Ibrahim : 4 bagaimana jika kita sedang di sesatkan Allah

وَمَآ أَرْسَلْنَا مِن رَّسُولٍ إِلَّا بِلِسَانِ قَوْمِهِۦ لِيُبَيِّنَ لَهُمْ ۖ فَيُضِلُّ اللَّهُ مَن يَشَآءُ وَيَهْدِى مَن يَشَآءُ ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Dialah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.

Ayat di atas menegaskan bahwa Allahlah yang menjadikan kita baik atau tidak baik. Yang menyesatkan Allah dan yang memberi petunjuk juga Allah. Sehingga atau jika memang demikian kita harus tahu dan sadar kita sedang di sesatkan atau sedang dalam petunjuk Nya. Jika kita sedang disesatkan cepat cepat lah untuk minta ampun Allah SWT dan mohon diberi petuniuk dari Allah.
Jangan mau kalau kita disesatkan.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

5 thoughts on “Ibrahim : 4 bagaimana jika kita sedang di sesatkan Allah

  1. ayat itu maknanya bahwa manusia hanya cukup berserah,,,
    sampai menyadari bahwa keadaan manusia itu La hawla …

    salam

  2. semua hal yang berlaku pada diri kita sudah dituliskan dalam loh mahfuz. tidak ada pilihan bagi kita kecuali mengikuti apa yang telah dituliskan diamlah agar kita mengerti apa mauNYA Allah pada diri kita.

    • Manusiamtdk sama dgn ciptaan malaikat yg tdk ada pilihan selain di-cipta kan Allah utk taat pada nya..tetapi manusia suatu ciptaan Allah yg maha sempurna kerna di beri pilihan utk taat atau ingkar…hidup adalah suatu ujian dr Allah atas perjanjian kita sewaktu Alam Ruh kita sudah berjanji dgn Allah dgn ucapan qolu bala syahidna../bah kan engkau itu Allah. Tetapi kita sudah lupa akan Allah saat kita di-zohir kn kedunia ini kerna terbuai dgn keduniaan yg sementara…sebagai bukti Kalau saya ingin mencubit kulit mu utk satu saat kalau kamu tahan akan ku beri kan semua yg anda ingin kan secara logikamtentu anda mau…kerna sakit nya hanya sebentar..nah rata2 manusia jangka hayat nya amat lah pendek sekitar umur 50,atau 60 tahun sudah habis dn hidup di dunia ini kalau Allah menguji kita dgn sakit dn derita kalau kita ridho dn sabar pasti Allah akan tunai kan janji nya utk memberi ganjaran tanpa kita harap kan kerna Allah paling benar janji nya ..anda berbuat baik akn mendapat kebaikan behitu jg kejahatan..

  3. maaf, kemanakah sifat ar rohman jika ALLAH menyesatkan hambaNYA??? saya bingung jadinya, ALLAH kan maha baik, pastinya slalu membrikan yang baik baik,.tpi manusianya aja yang mungkin mnyesatkan drinya sendri (tpi itu jg tdk lepas dari iradahNYA) nah stelah itu knp masih ada musibah??? apa mungkin musibah itu jg sebuah kebaikan yg gusti ALLAH brikan pada manusia yang disayanginya???jika demikian kebaikan jg bisa brarti sesat dong??? entahlah mohon brikan penjelasan yg lebih rinci di artikel selanjutnya,. ALLAH tidak terikat sebab akibat, dan tiada yang mngetahui caraNYA mengatur semua krn itu dluar kemampuan manusia,. maha suci ALLAH dari prasangka hambaNYA,.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *