kebanyakan kita dalam memecahakan masalah lewat quran …(pembahasan bukan untuk aturan di fiqh) ada suatu metode yang cukup akurat dan lumayan bagus yaitu melalu metode ilham. ilham merupakan bentuk pencerahan yang diberikan allah kepada kita terhadap suatu masalah yang kita hadapi sehari hari. setiap saat kita dihadapkan pada suatu problem dan setiap saat pula kita diberi fasilitas allah pikiran dimana pikiran itu menjad wadah bagi kita untuk menerima ilham dari allah. nah ada baiknya kalau kita belajar bagaimana menerima ilham dari allah ini, maksudnya kita belajar menerima dan peka terhadap apa yang disampaikan allah kepada kita (berguru kepada allah).dalam kontek keseharian ilham dapat diartikan tuntunan yang dissusupkan dalam hati kita… dengan catatan hati kita nyanthol ke allah, sebab kesambungan ini yang menjadi kabel tersalurnya ilham allah kepada kita. sehingga kalau ada pertanyaan bagaimana membedakan ilham itu dari allah atau dari syetan jawabannya ya itu tadi hati kita nyambung ke allah atau tidak. kalau nyambung ke allah berarti ya tapi kalau tidak ya berarti dari syetan.

nah dari ilham belum final masih ada satu langkah lagi yaitu kroscek dengan quran dan sunah… jika sesuai maka ilham itu baru dilaksanakan, kalau tidak sesuai jangan dilaksanakan. konsep quran sebagai tuntunan mungkin sedikit kita rubah , kalau saya quran sebagai rujukan bukan tuntunan. artinya bahwa apapun masalah kita bisa kita rujuk ke quran tapi kalau tutunan hidup kita akan jadi robot yang sedikit sedikit salah dan sedikit2 haram. akan sangat enak kalau quran itu jadi tempat rujukan … aku punya masalah ini … oh qurannya begini… bukannya quran nya dulu…

ya maaf ini pendapat sangat pribadi mungkin / sebenarnya kurang layak untuk saya publikasikan .. mohon maaf… kalau bapak ibu mas atau mbak yang pingin berdiskusi lebih lanjut silahkan beri komen… makasih wass