Inna nahnu nazzalnadz dzikra wa innaa lahu lahafizhun

makna lahafihun di atas adalah memelihara, kontek memelihara ini menurut sebagian ulama, Allah melibatkan kaumnya dalam proses pemeliharaan. sekarang mari kita bahas bentuk pemeliharaan ini berdasarkan keadaan yang sekarang sudah Allah takdirkan. Sekarang ini Allah sudah takdirkan adanya flashdisk … Allah sudah takdirkan adanya harddisik di komputer…. laptop dan lainya. maka tentunya bentuk pemeliharaan ini  berubah dari menyimpan di otak seharusnya di simpan di gadget, HP, Flashdisk atau lainnya. Ya tentunya ini tidak berlaku untuk yang bercita cita sebagai imam masjid atau ulama atau kyai, karena tentunya menghafal atau menyimpan al quran di memori otak sangat diperlukan.
baik sekarang kita masing masing memiliki kontribusi untuk memelihara al quran .. untuk saya yang bukan ulama atau ustad ini, tentunya saya lebih memelihara al- quran dari sisi pemaknaannya saja yang berlanjut pengamalan, jadi kalau harus menghafal tentunya bukan wilayah saya sebab saya merasa sudah ada asisten yang sudah hafal 30 juz yaitu HP Android saya. jadi kalau saya lupa tentang ayat dan surat tentang sesuatu maka tinggal saya buka android saya dan saya lihat ayat dan surat yang saya perlukan… mungkin ini juga lebih cepat dari pada saya menghafal.
menurut hemat saya yang cethek agama ini, cara terbaik “lahafizhun” untuk versi saya adalah dengan mengamalkan, semaksimal mungkin, semampu saya. karena makna quran adalah perintah ..perintah akan langgeng kalau di jalankan bukan sekedar di hafal.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *