Jurnal Syukur 2: Nafas Syukur

Pada jurnal kali ini, saya akan menuliskan perjalanan syukur saya dengan nafas. nafas ini saya gunakan untuk bersyukur kepada Allah. Setiap nafas yang masuk dan keluar saya sadari bahwa ini adalah gerak Allah yang menyebabkan saya hidup, dari ini saya bersyukur kepada Allah dengan cara menyebut setiap nafas masuk dengan huu dan nafas keluar dengan Allah.

nafas masuk danĀ  keluarĀ  ini tidak mudah untuk saya bawa ke syukur, karena seringkali lepas tidak bersyukur lagi, ketika ada aktivitas baru atau ketika pikiran saya melayang tidak fokus lagi dengan nafas yang sedang berjalan naik turun. saya mengatasi ini dengan kembali lagi ke nafas dan kembali sadar bahwa nafas masuk karena Allah dan nafas keluar juga karena Allah dengan menyebut Huu dan Allah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.