Islamisasi Ilmu psikologi

beberapa kali mengajar tentang psikologi islam, rasanya agak kurang pas jika pengertian yang saya bawakan adalah mengislamkan ilmu psikologi, saat ini yang lebih tepat menurut saya adalah bagaimana meneliti dan membuktikan “das solen” yang ada di quran dan hadis untuk dibuktikan secara ilmiah. Hal ini lebih konkrit dan lebih bisa diterima kalangan ilmiah lainnya. sebab ada beberapa keberatan dari orang diluar “penganut psikologi islam” yang kurang bisa menerima kajian kajian psikologi yang quran minded atau hadis minded tanpa ada bukti ilmiahnya.

seperti misalnya sholat dapat mencegah perbuatan yang tidak baik, jadi orang yang sholat harusnya semakin baik. nah konsep ini harusnya dikembangkan, diteliti dan di cari model sholat yang bagaimana yang dapat membentuk akhlak yang baik tersebut, tentunya tanpa keluar syariat.

masih banyak PR yang kita harus kita lakukan untuk membuktikan bahwa quran itu adalah nyata, benar, ilmiah, terutama dalam ranah psikologi. tapi alhamdulillah sekarang sudah ada beberapa sahabat yang mendalami ilmu psikologi sudah mulai meneliti dibidang ini.

sudah tidak saat nya psikologi islam dikucilkan di asingkan dalam dunia keilmuan psikologi, namun tentunya ini juga harus diikuti oleh konsekwensi dari para ilmuwan psikologi islam yang bisa membawa psikologi ke arah ilmiah. Sudah capek kita berjuang tentang bagaimana mengkonsep psikologi islam, berjuang bagaimana psikologi islam agar bisa diterima… sekarang mari kita teliti, kita kaji dan kita kembangkan sesuai dengan kaidah kaidah ilmiah yang ada. karena mau tidak mau syarat diterimanya ilmu psikologi dalam kancah ilmiah (science) harus memenuhi syarat syarat ilmiah.

saya memulai saat ini dengan meneliti beberapa variabel psikologi positif kaitannya dengan intensitas menjalankan sholat dan 2 penelitian tentang dampak sedekah terhadap kebahagiaan.

beberapa penelitian yang sudah dan sedang saya lakukan silahkan klik link dibawah ini

http://solospiritislam.com/karir-akademik/riset/

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One thought on “Islamisasi Ilmu psikologi

  1. Sip pak, ayo kita mulai.. Psikologi barat pun sudah mulai mengakui ada beberapa teori psikologi yg tidak ilmiah. Kita kaji juga bahwa ilmiah itu bukan hanya materi tapi hal2 yang tidak terlihat pun sebenarnya nyata. Ilmu psikologi yang digolongkan dalam ilmu sosial tidak bisa disamakan dengan ilmu exact dalam mencapai keilmiahan. Karene variablenya jelas sangat berbeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *