jangan memaksa Allah untuk ridho pada kita

dalam etika bermakrifat, kita sebagai hamba harus pasrah total kepada Allah. termasuk dalam hal ini adalah tujuan bermakrifat. Masalah Allah ridho apa tidak itu terserah Allah saja, kita sebagai hambanya mengikuti apa saja yang Beliau kehendaki. Sebab kita juga tidak tahu ridho Allah itu seperti apa, apakah kalau kita bahagia …. ayem tentrem itu berarti Allah ridho kepada kita? atau apakah  kalau kita hidup kekurangan rizki, sibuk dengan kerjaan duniawi itu berarti Allah tidak ridho dengan kita? saya kira kita tidak tahu bagaimana Allah ridho kepada kita atau tidak. Sebab yang tahu Allah ridho kepada kita atau tidak ridho kepada kita itu hanya Allah Sendiri.

untuk itu kita sebagai hamba menjalankan apa yang diperintahkan Allah, urusan kita ya kita jalankan dan Allah adalah Dzat yang maha kuasa dan berkehendak.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *