Ilmu Hikmah kenapa berubah menjadi Ilmu Kebal ya ?

Persepsi saya ketika membaca tentang artikel ilmu hikmah saya langsung tertuju bagaimana mendapatkan hikmah dari suatu surat yang ada dalam al quran, artinya hikma tersebut merupakan pembahasan mendalam sehingga benar benar al quran menjadi tuntunan. Tapi ternyata setelah melanjutkan membaca ilmu hikmah menjadi bagaimana menjadi kebal bacokan pedang dengan bacaan al quran. dan ternyata hampir seluruh tulisan yang menamakan ilmu hikmah ternyata hikmahnya berupa kebal bacok, bisa  ghoib ini dan itu.

Beberapa waktu hari lalu saya melihat National Geographi di televisi yang mengisahkan tentang seorang pastur yang sakti. Dengan kitab injilnya beliau bisa menyembuhkan orang yang sakit, dan sembuh. … dari tayangan televisi tersebut pikiran saya bertanya tanya ; lha kristen benar dengan injilnya karena bisa menyembuhkan … lalu quran juga bisa menyembuhkan… lalu yang paling benar yang mana, tidak mungkin semuanya benar? dan saya pun terus berpikir “ah nggak mungkinlah quran itu untuk penyembuhan karena yang menyembuhkan Allah bukan Quran”. kalau yang menyembuhkan quran berarti sama saja dengan injil.

Ilmu hikmah seharusnya adalah ilmu tentang kehidupan yang mendalam yang diambil dari isi al quran. kata hikmah adalah sesuatu yang berguna atau kegunaan di balik yang tersurat. Tapi kegunaan bukan yang kebal kebalan tapi benar benar bisa diterapkan sebagai huda linnas atau petunjuk bagi manusia.

Kalau bacaan al quran untuk kebal kebalan lalu letak petunjukknya dimana, letak hikmahnya dmana? Apa iya kebal itu merupakan huda linnas ya tidak kan. bahkan dalam artikel tersebut dsebutkan bahwa Bapak ini….. adalah ahli Hikmah, ahli hikmah disini juga sama pengertian yaitu ahli mengisi ilmu tenaga dalam, mengisi khodam dll.

bagi saya penyalahgunaan yang salah kaprah ini dapat menyesatkan pikiran dan menyesatkan akidah. Kita harus rigid kalau masalah akidah tidak mencla mencle dan tidak tawar menawar.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *