jangan percaya pada hati nurani dan akal pikiran

Terus siapa lagi yang kita percayai jika kita tidak mempercayai lagi dengan akal pikiran dan hati nurani kita. Ingat akal pikiran dan hati nurani merupakan bagian dari jasad. Artinya bahwa mereka sangat rentan dengan pengaruh dorongan jasad yaitu hawa nafs. baiklah, saya akan mengambil contoh , ketika kita melihat anak yatim hati nurani kita tergerak untuk memerintahkan sedekah 10.000 rupiah. nah pada level 10.000 rupiah ini merupakan level aman atau zona aman bagi hati nurani untuk memerintahkan perbuatan baik. tapi mari kita coba jika sedekah itu berada di atas zona aman hati nurani misalnya kita sedekah 700.000 rupiah…. bagiamana kata hati nurani kita?, meski ini baik maka hari nurani akan membuat berbagai macam alasan yang intinya akan mengatakan bahwa “sedekah sebesar itu tidak perlu kita ├é┬álakukan”. dari sedekah 10.ribu menjadi 700ribu….

nah ketika kita tidak lagi mempercayai lagi hati nurani dan akal pikiran kita maka kita seharusnya percaya kepada Allah yang panduannya jelas ada di Quran dan Hadis rasulullah.

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *