Hubungan saya dengan Ust Abu Sangkan Saat ini

Manusia tersusun dari 3 unsur yaitu jasad, jiwa dan Ruh. Saya dengan Ust Abu sangkan adalah hubungan antara murid dan guru. Secara jasad saya dengan Pak Abu bukan lagi sebagai murid dan guru. secara jasad dalam proses belajar spiritual memang harus pisah. sebab jasad ini akan mengganggu proses pembelajaran spiritual karena jasad dapat menghijab proses pembelajaran, maka beliau mengeluarkan saya dari shalat center. agar saya meningkat untuk benar benar belajar spiritual kepada sumber aslinya yaitu Allah SWT.

Secara jasad hubungan saya dengan Ust Abu jelas telah putus, tapi ingat bahwa manusia tidak hanya sebatas jasad dia masih memiliki unsur jiwa dan ruh. Secara jiwa saya  masih menghormat beliau, karena beliau menguji apakah setelah di keluarkan saya benci atau tidak. tidak ada kebencian dalam diri saya dengan beliau dan saya harus tidak benci sebab kalau benci berarti pembelajaran spiritual dengan beliau saya gagal. saya tidak mau gagal, saya harus bisa tetap menghormati beliau. Ilmu ini yang selalu ditekankan kepada saya dari guru saya ust Muhammad Muin. bahwa Hormat kepada guru itu mutlak meski kamu sudah diusir dari rumahnya.

Saya tidak peduli dengan kawan kawan yang tidak sadar dengan keadaan ini. yang dikiranya saya kurang ajar dengan guru saya dan keluar dari shalat center untuk mengajarkan ajaran sesat dengan nama dzikir nafas. bahkan saya tidak peduli karena yang menuduh sesat sendiri adalah guru saya Ust Abu Sangkan. ya mungkin ini alasan yang dibuat ust abu untuk mengeluarkan saya agar saya mandiri secara spiritual.

Urusan saya saat ini adalah menyampaikan apa yang benar dan apa yang haq yang dapat menhantarkan diri saya dan orang lain untuk belajar ber Tuhan dengan benar sesuai al quran. Ibarat air yang selalu mengalir meski dihalangi bebatuan sungai air tersebut tetap mengalir dan mengalir

Saat ini hubungan saya dengan ust Abu beliau adalah guru saya, tapi ingat ini jangan dibalik. karena saya tidak tahu bagaimana anggapan beliau dengan saya, tapi saya tetap khusnudzan kepada beliau. khusnudzan saya ini terbukti ketika 1 minggu yang lalu saya bermimpi mengikuiti pengajian beliau dan saya mendatangi beliau seusai pengajian lalu saya cium tangan beliau dan beliau mewejang saya dalam mimpi itu “pisahno rogo karo Ruh mu yooo”, saya pun menjawab siap Ust. (pisahkan raga dan jiwa mu ya ). tidak ada raut kebencian beliau saat itu dengan saya, saya masih dianggap muridnya dan masih sayang dengan saya sama seperti ketika saya belum keluar dari shalat center.

jadi saat ini saya secara spiritual masih belajar kepada beliau meski secara jasad saya tidak bertemu kepada beliau. mungkin ini agak membingungkan bagi orang lain, tapi ya beginilah perjalanan spiritual saya. terutama perjalanan spiritual saya terkait dengan guru saya Ust Abu Sangkan.

anda yang sedang belajar spriitual dengan guru spiritual entah dengan siapa itu, suatu saat anda akan diusir dan anda akan diuji seperti apa yang saya alami, satu hal yang harus anda gunakan tetaplah menganggap beliau sebagai guru dalam taraf bukan jasad tapi spiritual. rasa hormat, rasa takzim secara spriitual harus ditetapkan dan dikekalkan. inilah satu satunya cara anda bisa melampoi ujian kenaikan tingkat spiritual. Dengan kawan kawan yang menjauhi anda yang mungkin dulunya menjadi teman seperjuangan tetaplah sabar dan hanya kepada Allahlah kita berkawan dan bersahabat, dengan terus melanjutkan perjuangan yang sudah ditanamkan oleh guru spiritual kita.

seberapa kuat kita menghadapi fitnah akan menunjukkan seberapa hebat tingkat spiritual kita.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One thought on “Hubungan saya dengan Ust Abu Sangkan Saat ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *