnya adalah tidak ada.
tidak mudah mengembalikan kesadaran “aku” ini kecuali jika dengan berserah diri kepada Allah. jika kita kembali kepada ALlah dengan berserah maka aku akan lenyap dan tidak ada lagi.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

7 thoughts on “hakikat nafs (ego) diri

  1. nafs dan ruh itu kan beda,yang nntinya akan bertanggung jawab kpda ALLAH yang mana,karena ada dalil “dan tidak Q ciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah Q” disini yang menyembah itu ruh atau nafs
    mohon penjelasannya pak

    • kalau Ruh akan kembali kepada Allah pak, kalau nafs akan mempertanggung jawabkan semua amaliah di dunia.

  2. lha klo kita meniadakan nafs,qt kn g bs jlan,dan bukan ibadah lagi yang kita kerjakan krna ruh itu pst kmbl kpda ALLAH mka kdaanya kan memang sll suci dan statis
    mohon penjelasanya pak, yang brjalan itu yang mana,yang mendpat pengetahuan tingkat tinggi ini

  3. Yaa Allah! Dekatkanlah Aku Kepada Keridhoan-Mu Dan Jauhkanlah Aku
    Dan Kemurkaan Serta Balasan-Mu. Berilah Aku Kemampuan Untuk Membaca Ayat-Ayat-Mu
    Dengan Rahmat-Mu, Wahai Maha Pengasih Dan Semua Pengasih!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *