jangan fanatik sholat khusyu

fanatik memang diperlukan namun bukan untuk golongan, kegiatan, madzab, organisasi, aliran dan sejenisnya, termasuk di dalamnya adalah fanatik terhadap kelompok “sholat khusyu” terlebih fanatik terhadap masternya Ust Abu Sangkan. beberapa waktu yang lalu Ust Abu pernah menyampaikan ketika perjalanan dari solo menuju ke Jogja bahwa kita fanantiknya kepada Allah saja tidak pada golongan atau organisasi. ya kita seharusnya demikian gara gara orang fanatik pada golongan yang terjadi adalah perselisihan dan ketidak akuran. tapi kalau fanatiknya kepada allah maka kita dijadikan satu dantidak mungkin ada perselisihan. kenapa terjadi pembid’ahan di luar golongan, kenapa dirinya merasa paling syar’i, kenapa kalau tidak mengikuti golongan tertentu dikatakan sesat… itu semua karena fanatik terhadap golongan bukan fanatik kepada allah. coba kalau kita fanatik kepada allah maka yang terjadi adalah kedamaian.
sampai pada intinya beliau menyampaikan kepada saya, jangan memaksa orang untuk belajar sholat khusyu biarkan itu tumbuh dari dalam hatinya.

0 thoughts on “jangan fanatik sholat khusyu

  1. setuju mas pur. atributnya saja yang ditinggal. ndak usah pake saya dari sholat khusyuk dll… yang sampe bukan sholat khusuknya kan, tetapi niat yang ikhlas, penuh kesadaran…

    kalau merasa yang paling baik dan benar, ntar tidak pas dengan surat ar-ruum ayat 32.

  2. Fanatik pada kebenaran harus. Fanatik kepada sholat khusu’ juga boleh, kalau tidak fanatik maka sholatnya tidak akan sampai pada tataran khusu’.
    Kembali ke kata “fanatik” salah satu difinisinya adalah berpegang teguh pada sesuatu. Muslim harus fanatik terhadap Qur’an dan Hadits, karena kebenaran ke-dua-nya. Kalau tidak anda pegang teguh Ke-dua-nya maka akan tersesat, sabda nabi Muhammad saw.

    • ya itu tadi mas fanatik ke allah saja bukan yang lain, kalau sholat khusyu sekedar syarat saja, yang penting ke ALlah, demikian pula dengan quran dan hadis itu tuntunannya jelas pegangannya sama 2 hal itu, tapi jangan terbelenggu dengan mengagung agungkan quran dan hadis tapi lupa Allahnya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *