jurnal malam jumatan 08 jan 09

mengarahkan kehendak kita untuk pasrah. pasrah seperti air mengalir yang selalu bergerak dengan fleksibel mengikuti tempat yang lebih rendah. pasrah dan ihtiar sesuatu yang bertolak belakang. pasrah itu ke mengarah ke allah sedang usaha atau ihtiar itu ke diri, aku bisa, aku berusaha, jadi usaha dan pasrah sesuatu hal yang tidak bisa disatukan. tidak mungkin kita menyelexsaikan dengan ihtiar dan pasrah. kalau mau menyelesaikan masalah dengan pasrah ya pasrah saja total kepada allah, sedang kalau mau ihtiar ya ihtiar saja pakai kemampuan diri semaksimal mungkin. kalu pasrah bukan aku yang berusaha tau ihtiar, tapi aku sudah tidak berusaha lagi cuma mengikuti apa kehendak allah. aku berserah mengikuti maunya allah, dan ini bukan ihtiar. seperti sai dalam ibadah haji, sai dari siti hajar yang mencari air, siti hajar tidak ihtiar karena kalau ihtiar pasti menggunakan logika akal. siti hajar tidak menggunakan logika dia hanya percaya dan berpositif thinking kepada allah bahwa pasti ada jalan atau pasti ada air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *