hambatan dalam bersyukur

Selama ini kita bersyukur bukan kepada Allah namun bersyukur atas nikmat Allah, kenyataan bahwa nikmat allah bukanlah allah. Ketika kita bersyukur kita terbiasa untuk mencari cari apa yang menjadi nikmat dari allah. Seringkali pula kita tidak jarang bersyukur karena tidak mengenali atau merasakan kesenangan, baru setelah kita merasa kesenangan kita bersyukur, namun ketika nikmat itu hilang syukur pun juga ikut hilang. Jika demikiian maka syukur akan sangat sulit kita lakukan, syukur bukan lah respon atas nikmat tapi sukur, tapi syukur adalah respon terhadap Allah, sekali lagi bukan pada nikmat.
Kesulitan atau hambatan paling utama dalam bersyukur adalah kerana kita mendasarkan syukur pada nikmat allah, padahal persepsi nikmat dalam pikiran kita itu sangat terbatas sekali, dalam pikiran kita, kita membedakan antara nikmat dan tidak nikmat. Kebiasaan kita kalau nikmat itu bersyukur kalau tidak nikmat itu tidak bersyukur. Maka mari kita rubah persepsi nikmat itu bukan dari persepsi kita tapi kita rubah menjadi persepsinya Allah. Jika persepsi Allah maka segala hal adalah pemberian dan nikmat dari Allah, kita sehat itu nikmat kita sakit pun itu nikmat jadi hidup tidak ada yang tidak nikmat semua nikmat.
Kemudahan dalam bersyukur adalah jika kita menganggap semua ini adalah nikmat…. atau kita tidak perlu memandang nikmatnya…. tapi kita sudah melampoi itu jadi kita tinggal beryukur kepada Allah.. ini cara yang paling mudah dan paling efektif untuk bersyukur kepada Allah.
Semoga Allah membukakan pintu pemahaman kita amin

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

0 thoughts on “hambatan dalam bersyukur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *