hati hati jika agama menjadi bentuk ancaman

hati hati dalam beragama, Allah menuntun hidup kita melalui agama bukan untuk menjadi bentuk ancaman. dalam teori behavioris ada dua teori yaitu reward dan punisment (hadiah dan hukuman) dua perlakuan ini digunakan untuk memaksa orang agar mau mengikuti perintahnya (top down) misalnya kita memotivasi anak belajar dengan iming iming sesuatu maka sebenarnya kita telah memaksa anak untuk melakukan sesuatu. bukannya hal ini tidak dilarang namun hati hatilah karena motivasi belajar yang dibangkitkan bukan dari dalam namun dari luar. bahayanya lagi jika hadiah yang diberikan tidak segera terwujud maka yang terjadi adalah anak tidak akann belajar lagi dan akan merasa dibohongi.
beragama demikian pula, jika kita mendasarkan amal ibadah berdasarkan takut hukuman dan mencari pahala maka bahaya akan datang ..karena kita akan sulit sekali untuk ihlas… atau bahkan tidak bisa ihlas.. nah jika ini terjadi maka diterimanya amal ibadah tersebut menjadi bernilai nol. dalam setiap ibadah pasti ada lillahi taalanya, jadi bukan karena surga dan neraka benar benar karena allah.
di bulan ramadhan ini sering kali kita mendengar dari banyak pengisi dceramah untuk beramal ibadah.. namun yang ditekankan adalah pahala yang akan didapat jarang sekali penceramah yang menenkankan beribadah karena allah. maka hati hati lah jika kita beribadah karena bukan allah.. bisa sia sia ibadah kita.